Cara Menginstall Plugin WordPress

cara install plugin di WordPress

Rumahweb kali ini akan berbagi tips untuk menginstall plugin di WordPress. Sebelumnya, kami pernah menulis plugin WordPress yang bagus untuk blog Anda. Tanpa berorasi panjang, mari kita mulai bagaimana cara menginstall plugin WordPress di account hosting Anda.

Setelah memutuskan plugin apa yang akan diinstall, kita dapat melakukan  instalasi plugin dalam 3 (tiga) cara. Yang pertama adalah, dengan cara instalasi langsung dari halaman install plugin di halaman admin WordPress.

1. Cara instalasi plugin WordPress langsung dari halaman install plugin di halaman Dashboard

Setelah login ke halaman wp-admin,  pilih menu Plugins > Add New. Kemudian Anda akan dipandu ke halaman instalasi Plugin.

Masukkan nama atau kata kunci dari plugin yang akan diinstall. Kemudian klik Install Now.

install plugin secara online

Setelah instalasi selesai, muncul tombol untuk mengaktifkan plugin. Klik Activate

active plugin wordpress

 

2. Cara instalasi plugin WordPress melalui menu “Upload”.

Cara kedua adalah melalui submenu “Upload” yang ada dalam menu Plugins. Namun sebelumnya, Anda harus terlebih dahulu mendownload plugin yang akan diinstall melalui https://wordpress.org/plugins/, Anda bisa mendownloadnya dengan gratis. Sama seperti halnya pada themes, file download plugin juga dalam bentuk kompresi .zip untuk lebih memudahkan dalam mengupload ke blog. Di halaman plugin yang Anda download, ada petunjuk installation dan juga screenshot dari plugin tersebut.

Setelah login ke halaman wp-admin,  pilih menu Plugins – Add New. Kemudian Anda akan dipandu ke halaman instalasi Plugin.

Pilik Upload Plugin > kemudian Choose File . Piilih plugin yang telah di download sebelumnya.

upload plugin wordpress

choose files plugin

Pilih file plugin yang akan diinstall, lalu klik Open

pilih file lalu open

install now

Kemudian klik “Install Now“, untuk melanjutkan proses instalasi. Apabila instalasi berhasil maka akan muncul pesan “Plugin installed successfully”. Kemudian klik link “Activate Plugin” untuk mengaktifkan plugin yang selesai kita install.

active plugin

 

3. Cara instalasi plugin WordPress melalui cPanel atau FTP.

Cara ketiga adalah dengan mengupload manual, baik melalui File Manager maupun FTP. Setelah Anda download pluginnya, silahkan upload ke cpanel account di folder wp-content/plugins/. Silahkan ekstrak sesuai petunjuk dari plugin tersebut. Panduan dapat disimak dihalaman “Install Plugin WordPress dari cPanel”

Sama halnya seperti themes, untuk mengaktifkan plugin tersebut dilakukan melalui admin WordPress. Silahkan login ke administrator WordPress, lalu activated plugin yang dimaksud. Di dashboard sudah bertambah plugin baru.

Tips : Kami sarankan agar Anda tidak terlalu banyak menggunakan plugin, karena plugin yang aktif juga membutuhkan resource pada hosting, yang bisa menyebabkan website lebih lambat ketika diakses. Hapus plugin yang tidak diperlukan, jika ada plugin yang tidak diaktifkan.

Tips terakhir tentang plugin dan harus Anda perhatikan adalah, jangan gunakan Plugin nulled atau palsu yang biasanya tersedia dari theme nulled. Hal tersebut bisa menyebabkan website Anda bisa terkena malware dan terhack.

 

Mailer SMTP Authentication

Mungkin anda pernah mendengar mengenai SMTP authentication yang berfungsi untuk memverifikasi dan memvalidasi email account. Pada prinsipnya fungsi ini adalah untuk mengecek apakah email yang akan di kirimkan tersebut valid atau tidak. Selain itu juga SMTP authentication berfungsi untuk memvalidasi email pengirim supaya bisa menggunakan email account aktif yang kita tentukan. SMTP authentication ini pada dasarnya hampir sama dengan fungsi mail() di php, hanya saja lebih lengkap dengan valid. Jika pada fungsi mail() sender atau pengirim akan terbaca sebagai nobody@namaserver.com maka dengan SMTP authentication ini email pengirim bisa dibaca sesuai dengan email pengirim, misalnya saja saya@yahoo.com atau saya@namadomain.com.

Banyak provider hosting mendisable sender nobody, karena hal ini sangat riskan terhadap server mail tujuan. Sender nobody ini sering sekali dianggap sebagai spam oleh mail server tujuan, yang mana pada akhirnya jika suatu server sering melakukan spam, maka server mail tujuan akan memblok IP dari server pengirim. Jadi untuk mencegah hal tersebut, akan lebih baik jika menggunakan SMTP authentication. Lagipula dengan email saya@namadomain.com akan lebih kelihatan bonafit daripada menggunakan nama domain lain seperti nobody@namaserver.com

Dengan sedikit modifikasi dan setting, sistem pengiriman email anda menjadi lebih baik lagi. Untuk contoh penggunaan SMTP Authentication bisa dilihat di artikel membuat form kontak.