Rumahweb Journal
Banner - Cara Install LEMP Stack dengan Webinoly

Cara Install LEMP Stack di VPS Menggunakan Webinoly

LEMP adalah singkatan dari Linux Nginx MySQL dan PHP yang merupakan salah satu configurasi web server berbasis OS Linux. Dalam artikel ini, kami akan berbagi cara install LEMP Stack di VPS menggunakan Webinoly, agar proses berjalan lebih mudah dan cepat.

Jika kita memiliki situs dengan banyak pengguna secara bersamaan, pertimbangkan untuk menggunakan VPS karena kelebihannya dalam beberapa aspek. Namun, banyak orang menghadapi kesulitan dalam mengelola VPS karena kompleksitasnya yang memerlukan keterampilan setara dengan administrator sistem untuk menjalankan situs web di dalamnya.

Bila website Anda berbasis WordPress, ada beberapa konfigurasi yang perlu dilakukan seperti konfigurasi LEMP stack sebagai sistem dasar untuk WordPress. Lalu apa itu LEMP dan bagaimana cara instalasinya? Simak informasi berikut ini.

Apa itu LEMP?

Linux, Nginx, MySQL dan PHP atau yang disingkat menjadi LEMP adalah salah satu configurasi web server berbasis OS Linux. LEMP merupakan salah satu stack yang paling sering digunakan oleh sysadmin untuk mengelola berbagai website.

Selain LEMP, ada satu stack yang juga populer digunakan yaitu LAMP. LEMP stack menggunakan web server Nginx, sedangkan LAMP menggunakan web server Apache. Dari kedua stack tersebut, mana yang lebih baik?

LEMP vs LAMP

Web server Apache di rilis pertama kali pada tahun 1995, sedangkan Nginx di rilis pada tahun 2005. Berbicara mengenai teknologi serta fitur, kedua web server tersebut memiliki banyak perbedaan. Namun, banyak orang lebih memilih Nginx karena fitur dan kelebihan yang ditawarkan.

Promo Hosting Murah Rumahweb

Di lain sisi, melakukan installasi dan konfigurasi LEMP stack untuk website berbasis WordPress tidak semudah yang dibayangkan. Perlu adanya config tertentu disisi stack, maupun banyaknya problem yang di alami.

Karena hal tersebut, kita membutuhkan sebuah tools yang dapat digunakan untuk memudahkan pengelolaan LEMP stack di VPS, salah satu tools yang dapat kita gunakan tersebut adalah Webinoly.

Apa itu Webinoly?

Webinoly adalah tools yang berfungsi untuk memudahkan install LEMP stack yang telah dioptimalkan. Dengan Webinoly, kita tidak perlu melakukan install LEMP stack secara manual satu persatu. Webinoly telah dioptimasi khusus untuk WordPress, baik dari sisi webserver, cache, database, template stack dan vhost.

“Webinoly bukanlah panel VPS, melainkan Stack VPS yang telah dioptimalkan dan sistemnya dijalankan secara CLI (Terminal), bukan GUI (panel)”

Dengan webinoly, kita akan mendapatkan beberapa fitur unggulan berikut :

  1. SSL Gratis dengan let’s encrypt.
  2. HTTP/2 untuk meningkatkan kecepatan akses pada Website WordPress.
  3. PHP 8.1 atau 8.2 dan dukungan untuk versi sebelumnya jika diperlukan (PHP 7.4).
  4. FastCGI Cache dan Redis Object Cache untuk situs WordPress.
  5. Website mendapatkan nilai A+ pada pagespeed dan Tes Qualys (SSL Labs).
  6. Install WP di subfolder, install WordPress multisite.
  7. Tools untuk melakukan backup WordPress otomatis secara remote.
  8. HTTP autentikasi untuk wp-admin dan phpMyAdmin

Kelebihan dan Kekurangan Webinoly 

Selain fitur yang telah kita sebutkan, ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari Webinoly. Berikut diantaranya:

Kelebihan Webinoly

  1. Installasi yang mudah.
  2. Stack yang telah dioptimalkan dan memiliki akses sangat cepat untuk WordPress.
  3. Stack paling ringan, hanya memakan RAM 500 MB.
  4. Minim error dan crash.

Kekurangan Webinoly

  1. Hanya dapat menggunakan OS Ubuntu 22.04 dan Ubuntu 20.04 LTS.
  2. Hanya stack website, tidak termasuk mail server.
  3. Tidak terdapat Firewall, install firewall dilakukan secara mandiri menggunakan ufw atau csf.

