Disk space pada VPS cPanel dapat terus bertambah tanpa disadari, salah satunya karena database Eximstats yang menyimpan riwayat aktivitas email. Pada server dengan lalu lintas email yang tinggi, ukuran database ini bisa membengkak dan mulai memengaruhi penggunaan resource. Karena itu, Anda dapat memilih untuk melakukan Disable Eximstats ketika statistik email tersebut sudah tidak lagi dibutuhkan.
Artikel ini akan membahas fungsi Eximstats, kenapa perlu di disable, serta cara disable eximstats dan membersihkan datanya melalui WHM. Simak informasi selengkapnya.
Apa itu Eximstats?
Eximstats adalah fitur bawaan pada cPanel yang berfungsi mencatat aktivitas email di server, baik email masuk (incoming) maupun email keluar (outgoing). Setiap email yang diproses akan direkam, mulai dari alamat pengirim, alamat penerima, ukuran email, status pengiriman, hingga waktu pengirimannya.
Data tersebut kemudian digunakan oleh cPanel dan WHM untuk menampilkan berbagai statistik email, sehingga administrator server dapat memantau volume pengiriman, aktivitas pengguna, hingga membantu proses analisis ketika terjadi masalah pada layanan email.
Secara teknis, seluruh informasi ini disimpan ke dalam database oleh Exim, yaitu layanan (Mail Transfer Agent atau MTA) yang bertugas menangani proses pengiriman dan penerimaan email pada server. Seiring waktu, terutama pada server dengan lalu lintas email yang tinggi, ukuran database Eximstats dapat terus bertambah.
Fungsi Eximstats
Secara umum, Eximstats memiliki beberapa fungsi utama, di antaranya:
- Mencatat log aktivitas email
Merekam setiap transaksi email (terkirim, diterima, gagal, ditolak, dan lain-lain) ke dalam database. - Menyediakan data statistik email
Menjadi sumber data untuk fitur statistik email di cPanel, sehingga pengguna bisa melihat ringkasan jumlah email yang dikirim/diterima per akun atau per domain. - Membantu troubleshooting
Data historis ini dapat digunakan administrator untuk menelusuri masalah pengiriman email, mendeteksi akun yang mengirim email dalam jumlah tidak wajar (indikasi spam atau akun yang disusupi), maupun keperluan audit.
Kenapa Eximstats Harus Didisable?
Meski fungsinya bermanfaat, dalam praktiknya Eximstats justru sering menjadi sumber masalah, terutama pada server dengan trafik email yang tinggi. Beberapa alasan umum mengapa service ini perlu dinonaktifkan:
- Ukuran database membengkak dengan cepat.
Karena setiap email yang lewat dicatat sebagai baris data baru, pada server dengan volume email besar, tabel Eximstats bisa tumbuh hingga puluhan bahkan ratusan GB dalam waktu singkat. - Menghabiskan disk space server/VPS.
Membengkaknya database ini dapat menyebabkan penggunaan disk space penuh, yang pada akhirnya bisa mengganggu layanan lain di server, termasuk email dan website itu sendiri. - Membebani performa MySQL/MariaDB.
Tabel yang terlalu besar membuat query menjadi lambat dan meningkatkan beban I/O database, yang berdampak pada performa server secara keseluruhan. - Fitur statistik email jarang dipakai secara aktif.
Pada banyak kasus, terutama di lingkungan VPS yang dikelola sendiri, laporan statistik email dari Eximstats tidak benar-benar dimanfaatkan, sehingga menyimpan datanya menjadi kurang sepadan dengan risiko dan biaya resource yang ditimbulkan.
Dampak Ketika Eximstats Didisable
Sebelum menonaktifkan Eximstats, ada baiknya memahami dampak yang akan ditimbulkan, antara lain:
- Statistik email tidak lagi tercatat.
Setelah dinonaktifkan, cPanel tidak akan lagi mencatat data baru terkait aktivitas email. Sehingga, menu statistik email (seperti Email Deliverability) tidak akan menampilkan data terbaru. - Riwayat log lama bisa terhapus.
Jika proses disable dibarengi dengan pengosongan (empty) tabel database, maka histori pencatatan email sebelumnya akan hilang dan tidak bisa dipulihkan. - Tidak memengaruhi pengiriman/penerimaan email.
Menonaktifkan Eximstats hanya menghentikan proses pencatatan log statistik, bukan proses pengiriman atau penerimaan email itu sendiri sehingga layanan email (Exim) tetap berjalan normal. - Disk space dan performa database membaik.
Disk space yang sebelumnya terpakai oleh data log akan berkurang, dan beban database akan lebih ringan. - Troubleshooting berbasis histori jadi lebih terbatas.
Jika suatu saat dibutuhkan penelusuran historis terkait aktivitas email (misalnya untuk audit atau investigasi insiden), data tersebut sudah tidak lagi tersedia setelah dinonaktifkan dan dihapus.
Cara Disable dan Membersihkan Eximstats melalui WHM
Pada tutorial ini, kami menggunakan layanan VPS KVM dari Rumahweb yang telah dilengkapi lisensi cPanel. Sistem operasi yang digunakan adalah AlmaLinux 8 dengan cPanel versi 136.0.27.
Cara disable eximstats
- Silakan login ke halaman WHM pada VPS Anda terlebih dahulu.
- Setelah itu, ketikkan service manager pada kolom pencarian seperti screenshot berikut:

