Banner - Cara Install WordPress di cPanel

Cara Install WordPress di cPanel Terlengkap

Ingin membuat website dengan WordPress, tetapi belum tahu cara memasangnya di hosting? Anda bisa melakukan install WordPress di cPanel tanpa harus menulis kode secara manual. Dengan bantuan fitur seperti Softaculous dan WordPress Toolkit, proses instalasi dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Dalam artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah instalasi WordPress melalui kedua fitur tersebut, mulai dari persiapan hingga memastikan website berhasil diakses.

Ringkasan

  • Pastikan domain dan hosting sudah siap digunakan serta Anda memiliki akses ke cPanel.
  • Gunakan fitur auto-installer untuk memasang WordPress dengan mengatur domain, direktori, dan akun administrator.
  • Manfaatkan fitur pengelolaan WordPress di cPanel untuk melakukan instalasi melalui langkah-langkah yang tersedia.
  • Pastikan website dapat diakses melalui domain dan dashboard WordPress dapat dibuka melalui /wp-admin.
  • Periksa konfigurasi domain, direktori instalasi, kapasitas hosting, dan pesan error jika proses instalasi gagal.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan Sebelum Install WordPress di cPanel?

Sebelum melakukan install WordPress di cPanel, ada beberapa hal yang perlu Anda pastikan agar proses instalasi berjalan lancar. Berikut persiapan yang perlu diperhatikan.

1. Domain dan Hosting Aktif

Pastikan domain dan layanan hosting Anda sudah aktif. Selain itu, domain yang akan digunakan untuk WordPress harus sudah diarahkan ke layanan hosting tujuan. Dengan begitu, website dapat diakses melalui domain setelah proses instalasi selesai dan konfigurasi DNS sudah sesuai.

2. Kapasitas Penyimpanan Hosting

Pastikan kapasitas hosting masih mencukupi untuk instalasi WordPress dan penyimpanan file website. Jika menggunakan Unlimited Hosting, periksa penggunaan inode dan pastikan jumlahnya belum mendekati batas 250.000 inode. Sementara itu, jika menggunakan WordPress Hosting atau Cloud Hosting, periksa penggunaan disk space melalui cPanel dan pastikan ruang penyimpanan masih tersedia.

3. Akses Login cPanel

Pastikan Anda memiliki username dan password untuk login ke cPanel hosting. Anda akan menggunakan cPanel untuk mengakses fitur instalasi WordPress, seperti Softaculous atau WordPress Toolkit. Jika menu tersebut tidak tersedia, periksa fitur yang disediakan oleh paket hosting Anda atau hubungi penyedia hosting.

Pindah Hosting ke Rumahweb Gratis

Pilihan Metode Install WordPress di cPanel

Ada tiga cara yang bisa Anda gunakan untuk install WordPress di cPanel, yaitu melalui Softaculous, WordPress Toolkit, dan instalasi manual. Dua metode pertama memanfaatkan fitur instalasi yang tersedia di cPanel, sedangkan metode manual dilakukan dengan mengunggah file WordPress dan membuat database sendiri. Anda bisa memilih metode yang sesuai dengan fitur hosting dan kebutuhan website.

1. WordPress Manager by Softaculous

Softaculous adalah fitur auto-installer yang memungkinkan Anda memasang berbagai aplikasi web, termasuk WordPress, melalui cPanel. Anda cukup memilih WordPress, menentukan domain dan konfigurasi instalasi, lalu menjalankan proses instalasi. Metode ini cocok bagi Anda yang ingin memasang WordPress dengan langkah yang praktis.

2. WordPress Toolkit

WordPress Toolkit merupakan fitur di cPanel untuk memasang dan mengelola website WordPress. Selain instalasi, fitur ini juga menyediakan sejumlah opsi pengelolaan WordPress melalui satu antarmuka. Jika WordPress Toolkit tersedia pada layanan hosting Anda, Anda dapat menggunakannya sebagai alternatif Softaculous untuk memasang WordPress.

3. Secara Manual di cPanel

Jika Softaculous atau WordPress Toolkit tidak tersedia, Anda tetap bisa memasang WordPress secara manual. Metode ini dilakukan dengan mengunduh file WordPress dari situs resminya, mengunggah file ke hosting melalui File Manager atau FTP, membuat database MySQL beserta user-nya, lalu menghubungkan WordPress ke database tersebut. Setelah konfigurasi selesai, Anda dapat melanjutkan instalasi melalui browser.

