Verifikasi SSL merupakan salah satu tahapan penting sebelum sertifikat SSL dapat diterbitkan dan digunakan pada website. Salah satu metode yang paling sering digunakan adalah HTTP Validation, yaitu proses validasi domain dengan menempatkan file verifikasi pada direktori website agar dapat diakses oleh Certificate Autority.
Bagi pengguna yang baru pertama kali melakukan validasi SSL, proses ini terkadang membingungkan karena harus memastikan lokasi file, struktur URL, hingga akses publik sudah sesuai dengan ketentuan. Jika salah satu langkah terlewat, proses penerbitan sertifikat dapat gagal atau tertunda.
Dalam artikel ini, kita akan membahas cara melakukan verifikasi SSL GlobalSign menggunakan metode HTTP Validation, mulai dari persiapan, proses upload file verifikasi, hingga tips mengatasi kendala yang sering terjadi.
Apa Itu Metode HTTP Validation?
HTTP Validation adalah metode verifikasi kepemilikan domain dengan cara menempatkan file atau meta tag tertentu pada web server/hosting di lokasi yang telah ditentukan. GlobalSign akan mengakses file tersebut melalui protokol HTTP atau HTTPS untuk memastikan bahwa Anda benar-benar mengelola domain yang sedang diajukan sertifikat SSL.
Kelebihan metode ini:
- Proses verifikasi relatif lebih cepat (beberapa menit hingga jam)
- Tidak perlu mengubah DNS record
- Cocok untuk server shared hosting, VPS, maupun dedicated server
Persiapan Sebelum Verifikasi SSL GlobalSign
Sebelum melakukan proses verifikasi menggunakan metode HTTP Validation, ada beberapa hal yang perlu dipastikan terlebih dahulu. Persiapan ini bertujuan agar proses validasi berjalan lancar dan sertifikat SSL dapat diterbitkan tanpa kendala.
1. Sudah Membeli SSL GlobalSign di Rumahweb
Pastikan Anda telah melakukan pembelian sertifikat SSL GlobalSign melalui Rumahweb dan proses order sudah selesai. Setelah pembayaran terverifikasi, Anda akan menerima email berisi informasi aktivasi SSL beserta pilihan metode validasi domain, salah satunya adalah HTTP Validation.
Apabila Anda belum menerima email tersebut, silakan pastikan kembali status order melalui Client Zone Rumahweb atau hubungi tim support untuk mendapatkan bantuan.
2. Memastikan Domain Dapat Diakses
Selain itu, pastikan domain yang akan dipasang SSL sudah mengarah ke server hosting atau VPS yang benar dan dapat diakses melalui browser menggunakan protokol HTTP (http://).
Hal ini penting karena GlobalSign akan mencoba mengakses file verifikasi melalui alamat HTTP. Jika domain masih menampilkan halaman error, belum mengarah ke server, atau masih dalam proses propagasi DNS, proses validasi kemungkinan akan gagal.
3. Generate CSR
Sebelum melakukan verifikasi domain, Anda perlu membuat CSR (Certificate Signing Request). CSR merupakan file yang berisi informasi mengenai domain dan identitas pemilik sertifikat, seperti nama domain (Common Name), nama organisasi, kota, negara, dan public key yang nantinya digunakan dalam proses penerbitan SSL.
Berikut panduan generate CSR di beberapa control panel hingga secara online.
Cara Verifikasi SSL GlobalSign dengan HTTP Validation
Berikut cara melakukan verifikasi SSL dengan metode HTTP Validation.
Step 1. Lakukan Konfigurasi SSL
Pada tahap ini, kita akan mulai dengan melakukan melakukan konfigurasi SSL hingga memilih type validasi yang diinginkan. Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke halaman Clientzone Rumahweb terlebih dahulu.
- Pilih menu SSL > klik tombol manage seperti gambar berikut;

- Klik tombol Manage SSL.

- Setelah itu, pilih metode HTTP Validation dan lakukan konfigurasi hingga selesai.
Step 2. Mendapatkan Validation Code atau Meta Tag
Setelah konfigurasi selesai, tunggu beberapa menit untuk mendapatkan kode validasi/meta tag. Kode ini yang nantinya digunakan untuk verifikasi dengan cara membuat file dan ditempatkan sesuai source yang dibutuhkan. Berikut contoh file HTTP Validation dari GlobalSign.
