Tentang CHMOD (Bagian 1)

Sering pada saat instalasi aplikasi weblog, misalnya mambo atau joomla dan lain sebagainya, akan menjumpai permasalahan CHMOD. Sebenarnya apa itu CHMOD? CHMOD adalah nama aplikasi yang digunakan untuk merubah hak akses suatu file atau direktori di sistem operasi Linux. Tulisan berikut ini akan membahas sedikit, dengan berharap bisa memberikan informasi yang cukup, mengenai permasalahan seputar CHMOD tersebut.

Apa itu CHMOD?

CHMOD adalah kependekan dari CHange MODe, atau terjemahan bebasnya adalah merubah mode. Mode disini adalah mode akses dari suatu file / direktori di sistem operasi Linux. Dalam sistem operasi Linux, setiap file / direktori mempunyai mode akses tertentu. Dimana mode akses ini akan memberikan batasan-batasan bagaimana suatu file / direktori itu diakses dan oleh siapa saja.

Yang dapat mengakses suatu file / direktori dibatasi kepada User, Group dan Other. User adalah pemilik suatu file / direktori. Bagaimana agar seseorang dapat menjadi pemilik suatu file / direktori, yaitu dengan menciptakan file / direktori tersebut atau menyalin file tersebut dari lokasi atau sumber lain. Group mewakili sekelompok User. Other adalah selain dari User atau Group. Masing-masing mempunyai hak akses yang bisa kita tentukan dengan format sebagai berikut:

Pengguna File 4 2 1
User R W X
Group R W X
Other R W X

Tabel diatas adalah bagaimana kita dapat membuat kode untuk mode akses suatu file / direktori, caranya dengan menjumlahkan bilangan yang sesuai dengan hak aksesnya. Dalam hal ini R adalah READ (baca) yang bernilai 4, W adalah WRITE (tulis) yang bernilai 2, dan X adalah EXECUTE (eksekusi) yang bernilai 1.

Akses READ memungkinkan suatu file / direktori itu dibaca / ditampilkan isinya. Akses WRITE memungkinkan suatu file / direktori diisi suatu data / informasi tertentu (ditulisi). Dan akses EXECUTE memungkinkan suatu file untuk dijalankan, biasanya untuk file binary / aplikasi / program, dan dengan EXECUTE suatu direktori dapat diakses ke dalam / dimasuki.

Masing-masing pengguna file – apakah itu User, Group atau Other – mempunyai bilangan mode akses masing-masing, dan disusun secara berurutan. Misalnya suatu file mempunyai mode akses 644, berarti mode akses 6 untuk User, 4 untuk Group dan terakhir 4 untuk Other. Digit pertama, bilangan 6 merupakan penjumlahan dari 4 + 2, berarti mewakili R dan W. Digit kedua dan ketiga, bilangan 4 bukan suatu hasil penjumlahan dan sekaligus mewakili R. Jadi file tersebut dapat diakses oleh User (pemiliki file) dengan mode Read dan Write, oleh Group dengan mode Read, dan Other dengan mode Read.

Bersambung.

Be Sociable, Share!

One Reply to “Tentang CHMOD (Bagian 1)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *