Nonaktifkan wp-cron.php di WordPress

WordPress Hosting Rumahweb Indonesia

File wp-cron.php digunakan WordPress untuk menjalankan proses penjadwalan (cron). Misalnya menerbitkan posting terjadwal, memeriksa pembaharuan plugin atau tema, mengirim pemberitahuan email dan banyak lagi.

Secara default WordPress memanggil wp-cron.php setiap kali seseorang mengunjungi situs. Pada website dengan trafik rendah, setting wp-cron.php tidak menjadi masalah. Akan tetapi ketika trafik tinggi, proses penjadwalan wp-cron.php menjadi tidak efisien dan menyebabkan penggunaan resource server menjadi meningkat sehingga website bisa menjadi lebih lambat.

Cara nonaktifkan wp-cron.php di WordPress :

  • Buka file wp-config.php
  • Lakukan perubahan pada :

Menjadi

 

Demikian tips dari Rumahweb untuk disable wp-cron di WordPress, semoga bermanfaat šŸ™‚

Mengatur Default Mailbox Size di Plesk Panel Web Admin Edition

Mengatur Default Mailbox Size di Plesk Panel Web Admin Edition

Saat ini tidak dimungkinkan untuk mengelola ukuran default maksimum mailbox email melalui inteface Plesk Panel, yang menggunakanĀ lisensi Web Admin Edition. Satu-satunya cara yang bisa digunakan untuk mengaturnya yaitu melalui command-line dengan hak administrator.

Berikut ini contoh warning yang didapat ketika hendak merubah ukuran mailbox melebihi default size. Akan mendapati kegagalan dengan pesan : The specified limit is invalid.

Untuk mengatasi kendala tersebut, yang perlu dilakukan adalah login SSH ke VPS yang digunakan. Kemudian ubah default size sesuai keperluan. Misalnya pada panduan ini default size akan diubah menjadi 250MB. Jalankan perintah berikut dan pastikan ubah ‘example.com’ sesuai dengan nama domain yang ingin diubah default sizenya:

Jika berhasil, akan muncul pesan sukses seperti berikut: “SUCCESS: Update of domain ‘example.com’ completed.”

Periksa kembali general setting pada email domain ‘example.com’ apakah sudah berubah default size nya, jika benar sukses maka akan berubah seperti berikut:

Pada gambar diatas tertera default size telah berubah menjadi 250MB. Apabila ingin di set unlimited maka bisa menggunakan perintah berikut:

Perintah tersebut akan merubah default size example.com menjadi unlimited.

Demikian panduan setting default mailbox size di Plesk Panel Web Admin Edition. Semoga bermanfaat šŸ™‚

Membatasi Jumlah / Besar Log File di WordPress Hosting

Membatasi Besar Log File di WordPress Hosting langkah pertama

Untuk meminimalisir terjadinya overquota pada space WordPress Hosting akibat besarnya log hosting yang digunakan, bisa dilakukan setting pada “log rotation” hostingnya agar file log tidak terlalu besar.

Silahkan masuk ke plesk panel hosting yang digunakan, kemudian klik menu log yang ada dibawah nama domain di hostingnya.

 

Setelah itu, silahkan klik “all logs” di kanan atas halamannya dan pilih “manage log files”

Kemudian klik pada tombol “Log Rotation”

Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman setting rotasi log pada domain yang ada di hostingnya.

Pada halaman ini bisa disetting enable atau disable log pada hosting untuk domainnya. Jika dipilh “by size” maka besarnya file log akan ditentukan, dan jika “by time” log bisa dibuat perhari / perminggu / perbulan.

Pada bagian “Maximum number of log files” lebih baik disetting menjadi 1 agar file log hanya digenerate hanya 1 file saja, jika sudah terkena batasan pada setting by size atau by time yang digunakan.

Bila masih ada pertanyaan terkait setting besar log diĀ WordPress Hosting Rumahweb, jangan sungkan untuk menghubungi live support online Kami. Semoga bermanfaat.

Mengubah Setting MX Record di WordPress Hosting

Mengubah MX Record di Wordpress Hosting Rumahweb

MX record merupakan salah satu tipe record yang digunakan untuk mengarahkan e-mail ke server email tujuan. Pada artikel kali ini, KamiĀ akan mengubah MX record domain ke MX record Google Hosted (Mail Google Apps) .

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut ;

  1. . Login ke panel WordPress hosting. Berikut panduannya https://www.rumahweb.com/journal/panduan-login-ke-wordpress-hosting-rumahweb.htm Ā .
  2. . Klik menu DNS settings.Mengubah Setting MX Record di WordPress Hosting Langkah pertama
  3. . Hapus setting MX yang sudah ada (default MX hosting).
  4. . Tambahkan setting MX record Google Suites. (sebagaimana di daftar ada 5 MX record).
    Name/Host/Alias Time to Live (TTL*) Record Type Priority Value/Answer/Destination
    Blank 3600 MX 0 ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 5 ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 5 ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 10 ALT3.ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 10 ALT4.ASPMX.L.GOOGLE.COM

    TambahkanĀ MX Record Google suite di tombol “add record” sebagaimana gambar berikut ;

    Cara Setting MX Record di WordPress Hosting langkah kedua

    *Ulangi input MX nya sampai 5 google diatasĀ MX terinput.

  5. Ubah A record Ā mail.namadomain.com yang menjadi cName recordĀ ghs.googlehosted.com
    Setting MX Record di WordPress Hosting langkah ke tiga
  6. .Ā klik Tombol Update.
    Panduan Setting MX Record di WordPress Hosting langkah ke empat
  7. . Tunggu propagasi DNS nya dalam 1-24 jam kedepan. Selanjutnya bisa dicoba pengiriman emailnya.

Demikian panduan tentang cara mengubah setting MX record di WordPress Hosting. Bila ada kendala dalam settingnya, silahkan menghubungi support teknis Kami bisa dari telpon, chatting ataupun email.