Banner - apa itu addon domain

Addon Domain: Pengertian dan Cara Membuatnya di cPanel

Seiring berkembangnya bisnis, kebutuhan website sering ikut bertambah. Selain website utama, Anda mungkin perlu mengelola website untuk brand, produk, atau proyek lain yang menggunakan domain berbeda. Addon Domain dapat menjadi salah satu solusi untuk menambahkan dan mengelola beberapa domain dalam satu akun hosting atau server, dengan struktur website yang tetap terpisah.

Dengan Addon Domain, setiap domain dapat diarahkan ke direktori masing-masing sehingga file dan konten antar website tidak bercampur. Pengelolaan beberapa website pun menjadi lebih terorganisir melalui satu kontrol panel.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang apa itu addon domain pengertian, fungsi, cara kerja, hingga langkah membuat Addon Domain di cPanel. Mari simak panduan lengkapnya berikut ini.

Ringkasan

  • Addon domain cocok untuk menjalankan website kedua yang tidak memerlukan resource besar dan masih bisa berbagi kapasitas dengan website utama.
  • Addon domain adalah fitur di cPanel yang memungkinkan satu paket hosting mengelola dua domain atau lebih sekaligus, masing-masing dengan website yang sepenuhnya terpisah.
  • Berbeda dari subdomain yang menggunakan nama domain yang sama, addon domain menggunakan domain yang benar-benar berbeda dan berdiri sendiri.
  • Addon domain berbagi resource (CPU, RAM, bandwidth, disk) dengan domain utama di paket hosting yang sama.

Apa Itu Addon Domain?

Addon domain adalah fitur yang memungkinkan Anda menambahkan domain baru ke dalam sebuah hosting, sehingga dalam satu hosting bisa digunakan untuk mengelola dua domain atau lebih secara bersamaan.

Setiap domain yang tambahkan sebagai addon akan memiliki direktori kerja tersendiri yang terpisah dari domain utama. Artinya, website yang dijalankan di addon domain bisa menjalankan platform, konten atau tampilan yang sepenuhnya berbeda dari domain utama. Pengunjung yang mengakses domain utama dan addon domain tidak akan menyadari, bahwa keduanya berjalan di atas akun hosting yang sama.

Fitur ini sangat berguna bagi Anda yang ingin mengelola beberapa website sekaligus, tanpa harus mengeluarkan biaya lebih untuk paket hosting yang terpisah. Selama kapasitas resource hosting masih mencukupi, Anda bisa menambahkan addon domain sesuai kebutuhan, tergantung pada batasan paket hosting yang digunakan.

Pindah Hosting ke Rumahweb Gratis

Perbedaan Addon Domain, Subdomain, dan Parked Domain

Ketiga istilah ini sering membingungkan pengguna baru karena semuanya berkaitan dengan cara menambahkan nama domain ke hosting. Berikut perbedaan ketiganya:

Addon Domain

Addon Domain adalah domain yang sepenuhnya berdiri sendiri dan berbeda dari domain utama. Misalnya, domain utama Anda adalah rumahweb.com dan Anda ingin menjalankan website kedua untuk bisnis lain di rumahweb.co.id. Domain rumahweb.co.id bisa di-addon ke hosting yang sama, memiliki file website sendiri, dan berdiri sebagai website yang terpisah sepenuhnya.

Subdomain

Subdomain adalah perpanjangan dari domain utama yang menggunakan prefix sebelum nama domain. Misalnya blog.rumahweb.com atau toko.rumahweb.com. Subdomain tidak memerlukan registrasi domain baru karena masih menggunakan domain yang sudah ada. Subdomain cocok untuk membuat seksi terpisah dari website yang sama, bukan untuk bisnis atau brand yang benar-benar berbeda.

Parked Domain

Parked Domain (Alias Domain) adalah domain tambahan yang mengarah ke halaman yang sama persis dengan domain utama. Misalnya, Anda punya rumahweb.com dan mendaftarkan rumahweb.id sebagai parked domain. Pengunjung yang mengakses rumahweb.id akan melihat konten yang sama dengan rumahweb.com. Parked domain digunakan untuk melindungi brand dengan mendaftarkan berbagai ekstensi domain.

AspekAddon DomainSubdomainParked Domain
Nama domainDomain baru yang berbedaPrefix dari domain utamaDomain berbeda tapi isi sama
KontenWebsite terpisah sepenuhnyaBisa berbeda dari domain utamaSama persis dengan domain utama
Registrasi domain baruYa, perluTidak perluYa, perlu
Contohtokoelektronik.comblog.tokobaju.comtokobaju.id
Tujuan utamaWebsite kedua yang berbedaSeksi terpisah dari websiteProteksi brand

Kapan Sebaiknya Menggunakan Addon Domain?

