Rumahweb's News, Article, and Tutorial of Web Development
Panduan Install Plugins LiteSpeed Cache di WordPress

Panduan Install Plugins LiteSpeed Cache di WordPress

LiteSpeed menjadi salah satu web server yang paling populer dan banyak digunakan saat ini. Diperkirakan sekitar 4% website di dunia, menggunakan teknologi web server yang dikembangkan oleh LiteSpeed Technologies ini. Selain performa server yang dianggap lebih baik, Litespeed dinilai membuat website bisa diakses lebih cepat.

Salah satu fitur yang cukup mendapat perharian banyak developer karena adanya Litespeed cache. Fitur ini dianggap mampu meningkatkan performa loading ke website hingga 2-3 kali lebih cepat. Namun sayangnya optimasi cache pada Litespeed tidak terlalu bagus, sehingga sering kali menyebabkan session pada level user menjadi berantakan dan tidak update secara realtime.

Karenanya bagi Anda yang menggunakan CMS WordPress, perlu menggunakan plugin tambahan untuk mengelola Litespeed cache agar performanya bisa berjalan lebih baik. Dengan plugin ini, Anda lebih mudah dalam mengatur cache serta jarang sekali kami temukan menyebabkan session pada level user menjadi error, Plugin ini bisa Anda download melalui : Litespeed cache

Bila Anda ingin melakukan instalasi Litespeed cache langsung melalui Dashboard WordPress, Anda bisa ikuti panduan berikut :

1. Akses dashboard WordPress melalui https://namadomainanda/wp-admin

2. Klik menu “Plugins > Add New” kemudian cara di kolom pencarian dengan kata kunci “litespeed” setelah itu klik “Install Now” pada plugins “LiteSpeed Cache”

3. Aktifkan plugins Litespeed Cache pada menu “Installed Plugins”

  • Settings plugins tersebut dengan klik “Settings” seperti screenshoot diatas
  • Pada bagian setting akan menampilkan pilihan setting seperti screenshoot berikut
    keterangan :
    Enable Cache : menu dimana konten apa saja yang akan dimasukkan ke cache, secara default semua dimasukkan kecuali cache mobile
    TTL (Time To Live) : menentukan seberapa lama cache tersebut tersimpan dan dalam waktu yang sudah ditentukan akan otomatis terhapus dari cache
    Purge : membersihkan konten dari cache ( clear cache )
    Exclude Setting : Menu untuk memilih konten mana saja yang tidak ingin dimasukkan ke cache
    ESI ( Edge Side Include ) : merupakan metode yang melaluinya Anda dapat “punch holes” dalam konten publik dan mengisinya dengan konten pribadi atau tidak di-cache
    Object : menu ini untuk melakukan setting cache dari sisi browser atau server hosting . Pada menu ini silahkan diabaikan saja ( default off ), sebab pada layanan hosting rumahweb tidak menggunakan fitur memcached dan redis.
    Browser : Menu ini untuk mengaktifkan cache browser berupa static file dan mengatur TTL / seberapa lama cache tersimpan.
    Advanced : menu ini tidak terlalu dibutuhkan untuk optimasi cache Litespeed, sehingga silahkan mengabaikan fitur ini.
  • Fitur lain di Plugins Litespeed selain untuk mengatur cache , terdapat fitur optimasi seperti CDN, Image Optimazation, Page Optimazation dan Database.
    Keterangan :
    CDN : menu ini untuk melakukan setting CDN yang dipergunakan dalam WordPress. Namun secara default menu ini tidak dipergunakan.
    Image Optimization : menu untuk meminta / request optimasi pada konten gambar, sehingga load website menjadi lebih ringan. Namun pada menu ini secara default non aktif.
    Page Optimization : menu ini untuk meminta / merequest pada script yang dipergunakan pada setiap halaman, seperti : css dan javascript . Namun pada menu ini secara default non aktif.
    Database : Menu ini untuk meminta / request optimasi disisi database yang dipergunakan, seperti membersihkan data-data yang dianggap sampah yang ada didatabase.

Demikian panduan installasi Plugins LiteSpeed Cache di WordPress, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Denny Oktafianto

Blog Competition