Setelah mempelajari variabel, tipe data, dan operator pada belajar Python part 2, kini saatnya memahami bagaimana program dapat mengambil keputusan dan melakukan perulangan secara otomatis melalui penggunaan struktur kontrol dalam pemrograman.
Dengan memahami prinsip ini, Anda dapat menulis kode Python yang mampu merespons berbagai kondisi dengan lebih baik.
Implementasi Pengkondisian dengan Pernyataan If
1. Struktur Sintaks
Pernyataan if dalam Python merupakan perkondisian yang mengikuti struktur jenjang, hal ini memungkinkan evaluasi kondisi bertingkat dalam program. Konsep dasarnya adalah mengevaluasi suatu kondisi logis dan mengeksekusi parameter tertentu jika kondisi tersebut bernilai True.
Python mendukung struktur if yang dapat memeriksa beberapa kondisi secara berurutan menggunakan kombinasi if, elif (else if), dan else. Pendekatan ini memungkinkan program merespons berbagai kemungkinan alur logika dengan cara yang terstruktur dan mudah dibaca. Berikut syntax-nya :
if kondisi_utama:
# eksekusi blok kode untuk kondisi benar
elif kondisi_alternatif:
# eksekusi blok kode untuk kondisi alternatif
else:
# eksekusi blok kode untuk semua kondisi salah
2. Contoh Penggunaan If
Berikut contoh penerapan dari penggunaan perkondisian If:
nilai_mahasiswa = 75
if nilai_mahasiswa >= 85:
print("Grade A")
elif nilai_mahasiswa >= 70:
print("Grade B")
elif nilai_mahasiswa >= 60:
print("Grade C")
else:
print("Diperlukan pemeriksaan lanjutan")Catatan: Penerapan indentasi (spasi masuk ke dalam) secara konsisten menggunakan empat spasi, merupakan standar konvensi Python. Struktur elif memungkinkan evaluasi multiple kondisi secara efisien, menghindari nested if yang kompleks.
Perulangan For
1. Struktur syntax
Perulangan for dalam Python adalah salah satu struktur kontrol yang digunakan untuk melakukan iterasi, yaitu menjalankan perintah secara berulang terhadap setiap elemen dalam sebuah struktur data.
Struktur data yang umum digunakan dalam perulangan ini meliputi list (daftar), tuple (kumpulan tetap), string (teks), dan dictionary (kamus data). Dengan perulangan for, Anda dapat menjalankan instruksi untuk setiap item tanpa harus menuliskannya satu per satu.
Python juga menyediakan fungsi bantu seperti range() untuk menghasilkan urutan angka secara otomatis, sehingga sangat berguna dalam kasus perulangan dengan jumlah tertentu. Selain itu, for juga dapat digunakan dalam perulangan bersarang (nested loop), yaitu saat satu perulangan berada di dalam perulangan lainnya. Berikut contoh syntax-nya:
for elemen in koleksi_data:
for elemen in koleksi_data:
# proses setiap elemen
2. Contoh Penggunaan for
Berikut contoh penerapan dari penggunaan perulangan for:
# Daftar bahasa pemrograman
daftar_bahasa = ["Python", "JavaScript", "Java", "C++"]
# Ulangi untuk setiap item dalam daftar
for bahasa in daftar_bahasa:
print("Bahasa pemrograman:", bahasa)
3. Pemanfaatan Fungsi range()
Fungsi range() menghasilkan sequence numerik untuk keperluan iterasi, contohnya:
# Gunakan range untuk membuat urutan angka dari 1 sampai 10
for angka in range(1, 11):
# Hitung angka kuadrat (angka x angka)
hasil = angka ** 2
print(angka, "pangkat 2 =", hasil)
Catatan: Dalam Python, fungsi range(start, stop) akan menghasilkan angka dari nilai awal (start) sampai satu angka sebelum nilai akhir (stop). Angka 11 tidak ditampilkan sebagai hasil dari range(1, 11), karena range() hanya sampai sebelum angka terakhir. Ini adalah perilaku standar Python yang mengikuti prinsip inclusive (termasuk) di awal, exclusive (tidak termasuk) di akhir.
4. Nested Loop
Perulangan bersarang (nested loop) akan berguna ketika ingin mengulang sesuatu dalam bentuk dua dimensi, seperti membuat tabel, pola, atau kombinasi dua nilai, contohnya:
# Perulangan untuk baris 1 sampai 3
for baris in range(1, 4):
# Perulangan di dalamnya untuk kolom 1 sampai 3
for kolom in range(1, 4):
# Hitung hasil perkalian antara baris dan kolom
hasil = baris * kolom
# Tampilkan hasilnya
print(baris, "×", kolom, "=", hasil)
Perulangan While
1. Struktur Syntax
Perulangan while digunakan saat membutuhkan program terus mengulang suatu perintah selama syarat tertentu masih terpenuhi. Jadi selama kondisi yang diperiksa bernilai benar (True), maka perintah di dalam perulangan akan terus dijalankan berulang kali.
Berbeda dengan for yang biasanya digunakan saat kita tahu berapa kali ingin mengulang, while cocok digunakan saat belum mengetahui secara pasti berapa kali perulangan akan terjadi, dan hanya ingin mengulang selama syarat tertentu belum berubah. Contoh syntaxnya:
while kondisi_berlanjut:
while kondisi_berlanjut:
# blok kode iteratif
2. Implementasi While
Berikut contoh penerapan dari penggunaan perulangan while:
counter = 1
while counter <= 10:
print(f"Iterasi ke-{counter}")
counter += 1
Break dan Continue
Selanjutnya dalam seri belajar python part 3 ini kita akan belajar break and continue. Dalam perulangan, kadang kita ingin menghentikan suatu proses lebih awal atau melewati langkah tertentu. Maka kita dapat menggunakan break dan continue, yaitu:
- break digunakan untuk menghentikan perulangan secara total. Begitu break dijalankan, program langsung keluar dari loop, meskipun masih ada sisa iterasi.
- continue digunakan untuk melewati satu iterasi, lalu lanjut ke iterasi berikutnya. Artinya, kode di bawah continue tidak akan dijalankan untuk iterasi itu.
Contoh penerapannya sebagai berikut:
for angka in range(1, 20):
if angka % 7 == 0:
break # berhenti total jika ketemu angka kelipatan 7
if angka % 2 == 0:
continue # lewati angka genap, lanjut ke angka berikutnya
print("Angka ganjil:", angka)
Penutup
Penguasaan struktur kontrol if, for, dan while merupakan dasar penting dalam pemrograman Python. Ketiga elemen ini memungkinkan pengembangan logika program yang kompleks dan efisien.
Pembahasan selanjutnya pada series belajar python part 4, kita akan mengeksplorasi konsep fungsi dan modularisasi kode untuk pengembangan aplikasi yang lebih terstruktur dan maintainable.
Demikian tutorial belajar Python part 3 dari Rumahweb, semoga bermanfaat.