Cara Install LEMP Stack dengan Webinoly

Berikut adalah hal yang perlu disiapkan untuk melakukan instalasi webinoly.

Step 1. Persiapan sistem

  • VPS KVM Rumahweb
  • OS Ubuntu 20.04 atau 22.04
  • Disk Minimal 300 MB
  • RAM minimal 1GB

Step 2. Install Webinoly di Ubuntu 20.04

Pada kali ini, kami akan berbagi cara install LEMP stack dengan Webinoly pada VPS KVM dengan menggunakan OS Ubuntu 20.04.

  1. Update dan upgrade package ubuntu, sesuaikan hostname VPS Ubuntu.
# sudo apt update && sudo apt -y upgrade
# sudo hostnamectl set-hostname server.bistar.biz.id
  1. Install webinoly versi 3 menggunakan bash script dari webinoly.
wget -qO weby qrok.es/wy && sudo bash weby
  1. Tunggu sampai installasi selesai, apabila telah berhasil diinstall akan tampil halaman informasi database sebagai berikut : 
cara install lemp stack melalui webinoly
  1. Apabila mendapati error saat selesai installasi, maka dapat dijalankan perintah berikut, karena pada installasi webinoly terdapat bug certbot pada ubuntu 20.04.
Sudo apt-get install certbot -y
  1. Sampai saat ini kita telah berhasil memasang LEMP Stack menggunakan webinoly, selanjutnya kita dapat melakukan pembuatan vhost web html/php/wordpress menggunakan webinoly.

Cara Menggunakan Webinoly

Sebelum melakukan pembuatan vhost dan install SSL, pastikan bahwa Anda telah mengarahkan domaain ke VPS melalui pointing DNS. Pastikan A record utama dan www pada website Anda telah diarahkan ke IP VPS. Setelah itu, Anda bisa mengikuti step selanjutnya.

Membuat vhost untuk WordPress

  1. Pembuatan vhost web dapat diawali dengan command site namadomain.com -wp. Berikut contoh penggunaannya:
site bistar.biz.id -wp

Perintah diatas berfungsi untuk menginstall WordPress dan membuat vhost khusus utnuk domain Anda. Informasi login akan disampaikan, setelah proses install selesai.

  1. Untuk mengaktifkan SSL pada website WordPress, dapat ditambahkan parameter -ssl pada command site. Berikut perintahnya:
site bistar.biz.id -ssl=on

Setelah menjalankan command tersebut di terminal, Webinoly akan secara otomatis melakukan installasi SSL melalui certbot, dan akan menyesuaikan config pada Nginx untuk force HTTPS pada WordPress.

  1. Memasang cache pada WordPress dapat menggunakan parameter -cache
site bistar.biz.id -cache=on

Dengan menjalankan perintah daitas, secara otomatis Webinoly akan melakukan instalasi Redis Cache dan menyesuaikannya pada WordPress Anda. Hal ini membantu meningkatkan kecepatan loading pada website.

Demikian penggunaan command dari Webinoly untuk WordPress. Selengkapnya mengenai command Webinoly dapat diakses pada link berikut : Dokumentasi

Pengujian Webinoly

Langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian pada Webinoly, untuk memastikan apakah stack yang berhasil dipasang di WordPress berjalan dengan optimal, cepat, dan aman.

Terdapat beberapa metode pengujian, baik dengan menggunakan pagespeed untuk standard speed website, maupun testing pada SSL menggunakan Qualys SSL. Berikut contoh pengujiannya.

Pengujian SSL melalui Qualys

pengujian ssl menggunakan qualyssl

Untuk pengujian Standard keamanan ssl dapat mengakses halaman https://www.ssllabs.com/ssltest dengan menginput nama domain yang digunakan, pastikan hasil pengujian bernilai A sebagai standard Webinoly.

Pengujian Pagespeed

pengujian pagespeed

Pengujian kecepatan website dapat dilakukan melalui https://pagespeed.web.dev/. Pagespeed melakukan beberapa pengecekan dengan menggunakan parameter tertentu, untuk menguji apakah website benar-benar diakses dengan cepat, memiliki speed yang bagus, dan tidak ada pemblokiran seperti FCP dan LCP.

Demikian artikel kami tentang cara install LEMP Stack di VPS menggunakan Webinoly. Semoga dengan penggunaan Webinoly, Anda akan semakin mudah dalam mengelola website berbasis WordPress. Mari beralih ke VPS!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

VPS Alibaba

Andika Dwi Setyawan

Dika is a System Administrator, passionate about Linux, Networking, Cyber security and much love with Arista.