Cara Install WordPress di cPanel

Pada panduan ini, kami akan membahas cara install WordPress di cPanel melalui fitur WordPress Manager by Softaculous dan WordPress Toolkit. Karena cPanel memiliki dua pilihan theme, yakni Jupiter (Classic) dan Meridian (terbaru), kami juga akan menjelaskan langkah instalasi pada kedua theme tersebut agar Anda dapat mengikuti panduan sesuai tampilan cPanel yang digunakan.

WordPress Manager by Softaculous

Cara install WordPress melalui WordPress Manager by Softaculous pada theme Jupiter dan Meridian pada dasarnya sama. Perbedaannya terletak pada menu yang digunakan untuk mengakses Softaculous. Silakan ikuti salah satu langkah berikut sesuai dengan theme cPanel yang Anda gunakan:

Theme Jupiter

  1. Login ke cPanel.
  2. Setelah login ke cPanel, kemudian Anda dapat masuk ke menu shortcut Softaculous seperti gambar berikut:
Menu WordPress Manager by Softaculous
  1. Kemudian Anda klik tombol “Install” untuk memulai memasang WordPress.
Tombol Install WordPress
  1. Kemudian Anda tinggal mengisi nama domain yang ingin dipasang WordPress hingga username dan password admin WordPress Anda pada kolom yang disediakan.
Isi instalasi WordPress di cPanel
  1. Setelah semua data terisi, langkah terakhir klik tombol Install untuk memulai instalasi.

Theme Meridian

  1. Login ke cPanel.
  2. Setelah login ke cPanel, kemudian Anda dapat masuk ke menu shortcut Softaculous seperti gambar berikut:
Menu Softaculous Apps Installer
  1. Kemudian akan muncul halaman utama Softaculous. Untuk menginstall WordPress dari cPanel, silakan klik logo WordPress yang ada di halaman utama Softaculous.
halaman utama softaculous
  1. Di halaman ini, kita dapat melakukan pengecekkan apakah space hosting yang kita miliki masih cukup atau tidak untuk melakukan instalasi WordPress. Pengecekan space hosting ini bisa dilihat di kolom “Space required”. Dimana “Available Space” harus lebih besar daripada “Required Space”.
tampilan instalasi WordPress di cPanel
  1. Halaman berikutnya adalah halaman untuk setting instalasi WordPress. Kolom yang diberi tanda panah merah adalah kolom yang harus kita sesuaikan isiannya.

Penting untuk diperhatikan : Hapus wp pada kolom in directory, agar website bisa diakses langsung dengan nama utama Anda. Perhatikan pada gambar.

keterangan cara install wordpress di softaculous

Petunjuk Pengisian

Saat melakukan instalasi WordPress melalui Softaculous, perhatikan beberapa kolom berikut:

  • Choose Domain: Pilih domain atau subdomain yang akan digunakan untuk instalasi WordPress. Jika ingin memasangnya di domain utama, pastikan domain yang dipilih sudah benar.
  • Choose Installation URL: Kosongkan kolom ini jika WordPress ingin dipasang langsung di direktori utama domain, seperti public_html. Jika ingin memasangnya di subfolder, masukkan nama folder yang diinginkan.
  • Site Name: Isi dengan nama website yang akan dibuat.
  • Site Description: Masukkan deskripsi singkat yang menjelaskan website Anda.
  • Admin Password: Ganti password bawaan Softaculous dengan password yang kuat. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol jika didukung.
  • Admin Email: Isi dengan alamat email aktif yang Anda gunakan agar dapat menerima informasi terkait akun administrator WordPress.
  1. Setelah semua isian benar, klik “Install” untuk melakukan instalasi WordPress.
tombol install WordPress di cpanel
  1. Kemudian kita akan dibawa menuju halaman “progress bar” instalasi. Tunggu sampai proses instalasi benar-benar selesai hingga indikator penuh dan menunjukkan angka 100%.
Tunggu hingga proses instalasi selesai
  1. Setelah progress bar penuh dan menunjukkan angka 100%, Softaculous akan membawa kita ke halaman Post-instalatian Overview. Klik “Return to Overview” untuk kembali ke halaman utama Softaculous.
hasil instalasi wordpress di softaculous

Sampai tahap ini, install WordPress di cPanel telah selesai. Selanjutnya Anda dapat login ke Dashboard WordPress untuk mendesain websitenya.

