Rumahweb Journal
Banner - Perbedaan HTTP dan HTTPS

Perbedaan HTTP dan HTTPS: Pengertian dan Dampak Pada SEO

Memahami perbedaan HTTP dan HTTPS adalah hal penting bagi siapa pun yang memiliki website. Meski terlihat sederhana hanya dari “http” dan “https” di URL, perbedaan ini sangat berpengaruh pada keamanan data, kepercayaan pengguna, hingga performa SEO website Anda.

Saat ini, penggunaan HTTPS bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, cara kerja, hingga dampaknya bagi website Anda.

Pengertian HTTP dan HTTPS

Berikut adalah pengertian HTTP dan HTTPS berdasarkan istilah beserta fungsinya.

Apa Itu HTTP?

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol jaringan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hypermedia. [Wikipedia]

Pengertian lain dari HTTP adalah seperangkat aturan untuk mentransfer file (teks, gambar, suara, video, dan semua file multimedia lainya) di World Wide Web. Setelah pengguna web membuka browser web mereka, secara tidak langsung mereka menggunakan HTTP.

HTTP adalah protokol aplikasi yang berjalan di atas protokol TCP / IP dari protokol (protokol dasar untuk Internet).

Pindah Hosting ke Rumahweb Gratis

Apa Itu HTTPS?

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah versi aman dari HTTP yang dilapisi SSL/TLS, sebagai protokol komunikasi data di World Wide Web. Dengan protokol HTTPS memungkinan komunikasi data antara web klien dan web server terenkripsi. Port yang digunakan pada HTTPS adalah 443.

Cara Kerja HTTP dan HTTPS

Berikut adalah perbedaan cara kerja HTTP dan HTTPS.

Cara Kerja HTTP

HTTP adalah protokol untuk komunikasi data antara klien dan server. Sebuah klien (Web browser) melakukan permintaan/request dengan menghubungkan ke port tertentu (biasanya port 80) ke sebuah server webhosting.

Secara singkat, berikut cara kerja protokol HTTP:

  • Klien HTTP (Web browser) membuat sambungan (dengan klik tautan hyperlink atau mengetik URL pada browser) dan mengirimkan permintaan dokumen kepada server webhosting.
  • Daemon HTTP di server webhosting tujuan menerima permintaan dan mengirim kembali file yang diminta atau file yang terkait dengan permintaan tersebut kepada klien HTTP (Web browser). (Halaman Web sering terdiri dari lebih dari satu file).

Cara Kerja HTTPS

Cara kerja HTTPS dengan HTTP sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya pada bagian validasi HTTPS yang digunakan pada website apakah valid atau tidak (proses ini dinamakan SSL Handshake).

Apabila valid website akan menampilkan HTTPS:// dengan gembok hijau atau nama perusahaan website. Apabila tidak valid akan ada peringatan situs tidak aman. (Lihat gambar dibawah).

Perbedaan HTTP dan HTTPS Serta Fungsinya
HTTPS valid – Pada situs Rumahweb.com
https tidak valid pada situs website
HTTPS tidak valid

Apabila sudah valid akan dibangun sesi antara web klien dan web server untuk membuat koneksi aman. Sehingga data yang dikirim dari web browser ke web server terenkripsi.

Tabel Perbedaan HTTP dan HTTPS

Untuk memudahkan Anda dalam memahami perbedaan http dan https, berikut kami sampaikan tabel perbandingannya.

KriteriaHTTPHTTPS
ProtokolTidak aman (plaintext)Aman (encrypted)
Port Default80443
EnkripsiTidak ada enkripsiEnkripsi menggunakan SSL/TLS
KeamananRentan terhadap serangan
dan sniffing data
Lebih aman karena data dienkripsi
Sertifikat SSL/TLSTidak diperlukanDiperlukan untuk mengaktifkan enkripsi
Tanda Pengenal URL“http://”“https://”
PenggunaanCocok untuk situs web
yang tidak sensitif
Dianjurkan untuk situs yang
membutuhkan keamanan tinggi,
seperti transaksi keuangan atau
data pengguna rahasia
KecepatanLebih cepat karena tidak
ada overhead enkripsi
Sedikit lebih lambat karena
proses enkripsi data
SEO ImpactTidak direkomendasikan oleh
Google untuk masuk dalam
pencarian terbaik
Google memberikan prioritas
pada situs web yang
menggunakan HTTPS

Kenapa HTTPS Lebih Aman?

HTTPS memberikan perlindungan tambahan melalui enkripsi data. Beberapa risiko yang dapat dicegah dengan HTTPS antara lain:

  • Penyadapan data (sniffing)
  • Man-in-the-middle attack
  • Pencurian data login atau informasi sensitif

Dengan HTTPS, data yang dikirim akan tetap aman meskipun melalui jaringan publik.

Dampak HTTP vs HTTPS terhadap SEO

Google secara resmi menyatakan bahwa HTTPS adalah salah satu faktor ranking. Website yang menggunakan HTTPS memiliki peluang lebih besar untuk tampil di hasil pencarian dibandingkan HTTP.

Selain itu, browser seperti Chrome juga akan menandai website HTTP sebagai “Not Secure”, yang dapat menurunkan kepercayaan pengguna.

Pengaruh HTTPS terhadap Kepercayaan Pengguna

Pengguna internet saat ini semakin sadar akan keamanan. Website dengan HTTPS biasanya ditandai dengan ikon gembok di browser, yang memberikan rasa aman bagi pengunjung.