- Hilangkan centang (uncheck) pada service Eximstats seperti gambar di bawah.

- Klik Save untuk menyimpan perubahan.
Membersihkan Eximstats
Setelah melakukan disable Eximstats, selanjutnya kita akan membersihkan Eximstats yang ada di database. Berikut langkah-langkahnya;
Untuk cPanel versi lama (database MySQL/MariaDB via phpMyAdmin)
Pada cPanel & WHM versi dibawah 64, data Eximstats disimpan pada database MySQL/MariaDB (biasanya dengan nama database eximstats) yang bisa diakses dan dikelola melalui phpMyAdmin
- Pada kolom pencarian, cari dan buka menu phpMyAdmin.

- Pilih database bernama eximstats.

- Centang Check All pada seluruh tabel di database tersebut, lalu pilih opsi Empty untuk mengosongkan data, dan lanjutkan dengan Repair table agar struktur tabel tetap optimal.

Untuk cPanel versi 64 ke atas (database SQLite)
Sejak cPanel & WHM versi 64, cara Eximstats menyimpan datanya mengalami perubahan. Sebelumnya, data Eximstats disimpan pada database MySQL/MariaDB. Namun mulai versi ini, cPanel mengubah mekanisme penyimpanan menjadi berbasis SQLite, yaitu database ringan berbasis file tunggal yang tidak memerlukan service database server terpisah.
Lokasi file SQLite Eximstats berada di:
/var/cpanel/eximstats_db.sqlite3Untuk membersihkan datanya cukup memindahkan (rename) file SQLite yang lama melalui ssh. cPanel akan otomatis membuatkan file database baru yang kosong pada saat service diaktifkan kembali:
mv /var/cpanel/eximstats_db.sqlite3 /var/cpanel/eximstats_db.sqlite3.oldSetelah langkah-langkah di atas dilakukan, service Eximstats tidak akan lagi berjalan dan tidak akan mencatat log baru, sehingga penggunaan disk space server dapat lebih terkontrol.
Kesimpulan
Eximstats adalah fitur di cPanel yang berguna untuk mencatat aktivitas email dan menyajikannya dalam bentuk statistik. Namun, pada server dengan lalu lintas email yang tinggi, database Eximstats dapat terus bertambah besar sehingga berpotensi menghabiskan ruang penyimpanan dan memengaruhi performa server.
Karena itu, Disable Eximstats dapat menjadi solusi yang tepat jika Anda tidak lagi memerlukan fitur statistik email bawaan cPanel. Meski demikian, sebelum menonaktifkannya, pastikan Anda memahami konsekuensinya, yaitu statistik dan laporan aktivitas email di WHM maupun cPanel tidak lagi tersedia.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan server dan melakukan pemeliharaan secara berkala, Anda dapat menjaga performa VPS tetap optimal tanpa mengorbankan layanan email yang berjalan. Jangan lupa untuk selalu menggunakan layanan VPS KVM dari Rumahweb yang dilengkapi dengan SSD storage dan DDoS protection, untuk memaksimalkan performa VPS Anda.


