Rumahweb Journal
banner - Google AMP adalah, Fungsi hingga Cara Settingnya

Google AMP: Pengertian, Fungsi hingga Cara Settingnya

Google Accelerate Mobile Pages atau yang kita kenal sebagai Google AMP adalah suatu teknologi optimasi kecepatan akses website melalui mobile phone. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan tentang apa itu Google AMP, fungsi dan cara kerjanya untuk Anda.

Apa itu Google AMP?

Kecepatan suatu website sangatlah penting untuk diperhatikan. Tidak hanya berpengaruh pada hasil pencarian Google, kecepatan website juga berpengaruh pada psikologi user yang mengakses. User akan merasa lebih nyaman dan akan lebih betah mengakses website Anda.

Sejak 2011, peningkatan jumlah smartphone mulai mendominasi hasil pencarian Google. Alhasil, sebagai pemilik website atau developer website, kita harus mulai memperhatikan tampilan website melalui smartphone. Tidak hanya tampilan, namun kecepatan akses website di smartphone juga menjadi salah satu faktor yang penting.

Salah satu optimasi kecepatan website berbasis smartphone adalah dengan menggunakan Google AMP. Google AMP (Accelerate Mobile Pages) adalah suatu teknologi optimasi kecepatan akses website melalui mobile phone.

Google AMP mulai diperkenalkan oleh Google sejak 2016 dan hingga saat ini sudah digunakan lebih dari 1 juta website.

Fungsi Google AMP

Fungsi utama dari Google AMP adalah membuat akses website lebih ringan, walaupun koneksi user yang mengakses masuk dalam kategori lambat. Koneksi berkategori lambat biasanya sering mendapatkan request time out dalam waktu yang sudah ditentukan. Sehingga konten yang kita inginkan sering tidak muncul atau error.

Dengan menggunakan AMP, maka waktu proses akses website akan lebih pendek dan cepat sehingga mengurangi terkena time out dikoneksi yang dipergunakan. Selain dari itu, AMP juga dapat meningkatkan ranking di pencarian seperti Google. Karena website yang cepat atau mudah terakses akan mempermudah Google dalam merayapi website tersebut.

Cara Kerja Google AMP

Cara kerja Google AMP secara sederhana adalah melakukan konversi konten ke kode html, sehingga konten website akan lebih ringan untuk diakses karena mirip seperti website statis. Konten statis tersebut akan disimpan oleh Google dalam bentuk cache, sehingga ketika visitor melakukan pencarian konten tersebut akan mendapatkan respon yang cepat.

Cara kerja google amp

Dengan topologi seperti diatas, akses dengan mobile device akan lebih cepat karena Google akan menayangkan hasil cache dari sisi Google amp cache. Hasilnya akses ke halaman yang telah di optimasi Google amp akan lebih cepat dan lebih ringan.

Cara Setting Google AMP

Berikut kami sertakan beberapa referensi yang bisa Anda pelajari, untuk install Google AMP pada WordPress dan Joomla.

Setting Google AMP WordPress

Penerapan Google AMP pada WordPress bisa dilakukan melalui bantuan plugin. Ada beberapa plugin yang bisa anda gunakan seperti AMP Project Contributors dan AMP for WP.

Panduan tentang cara install dan setting Google AMP di WordPress, kami tulis lebih lengkap melalui artikel berikut : cara setting google amp di WordPress

Setting Google AMP Joomla

Penerapan Google AMP di Joomla bisa dilakukan melalui bantuan module atau plugin. Salah satu plugin yang bisa Anda gunakan adalah Access wbAMP Plugins yang tersedia dan dapat di install secara gratis melalui admin Joomla.

Artikel tentang cara install dan setting Google AMP di Joomla kami ulas lebih lengkap melalui artikel berikut: Installasi Plugins AMP Pada CMS Joomla

Demikian pembahasan singkat tentang Google AMP dan cara kerjanya, semoga bermanfaat.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 3 / 5. Vote count: 2

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Denny Oktafianto