Addon domain adalah pilihan yang tepat dalam situasi-situasi berikut:

  • Gunakan addon domain jika Anda ingin menjalankan dua website dengan brand atau bisnis yang berbeda dalam satu paket hosting. Misalnya, Anda memiliki toko online pakaian dan ingin membuat website portofolio pribadi yang terpisah. Keduanya bisa berjalan di hosting yang sama menggunakan addon domain.
  • Gunakan addon domain jika website kedua masih dalam skala kecil dan trafik serta kebutuhan resource-nya masih bisa berbagi dengan website utama tanpa saling mengganggu performa satu sama lain.

Pertimbangkan hosting terpisah jika website kedua diperkirakan akan memiliki trafik yang tinggi atau membutuhkan resource yang besar, karena addon domain berbagi resource dengan domain utama. Jika website kedua mengonsumsi banyak CPU atau RAM, performa website utama juga bisa ikut terpengaruh.

Kelebihan Addon Domain

Berikut beberapa kelebihan dari Addon Domain.

  1. Hemat biaya hosting
    Ini adalah alasan paling utama mengapa addon domain menjadi pilihan populer. Anda tidak perlu membayar paket hosting tambahan hanya untuk menjalankan website kedua yang masih dalam skala kecil hingga menengah.
  2. Website sepenuhnya terpisah.
    Meski berbagi hosting, setiap addon domain memiliki direktori file tersendiri, database tersendiri, dan bisa menggunakan CMS yang berbeda. Website domain utama dan addon domain bisa beroperasi sepenuhnya independen satu sama lain dari sudut pandang pengunjung.
  3. Fitur email tersedia untuk setiap addon domain.
    Anda bisa membuat akun email profesional berbasis addon domain, misalnya info@namadomainanda.com, langsung dari cPanel yang sama tanpa konfigurasi tambahan.
  4. Manajemen terpusat dari satu cPanel.
    Semua website yang berjalan di hosting Anda, baik domain utama maupun addon domain, dikelola dari satu dashboard cPanel. Ini mempermudah pengelolaan file, database, email, dan pengaturan lainnya tanpa harus login ke beberapa panel berbeda.
  5. Bisa membuat subdomain dari addon domain.
    Setiap addon domain juga mendukung pembuatan subdomain di bawahnya. Misalnya, setelah menambahkan namadomainanda.com, Anda bisa membuat blog.namadomainanda.com sebagai subdomain dari addon tersebut.

Kekurangan Addon Domain

Selain beberapa kelebihan, addon juga memiliki beberapa kekurangan seperti;

  1. Berbagi resource dengan domain utama.
    Ini adalah keterbatasan terbesar addon domain. CPU, RAM, bandwidth, dan disk yang tersedia di paket hosting Anda dibagi bersama oleh semua domain yang ada, baik domain utama maupun addon domain. Jika salah satu website mengalami lonjakan trafik, performa website lainnya di hosting yang sama bisa ikut terpengaruh.
  2. Tidak memiliki akses cPanel sendiri.
    Domain yang di-addon tidak mendapatkan akun cPanel terpisah. Semua pengelolaan dilakukan dari cPanel milik domain utama. Ini berarti jika Anda bekerja sama dengan developer atau tim yang hanya boleh mengakses website addon domain, Anda tidak bisa memberikan akses terbatas hanya untuk domain tersebut tanpa berbagi akses ke seluruh hosting.
  3. Batas jumlah addon domain sesuai paket.
    Setiap paket hosting memiliki batas maksimum jumlah addon domain yang bisa ditambahkan. Pastikan paket hosting Anda masih memungkinkan penambahan domain baru sebelum memulai proses addon.

Persiapan Sebelum Membuat Addon Domain

Ada dua hal yang wajib dipastikan sebelum memulai proses addon domain agar prosesnya berjalan lancar tanpa kendala teknis.

  1. Pertama, pastikan domain yang akan di-addon sudah aktif terdaftar. Domain harus sudah terdaftar dan berstatus aktif di registrar. Jika domain belum terdaftar, daftarkan terlebih dahulu melalui Clientzone Rumahweb sebelum melanjutkan proses addon.
  2. Kedua, arahkan nameserver domain ke server hosting tujuan. Ini adalah langkah yang paling sering terlewat. Nameserver domain yang akan di-addon harus sudah diubah agar mengarah ke server hosting Rumahweb sebelum proses addon dilakukan. Tanpa perubahan nameserver, domain tidak akan bisa menampilkan website meski sudah berhasil di-addon ke cPanel.

Panduan lengkap cara mengubah nameserver tersedia di artikel Cara Mengubah Nameserver Domain di Rumahweb.

Perubahan DNS membutuhkan waktu propagasi estimasinya 1-24 jam setelah diubah. Bila Anda baru saja mengarahkan nameserver domain ke hosting tujuan, tunggu beberapa saat sebelum melakukan addon domain di hosting.

Cara Membuat Addon Domain di cPanel

Berikut panduan lengkap cara membuat addon domain di cPanel hosting Rumahweb.