WordPress Management (WP Toolkit)

Pada theme Meridian, menu WordPress Management (WP Toolkit) tidak tersedia seperti pada theme Jupiter. Menu WordPress yang ada di Meridian akan mengarahkan Anda ke WordPress Manager by Softaculous. Karena itu, jika Anda ingin menginstal WordPress melalui Softaculous, Anda dapat mengikuti langkah-langkah pada bagian sebelumnya.

Meski demikian, saat membuat addon domain atau subdomain di cPanel Meridian, Anda mungkin menemukan opsi untuk menginstal WordPress secara langsung. Jika opsi tersebut tersedia, Anda dapat menggunakannya untuk memasang WordPress pada domain atau subdomain yang baru dibuat tanpa harus membuka WordPress Manager secara terpisah.

Bagi Anda yang menggunakan Theme Jupiter dan ingin menginstall melalui menu WordPress Toolkit, berikut langkah-langkah yang bisa anda ikuti.

  1. Silahkan login ke cPanel
  2. Setelah masuk ke cPanel, cari menu WordPress Management seperti berikut ini:
menu WordPress Management
  1. Pada halaman WordPress Toolkit tampilannya seperti berikut
install wordpress melalui WordPress Management

Tombol Install digunakan untuk instalasi WordPress baru, sedangkan tombol scan digunakan untuk menambahkan WordPress yang sudah ada sebelumnya di hosting ke dalam list WordPress Toolkitnya.

  1. Untuk memulai instalasi WordPress baru, silahkan klik install.
isi data instalasi

Keterangan install WordPress di WP Toolkits

  1. Instalation path digunakan untuk memilih protokol akses WordPress nya, HTTP atau HTTPS dan domain yang akan digunakan, serta path instalation untuk instalasi wordpress pada subfolder. JIka untuk addon domain silahkan ubah domainnya sesuai domain addon yang akan diinstall.
  2. Website Title untuk memberi judul website WordPress yang akan dibuat.
  3. Plugin / Theme set digunakan untuk memilih bundle plugin / tema yang disediakan oleh WordPress Toolkitnya.
  4. Website language untuk pengaturan bahasa pada websitenya.
  5. Version untuk memilih versi wordpress (disarankan yang paling update / baru)
  6. Username digunakan untuk setting username admin WordPressnya.
  7. Password digunakan untuk setting password login admin WordPressnya.
  8. Email adalah email admin yang akan disetting pada user admin WordPressnya.

Setelah selesai mengisi data silahkan klik tombol Install dan tunggu sampai proses instalasinya selesai.

Video Tutorial Cara Install WordPress di cPanel

Agar lebih mudah dipahami, Anda juga dapat menyimak video tutorial berikut yang membahas langkah-langkah install WordPress melalui cPanel.

Cara Memastikan WordPress Berhasil Diinstal

Setelah proses instalasi selesai, Anda perlu memastikan WordPress sudah terpasang dengan benar dan website dapat diakses. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Buka Website melalui Domain: Akses domain yang Anda gunakan saat instalasi WordPress melalui browser. Jika instalasi berhasil dan domain sudah mengarah ke hosting dengan benar, halaman website WordPress akan ditampilkan.
  2. Login ke Dashboard WordPress: Buka halaman login WordPress melalui alamat domainanda.com/wp-admin, lalu masukkan username dan password administrator yang telah dibuat saat instalasi. Jika berhasil login dan masuk ke dashboard WordPress, instalasi sudah berjalan dengan baik.

Troubleshooting Kegagalan Install WordPress di cPanel

Proses instalasi WordPress terkadang mengalami kendala, baik karena konfigurasi domain, lokasi instalasi, maupun keterbatasan resource hosting. Berikut beberapa masalah yang umum terjadi beserta cara mengatasinya.

1. Instalasi WordPress Gagal karena File index.php Sudah Ada

Proses instalasi WordPress melalui Softaculous terkadang gagal karena file index.php sudah ada di direktori tujuan instalasi. Kondisi ini bisa terjadi karena setelah domain dan hosting Rumahweb aktif, terdapat file index.php bawaan hosting yang digunakan untuk menampilkan halaman default.

Untuk mengatasinya, buka menu File Manager di cPanel, lalu masuk ke direktori tujuan instalasi WordPress. Periksa apakah direktori tersebut sudah berisi file website atau instalasi WordPress sebelumnya.