Sebaliknya, jika website masih menggunakan HTTP, pengunjung mungkin akan ragu untuk memasukkan data, terutama pada halaman login atau transaksi.

Kapan HTTP Masih Digunakan?

Meskipun HTTPS menjadi standar, HTTP masih digunakan dalam beberapa kondisi seperti:

  • Website lokal (localhost)
  • Lingkungan development/testing
  • Sistem internal tanpa akses publik

Namun, untuk website yang diakses publik, HTTPS tetap wajib digunakan.

Cara Install SSL (HTTPS)

Agar URL pada website dapat diakses melalui protokol HTTPS, Anda perlu melakukan install SSL terlebih dahulu di hosting atau server yang digunakan. Saat ini Rumahweb menyediakan fitur Free SSL bagi pengguna layanan hosting secara gratis.

Bagi pengguna layanan Shared Hosting, Unlimited Hosting, Cloud Hosting dan WordPress hosting (terbaru) yang menggunakan cPanel, instalasi SSL akan berjalan secara otomatis. Namun, Anda juga bisa menginstal SSL secara manual melalui cPanel dengan panduan: Install SSL gratis di cPanel

Bagi Anda yang menggunakan layanan WordPress Hosting (versi lama) dengan Plesk Panel, install SSL gratis bisa dilakukan melalui halaman Plesk dengan panduan sebagai berikut: Install SSL gratis di Plesk

Apabila Anda tidak ingin menggunakan SSL gratis dan membutuhkan keamanan yang lebih tinggi, kami menyediakan SSL berbayar dari GlobalSign, Sectigo dan Entrust, yang dapat disimak dihalaman berikut: SSL Murah

Setelah Anda membeli layanan SSL dan statusnya telah issue, selanjutnya Anda bisa menginstall SSL tersebut di server yang Anda gunakan. Berikut beberapa panduan kami untuk install SSL berbayar di server.

Anda bisa mengikuti panduan install SSL sesuai web server atau control panel yang digunakan.

Mengubah HTTP menjadi HTTPS

Setelah menginstal SSL di hosting atau server, selanjutnya Anda dapat melakukan pengujian dengan cara mengakses domainnya melalui protokol HTTPS. Jika website sudah bisa diakses melalui HTTPS, maka akan muncul gembok berwarna hijau.

Selanjutnya, kami sarankan agar anda melakukan setting force to HTTPS. Fungsinya, agar ketika seseorang mengakses website anda melalui HTTP, maka secara otomatis akan dialihkan ke secure link HTTPS.

Panduan setting force HTTPS bisa dipelajari melalui artikel berikut: Setting Force HTTPS Menggunakan .htaccess

Penyebab HTTPS Tidak Aktif Setelah Install SSL

Berikut adalah beberapa penyebab website Anda masih not secure setelah melakukan instalasi SSL.

  • Mixed content (resource masih HTTP)
  • Redirect belum aktif
  • SSL belum terpasang dengan benar
  • Cache browser belum diperbarui

Penjelasan detailnya kami publikasi pada artikel berikut: HTTPS not secure

Cara Mengatasi Website Not Secure

Berikut langkah cepat yang bisa Anda lakukan:

  • Pastikan SSL sudah aktif
  • Gunakan redirect ke HTTPS
  • Perbaiki mixed content
  • Update URL di database
  • Bersihkan cache browser dan CDN

HTTP vs HTTPS: Mana yang Harus Digunakan?

Untuk website modern, HTTPS adalah pilihan yang wajib. Selain lebih aman, HTTPS juga meningkatkan kepercayaan pengguna dan membantu performa SEO.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan popular tentang perbedaan HTTP dan HTTPS pada website.

Apa perbedaan HTTP dan HTTPS?

Perbedaan HTTP dan HTTPS terletak pada keamanan. HTTPS menggunakan enkripsi SSL/TLS, sedangkan HTTP tidak.


Apakah HTTPS wajib untuk website?

Ya, HTTPS sangat disarankan karena meningkatkan keamanan, kepercayaan pengguna, dan SEO.


Kenapa website masih HTTP?

Biasanya karena SSL belum diinstall atau konfigurasi HTTPS belum dilakukan dengan benar.


Apakah HTTPS mempengaruhi SEO?

Ya, HTTPS adalah salah satu faktor ranking Google.


Apa itu mixed content?

Mixed content adalah kondisi ketika website HTTPS masih memuat resource dari HTTP.


Penutup

Perbedaan HTTP dan HTTPS tidak hanya terletak pada tampilan URL, tetapi juga pada aspek keamanan, kepercayaan, dan performa website. Dengan menggunakan HTTPS, Anda tidak hanya melindungi data pengguna, tetapi juga meningkatkan kredibilitas dan peluang website untuk berkembang di mesin pencari.

Jika Anda masih menggunakan HTTP, sekarang adalah waktu yang tepat untuk beralih ke HTTPS demi keamanan dan kepercayaan pengguna. Demikian artikel kami tentang perbedaan http dan https. Jadi, apakah website Anda sudah secure sekarang?

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 4.5 / 5. Vote count: 22

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Lutfi Hanif

I am an SEO enthusiast, an editor, a technical content writer, and also an article optimizer for both Journal and Rumahweb Blog.

banner pop up - Pindah Hosting ke Rumahweb