Buatlah file TXT dengan format berikut:
url: http://namadomainanda/.well-known/pki-validation/gsdv.txt
meta tag: <meta name="_globalsign-domain-verification" content="3d5ZKgWtij_hf05w6t9mx67EF8Lc3" />Selanjutnya, silakan buat file tersebut sesuai instruksi beserta path yang benar. Pastikan file yang dibuat bisa diakses melalui url HTTP dan kode meta tag telah ditambahkan pada file gsdv.txt.
Cara Memastikan Verifikasi Berhasil
Setelah file verifikasi berhasil dibuat, Anda perlu memastikan bahwa GlobalSign dapat mengakses file tersebut dengan benar. Cara paling mudah adalah membuka URL file verifikasi melalui browser Anda. Apabila file dapat ditampilkan tanpa muncul error 404 Not Found, 403 Forbidden, atau redirect ke halaman lain, berarti file sudah berada di lokasi yang benar. Selain itu, pastikan bahwa meta tag telah muncul di halaman tersebut.
Selanjutnya, tunggu proses validasi SSL oleh pihak GlobalSign secara otomatis, estimasinya dalam 1-24 jam setelah file dibuat. Jika proses validasi berhasil, GlobalSign akan menerbitkan sertifikat SSL dan Anda bisa download sertifikatnya.
Apabila status belum berubah setelah beberapa jam, Anda bisa menunggu prosesnya terlebih dahulu atau hubungi support Rumahweb untuk bantuan pengecekan lebih lanjut.
Penyebab HTTP Validation Gagal
Walaupun langkah-langkahnya cukup sederhana, proses HTTP Validation terkadang mengalami kegagalan. Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemui.
- Domain Belum Mengarah ke Server: Jika DNS domain belum mengarah ke server yang digunakan, GlobalSign tidak akan dapat menemukan file verifikasi.
- File Verifikasi Salah Lokasi: Pastikan file validation diunggah ke direktori website yang benar sesuai petunjuk dari GlobalSign. Kesalahan lokasi upload merupakan penyebab yang paling sering terjadi.
- Website Mengalihkan HTTP ke HTTPS: Beberapa website secara otomatis mengalihkan seluruh akses HTTP ke HTTPS. Pada kondisi tertentu, redirect ini dapat menyebabkan proses validasi gagal.
- File Tidak Dapat Diakses Publik: Pastikan file tidak diblokir oleh konfigurasi server, firewall, plugin keamanan, maupun pengaturan permission yang terlalu ketat.
- Nama File Berubah: Jangan mengubah nama maupun isi file validation yang diberikan oleh GlobalSign. Sistem hanya akan mencari file dengan nama dan isi yang persis sama.
Tips Melakukan HTTP Validation
Agar proses verifikasi SSL melalui HTTP Validation berjalan lebih lancar, Anda dapat mengikuti beberapa tips berikut.
- Pastikan domain sudah mengarah ke server yang benar sebelum memulai proses validasi.
- Upload file verifikasi sesuai direktori yang diminta oleh GlobalSign tanpa mengubah nama maupun isinya.
- Uji URL file validation melalui browser setelah dibuat.
- Hindari memindahkan atau menghapus file validation hingga sertifikat SSL berhasil diterbitkan.
- Jika website menggunakan CDN atau cache, lakukan proses purge cache terlebih dahulu agar file validation dapat diakses dengan benar.
Apabila proses validasi tetap gagal, periksa kembali log web server atau hubungi tim support Rumahweb untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Penutup
Melakukan Verifikasi SSL GlobalSign menggunakan metode HTTP Validation merupakan salah satu cara paling mudah untuk membuktikan kepemilikan domain sebelum sertifikat SSL diterbitkan. Prosesnya hanya membutuhkan file validation yang diunggah ke website dan dapat diakses melalui browser.
Dengan memastikan domain sudah aktif, file berada di lokasi yang benar, serta tidak ada kendala seperti redirect atau permission, proses validasi umumnya dapat diselesaikan hanya dalam beberapa menit atau jam. Jika menemui kendala, Anda dapat memeriksa kembali konfigurasi website atau menghubungi tim support Rumahweb agar proses penerbitan SSL berjalan lebih cepat.


