Mengaktifkan Debug Pada Prestashop 1.7

open graph prestashop

Terkadang error pada Prestashop 1.7 tidak muncul pada error log. Untuk mengetahui penyebab error, dapat dilakukan dengan mengaktifkan debug pada instalasi Prestashop. Mengaktifkan opsi debug dapat membantu, terutama bila muncul error seperti tampilan halaman kosong/blank, atau “500 Internal Server Error”.

Continue reading “Mengaktifkan Debug Pada Prestashop 1.7”

Melakukan Debug Pada WordPress

OG WordPress Themes

Terkadang error pada WordPress tidak muncul pada error log. Hal ini dapat disiasati dengan mengaktifkan debug pada WordPress. Mengaktifkan debug pada WordPress bisa dilakukan dengan penyesuaian pada file “wp-config.php”.

Berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan debug pada WordPress :

Continue reading “Melakukan Debug Pada WordPress”

Membatasi Ukuran Cache Plugin Autoptimize

Membatasi Ukuran Cache Plugin Autoptimize

Salah satu plugin yang membantu mempercepat website berbasis WordPress adalah plugin “Autoptimize”. Namun plugin ini juga akan cepat membuat penggunaan kuota hosting membengkak.

Salah satu trik untuk mengurangi kemungkinan membengkaknya kuota hosting saat menggunakan plugin “Autoptimize” adalah dengan menambahkan script pada file functions.php pada themes yang digunakan.

Continue reading “Membatasi Ukuran Cache Plugin Autoptimize”

Melakukan Backup, Terminate dan Restore Akun di cPanel Menggunakan SSH/Command Line

open graph Melakukan backup terminate dan restore melalui SSH

Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan command line/ssh, untuk melakukan backup, terminate atau restore akun pada VPS dengan cPanel, dapat dilakukan dengan relatif lebih cepat menggunakan command line/ssh. Untuk mengetahui bagaimana melakukan koneksi SSH ke VPS, silahkan mempelajari panduan di halaman Melakukan Koneksi SSH Menggunakan Putty. Berikut detail perintah yang digunakan.

Continue reading “Melakukan Backup, Terminate dan Restore Akun di cPanel Menggunakan SSH/Command Line”

Menghapus Email Di Folder Trash Menggunakan Cron Job

Menghapus Email Pada Folder Trash Menggunakan Cron Job

Bagi Anda pengguna VPS cPanel yang mendapati server penuh karena disebabkan banyaknya email yang tersimpan di folder trash, Anda tidak perlu repot menghapusnya satu persatu. Anda dapat dengan mudah menghapus email trash menggunakan cron job seperti informasi berikut.

Seperti diketahui bersama, untuk menghapus email bisa dilakukan melalui menu cPanel email disk usage. Namun Anda perlu melakukannya satu per satu di domain yang Anda miliki. Lantas, bagaimana cara tercepat untuk menghapus semua email yang masih tersimpan difolder trash ? Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan cron job. Berikut script yang dapat digunakan:

Untuk isian “UserCpanel” silahkan diganti dengan nama user cpanel akun yang digunakan. Cron ini akan menghapus semua email trash yang ada pada cPanel akun hosting. Cron ini dapat dijalankan satu kali tiap dini hari sesuai panduan yang ada di halaman Panduan Setting Cron Jobs di cPanel. Berikut salah satu contoh cron job yang sudah dibuat:

Menghapus Email Pada Folder Trash Menggunakan Cron Job

Demikian panduan menghapus email pada folder trash menggunakan cron job, semoga bermanfaat. Seperti biasa, bila ada kendala atau pertanyaan silakan menghubungi support Rumahweb untuk dibantu cek.