  1. Login ke cPanel hosting Anda.
  2. Klik menu Domains.
pilih menu domain
  1. Klik tombol “Create A new Domain” seperti gambar berikut.
klik tombol create a new domain
  1. Pada versi cPanel yang baru (versi 132), akan muncul kolom “Select the type of domain to create”. Silahkan pilih opsi Registered Domain seperti gambar berikut.
pilih register domain

Sebagai informasi, opsi Temporary Domain berfungsi untuk membuat dan melihat situs web Anda sebelum Anda menambahkan domain terdaftar.

  1. Setelah itu, silahkan isi nama domain yang akan anda Addon, lalu Anda bisa menyesuaikannya seperti keterangan gambar berikut.
cara addon domain di cpanel
  1. Setelah semua informasi dilengkapi, klik tombol Submit untuk memulai menambahkan domainnya. Tunggu beberapa saat hingga proses addon domain berhasil.

Apabila addon domain berhasil, maka domain yang Anda tambahkan tersebut akan masuk ke dalam list domains di hosting Anda.

Video Tutorial Addon Domain

Untuk memudahkan Anda memahami cara addon domain ke cPanel hosting, silakan bisa simak video berikut:

Setelah addon domain berhasil, apa langkah selanjutnya?

Setelah addon domain berhasil dibuat, ada beberapa hal yang bisa langsung Anda lakukan tergantung tujuan penggunaan website kedua tersebut.

  1. Install SSL untuk addon domain. Setelah website addon domain aktif, pasang sertifikat SSL agar website bisa diakses melalui HTTPS. Di hosting Rumahweb, SSL gratis berbasis Let’s Encrypt bisa diaktifkan langsung dari cPanel melalui menu SSL/TLS Certificate dengan panduan berikut.
  2. Install CMS di addon domain. Jika ingin menggunakan WordPress atau CMS lain di addon domain, Anda bisa menginstalnya melalui Softaculous di cPanel dengan memilih domain addon sebagai lokasi instalasi. Panduan lengkapnya tersedia di artikel Cara Install WordPress di Addon Domain cPanel.
  3. Upload file website secara manual. Jika sudah memiliki file website yang siap diupload, gunakan File Manager di cPanel atau FTP untuk mengunggah file ke dalam direktori addon domain yang sudah terbentuk. Panduan: upload file website ke subdomain
  4. Buat akun email untuk addon domain. Addon domain mendukung pembuatan akun email profesional berbasis nama domainnya. Misalnya, untuk addon domain tokoelektronik.com, Anda bisa membuat info@tokoelektronik.com langsung dari menu Email Accounts di cPanel. Panduan lengkapnya tersedia di artikel Cara Membuat Email di cPanel untuk Addon Domain.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan popular tentang apa itu addon domain.

Berapa banyak addon domain yang bisa ditambahkan di satu hosting?

Jumlah maksimum addon domain bergantung pada paket hosting yang Anda gunakan. Anda bisa melihat detailnya di halaman Hosting Murah untuk informasi lebih lanjut.


Apakah addon domain bisa menggunakan SSL sendiri?

Ya. Setiap addon domain bisa dipasangi sertifikat SSL secara terpisah dari domain utama. Di hosting cPanel Rumahweb, SSL gratis berbasis Let’s Encrypt tersedia untuk semua domain termasuk addon domain dan bisa diaktifkan langsung dari menu SSL/TLS Certificate di cPanel tanpa biaya tambahan.


Kenapa addon domain berhasil dibuat tapi website tidak bisa diakses?

Ada beberapa kemungkinan penyebab, seperti proses propagasi DNS yang belum selesai, SSL yang belum terpasang sehingga muncul error saat website diakses, atau DNS yang belum diarahkan ke alamat IP server yang tepat. Lakukan pengecekan DNS, tes ping ke domain dari CMD, hingga pastikan bahwa Anda telah mengunggah file websitenya dan install SSL.


Apakah addon domain bisa dipindahkan ke hosting tersendiri di kemudian hari?

Bisa. Jika suatu saat Anda ingin memindahkan addon domain ke paket hosting terpisah, prosesnya anda bisa melakukan backup file website dan database di hosting lama, lalu kemudian melakukan migrasi ke hosting yang baru.


Kesimpulan

Addon domain adalah solusi praktis untuk mengelola beberapa website dalam satu paket hosting. Dengan memahami cara kerjanya dan mempersiapkan domain baru dengan benar sebelum memulai, proses pembuatan addon domain di cPanel hanya membutuhkan beberapa menit dan bisa langsung digunakan untuk menjalankan website kedua yang sepenuhnya terpisah.

Jika website kedua Anda sudah berkembang dan membutuhkan lebih banyak resource, atau jika Anda ingin memberikan akses cPanel terpisah kepada tim yang mengelolanya, saatnya mempertimbangkan untuk memindahkan ke paket hosting tersendiri. Rumahweb Indonesia menyediakan berbagai pilihan paket hosting mulai dari Shared Hosting, Cloud Hosting, hingga VPS yang bisa disesuaikan dengan skala dan kebutuhan masing-masing website Anda.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 4.6 / 5. Vote count: 127

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Lutfi Hanif

I am an SEO enthusiast, an editor, a technical content writer, and also an article optimizer for both Journal and Rumahweb Blog.