Setting force HTTPS menggunakan htaccess

force htaccess domain ke https

Agar website bisa diakses langsung menggunakan link HTTPS, Anda bisa mengarahkan domainnya ke link https dengan cara mengubah file .htaccess. Berikut panduan mengarahkan domain ke https melalui .htaccess :

Tempatkan file .htaccess tersebut di root folder website, maka semua akses website akan diarahkan menggunakan protokol https.

.htaccess: Setting Custom Index

cara membuat htaccess pada hosting rumahweb 2

File .htaccess juga dapat digunakan untuk melakukan setting index. Seperti directory listing atau custom file index (selain index.php atau index.html). Berikut adalah beberapa contoh yang dapat digunakan:

  • Mengaktifkan/menonaktifkan directory listing

Untuk mengaktifkan directory listing, dapat dilakukan dengan menambahkan baris berikut pada .htaccess:

 

cara menggunakan htaccess rumahweb 1

Atau apabila ingin merubah model directory listing agar menampilkan data yang lebih lengkap, seperti file size, tanggal modifikasi file, dlsb, dapat menggunakan baris berikut:

cara membuat htaccess pada hosting rumahweb 2

Untuk menonaktikfkan directory listing kode yang digunakan adalah sebagai berikut:

Apabila menonaktifkan directory listing, apabila tidak terdapat file index, seperti home.php, home.html, index.php atau index.html, maka akan muncul tampilan berikut:

menonaktikfkan directory listing yang error di hosting 3

  • Tidak menampilkan file dengan ekstensi khusus

Opsi lainnya, yakni dengan tidak menampilkan pada directory listing file-file dengan ekstensi khusus yang tidak ingin ditampilkan. Untuk ini dapat memasukkan kode berikut:

Apabila menggunakan kode ini, directory listing tidak akan menampilkan file-file yang berekstensi .tar.gz dan .txt. Opsi ini dapat diganti pula dengan ekstensi lain, seperti: *.exe, *.zip, *.deb, dlsb

  • Memodifikasi file index

Opsi lainnya juga dapat dilakukan dengan melakukan modifikasi file index. Seperti apabila kita ingin menggunakan file anu.php yang menjadi file index, maka kita dapat memasukkan kode berikut di .htaccess:

Di belakang “DirectoryIndex”, silahkan dimasukkan nama file yang akan dijadikan file index.

Selamat mencoba.

Cara memblokir IP dengan menggunakan .htaccess

Cara memblokir IP dengan menggunakan .htaccess

Cara memblokir IP dengan menggunakan htaccess, Buat atau edit file dengan nama .htaccess dan isi file tersebut dengan salah satu script di bawah ini :

– Untuk melakukan block pada satu IP Address :

order allow,deny
deny from 127.0.0.1
allow from all

– Untuk melakukan block Multiple IP Address :

order allow,deny
deny from 130.0.0.1
deny from 130.0.0.2
deny from 130.0.0.3
allow from all

atau

order allow,deny
deny from 192.168.11.12/21
deny from 112.0.0.2/22
deny from 122.0.0.3/30
allow from all

Untuk tampilan gambarnya sebagai berikut :

Cara memblokir IP dengan menggunakan .htaccess

Demikian panduan blokir IP dari .htaccess, semoga bermanfaat.

Redirect domain di Plesk Panel menggunakan file .htaccess

OG Redirect domain di Plesk Panel menggunakan file .htaccess step

Panduan ini menjelaskan bagaimana cara redirect domain di Plesk Panel menggunakan file .htaccess

1. Login ke Plesk Panel WordPress Hosting >> Websites & Domains >> kemudia masuk ke menu file manager

Redirect domain di Plesk Panel menggunakan file .htaccess step 1

2. Buat file baru dari menu “New” >> “Create File” seperti gambar berikut

Cara Redirect domain di Plesk Panel menggunakan file .htaccess step 2

3. Beri nama file yang baru tersebut dengan nama file: .htaccess kemudian klik OK

Setting Redirect domain di Plesk Panel menggunakan file .htaccess step 3

Apabila di dalam folder public_html sudah terdapat file .htaccess maka step 2 dan 3 bisa dilewati dan diganti dengan edit file .htaccess yang sudah dibuat sebelumnya.

4. Isilah file .htaccess dengan baris berikut (url-tujuan.com disesuaikan dengan nama domain atau url tujuan redirect):

Redirect 301 / http://url-tujuan.com/

Kemudian save file .htaccess , sampai disini domain telah berhasil di redirect ke alamat tujuan. Setting redirect tersebut diatas menggunakan opsi 301 (Permanent) Redirect. Redirect dengan type ini merupakan type yang paling umum digunakan.

====================

Apabila ingin menggunakan redirect dengan type yang lain maka bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Berikut ini beberapa opsi redirect

  • 302 (Temporary) Redirect. Opsi ini dapat digunakan ketika Anda hanya ingin redirect sementara landing page website, dan ingin mengembalikan ke landing page utama website dikemudian hari.

Redirect 302 / http://url-tujuan.com/

  • Mengarahkan index.html untuk subfolder tertentu

Redirect /index.html http://domaincontoh.com/direktoribaru/

  • Redirect file lama ke path file baru:

Redirect /direktorilama/filelama.html http://domaincontoh.com/direktoribaru/filebaru.html

Klik save untuk menyimpan, dan redirect domain WordPress hosting Rumahweb telah selesai.