Setting force HTTPS menggunakan htaccess

force htaccess domain ke https

Agar website bisa diakses langsung menggunakan link HTTPS, Anda bisa mengarahkan domainnya ke link https dengan cara mengubah file .htaccess. Berikut panduan mengarahkan domain ke https melalui .htaccess :

Tempatkan file .htaccess tersebut di root folder website, maka semua akses website akan diarahkan menggunakan protokol https.

.htaccess: Seting Custom Index

File .htaccess juga dapat digunakan untuk melakukan seting index. Seperti directory listing atau custom file index (selain index.php atau index.html). Berikut adalah beberapa contoh yang dapat digunakan:

  • Mengaktifkan/menonaktifkan directory listing

Untuk mengaktifkan directory listing, dapat dilakukan dengan menambahkan baris berikut pada .htaccess:

allow-directory-listing-htaccess1

Atau apabila ingin merubah model directory listing agar menampilkan data yang lebih lengkap, seperti file size, tanggal modifikasi file, dlsb, dapat menggunakan baris berikut:

fancy-directory-listing-htaccess

Untuk menonaktikfkan directory listing kode yang digunakan adalah sebagai berikut:

Apabila menonaktifkan directory listing, apabila tidak terdapat file index, seperti home.php, home.html, index.php atau index.html, maka akan muncul tampilan berikut:

403-directory-listing-error-htaccess

  • Tidak menampilkan file dengan ekstensi khusus

Opsi lainnya, yakni dengan tidak menampilkan pada directory listing file-file dengan ekstensi khusus yang tidak ingin ditampilkan. Untuk ini dapat memasukkan kode berikut:

Apabila menggunakan kode ini, directory listing tidak akan menampilkan file-file yang berekstensi .tar.gz dan .txt. Opsi ini dapat diganti pula dengan ekstensi lain, seperti: *.exe, *.zip, *.deb, dlsb

  • Memodifikasi file index

Opsi lainnya juga dapat dilakukan dengan melakukan modifikasi file index. Seperti apabila kita ingin menggunakan file anu.php yang menjadi file index, maka kita dapat memasukkan kode berikut di .htaccess:

Di belakang “DirectoryIndex”, silahkan dimasukkan nama file yang akan dijadikan file index.

Selamat mencoba.

Redirect domain di Plesk Panel menggunakan file .htaccess

Panduan ini menjelaskan bagaimana cara melakukan redirect di Plesk Panel menggunakan file .htaccess

1. Login ke Plesk Panel WordPress Hosting >> Websites & Domains >> kemudia masuk ke menu file manager

1_file_manager

2. Buat file baru dari menu “New” >> “Create File” seperti gambar berikut

2_create_file

3. Beri nama file yang baru tersebut dengan nama file: .htaccess kemudian klik OK

3_htaccess

Apabila di dalam folder public_html sudah terdapat file .htaccess maka step 2 dan 3 bisa dilewati dan diganti dengan edit file .htaccess yang sudah dibuat sebelumnya.

4. Isilah file .htaccess dengan baris berikut (url-tujuan.com disesuaikan dengan nama domain atau url tujuan redirect):

Redirect 301 / http://url-tujuan.com/

Kemudian save file .htaccess , sampai disini domain telah berhasil di redirect ke alamat tujuan. Setting redirect tersebut diatas menggunakan opsi 301 (Permanent) Redirect. Redirect dengan type ini merupakan type yang paling umum digunakan.

====================

Apabila ingin menggunakan redirect dengan type yang lain maka bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Berikut ini beberapa opsi redirect

  • 302 (Temporary) Redirect. Opsi ini dapat digunakan ketika Anda hanya ingin redirect sementara landing page website, dan ingin mengembalikan ke landing page utama website dikemudian hari.

Redirect 302 / http://url-tujuan.com/

  • Mengarahkan index.html untuk subfolder tertentu

Redirect /index.html http://domaincontoh.com/direktoribaru/

  • Redirect file lama ke path file baru:

Redirect /direktorilama/filelama.html http://domaincontoh.com/direktoribaru/filebaru.html