Jika Anda menemukan file index.php bawaan hosting dan memastikan file tersebut hanya digunakan untuk menampilkan halaman default, Anda dapat menghapusnya, kemudian mencoba kembali proses instalasi WordPress melalui Softaculous. Pastikan file tersebut bukan bagian dari website atau instalasi yang sudah ada agar tidak mengganggu website yang sedang digunakan.

2. WordPress Terinstal di Direktori yang Salah

Jika WordPress berhasil diinstal, tetapi website hanya dapat diakses melalui alamat seperti domainanda.com/wordpress, kemungkinan instalasi dilakukan di subfolder wordpress.

Jika Anda ingin WordPress tampil langsung saat pengunjung membuka domain utama, pastikan direktori instalasi sesuai dengan document root domain tersebut. Untuk domain utama yang menggunakan public_html sebagai document root, instalasi biasanya dilakukan di direktori tersebut dengan mengosongkan kolom direktori instalasi pada Softaculous.

3. Website Belum Bisa Diakses setelah Instalasi

Jika WordPress sudah berhasil diinstal tetapi website belum dapat diakses, periksa beberapa hal berikut:

  • Periksa DNS domain: Pastikan domain sudah mengarah ke server hosting yang benar. Jika baru melakukan perubahan DNS, tunggu hingga propagasi selesai.
  • Periksa SSL: Jika website menggunakan HTTPS dan muncul peringatan keamanan, pastikan sertifikat SSL sudah aktif dan terpasang dengan benar.
  • Periksa direktori instalasi: Pastikan WordPress diinstal pada direktori yang sesuai dengan domain yang digunakan.
  • Periksa pesan error: Jika muncul error seperti 403 Forbidden, 404 Not Found, atau 500 Internal Server Error, periksa konfigurasi website dan log error untuk mengetahui penyebabnya.

Jika kendala masih terjadi setelah pemeriksaan tersebut, Anda dapat menghubungi tim technical support hosting dengan menyertakan domain dan pesan error yang muncul agar penyebabnya dapat ditelusuri lebih lanjut.

BACA JUGA: Cara Membuat Artikel Blog yang Benar dan Menarik

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan popular tentang cara install WordPress di cPanel hosting.

Berapa banyak WordPress yang bisa ditambahkan di satu hosting?

Jumlah instalasi WordPress yang dapat di install bergantung pada paket hosting yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan layanan Unlimited Hosting di Rumahweb, Anda masih bisa melakukan instalasi WordPress selama inodes tidak lebih dari limit 250.000. Sedangkan untuk WordPress Hosting dan Cloud Hosting, tergantung disk usage paket yang Anda gunakan.


Mengapa ada peringatan ketika memilih protocol HTTPS?

Peringatan muncul dapat disebabkan SSL pada Hosting belum terpasang. Anda dapat tetap memilih HTTPS untuk proses instalasi WordPress. Setelah itu Anda perlu memasang SSL di dalam hosting. Anda bisa menggunakan SSL Gratis dari hosting atau menggunakan SSL berbayar. Panduannya bisa Anda pelajari di artikel berikut.


Mengapa kolom In Directory sebaiknya dikosongkan?

Tujuannya agar domain dapat diakses melalui domain utama secara langsung. Apabila Anda mengisi directory saat instalasi, maka website baru bisa diakses dengan format namadomain/directory sesuai yang Anda isi.


Apakah WordPress bisa dipasang di subdomain atau addon domain?

Bisa. Ketika proses instalasi, pastikan Anda memilih nama subdomain atau addon domain yang ingin Anda tuju untuk proses instalasi WordPress. Namun sebelum itu, pastikan Anda sudah menambahkan subdomain atau addon domain di dalam hosting yang Anda gunakan.


Penutup

Cara install WordPress di cPanel dapat dilakukan dengan mudah melalui Softaculous maupun WordPress Toolkit, tergantung fitur yang tersedia pada layanan hosting Anda. Pastikan domain, kapasitas hosting, dan direktori instalasi sudah sesuai agar proses pemasangan berjalan lancar.

Setelah WordPress berhasil diinstal, Anda bisa mulai mengatur tampilan website, membuat halaman, dan menerbitkan konten sesuai kebutuhan. Jika mengalami kendala saat instalasi, periksa kembali konfigurasi domain dan direktori tujuan sebelum mencoba ulang prosesnya.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 4.3 / 5. Vote count: 65

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?