Disable Service Eximstats di VPS cPanel

Eximstats adalah service yang menyimpan data log email pengiriman dan penerimaan email. Data Eximstats tersebut akan disimpan di Database server misalnya mysql. Apabila traffic email tinggi, eximstats ini bisa menjadi salah satu penyebab penggunaan space tinggi. Pada artikel ini akan dijelaskan cara mendisable dan menghapus eximstats

  • Login ke WHM
    exim1
  • cari menu “PhpMyAdmin” melalui kolom pencarian
    exim2
  • Pilih database “Eximstats”
    exim3
  • Check All pada table tersebut kemudian “empty dan repair table”
    exim4
  • Selanjutnya kembali ke halaman beranda WHM dan silahkan mencari menu “service manager”
    exim5
  • uncheck service “Eximstats”
    exim6
  • Selanjutnya klik “Save”

Mengetahui service information di cPanel

Pada cPanel hosting tersedia fitur service information untuk mengetahui status service apakah sedang dalam kondisi up ataukah down. Dengan cara login ke cPanel hosting Anda, kemudian di sidebar halaman home cPanel akan terdapat link server information seperti gambar berikut:

service_info

Klik pada server information maka akan tampil halaman server information dan juga service information. Dari halaman tersebut kita dapat mengetahui status service di server seperti status httpd, mysql, exim, pop, imap, dan lain-lain.

Merubah Root Folder Addon Domain di cPanel

Berikut adalah panduan untuk merubah root folder addon domain. Root folder merupakan folder utama dimana file-file website dari addon domain diletakkan.

  • Silahkan akses menu Addon Domains yang ada di cPanel.

edit-addon1

  • Kemudian untuk melakukan edit, dengan cara mengklik logo pensil yang ada pada baris yang sama dengan addon domain yang ingin diedit.

edit_addon2

  • Hapus nama folder yang sudah ada dan gantikan dengan nama folder baru dimana file website addon baru berada. Klik “Change” untuk menyimpan perubahan.

edit_addon3

  • Apabila perubahan diterima, maka akan muncul dialog box selanjutnya yakni proses melakukan update root folder.

edit_addon4

  • Setelah proses perubahan berhasil disimpan, klik “OK” untuk melanjutkan.

edit_addon5

Selamat mencoba.

Membuat Filter Email di cPanel

Apabila kita ingin menyaring email berdasarkan tujuan tertentu, kita bisa mencoba menggunakan fitur email filter di cpanel. Ada 2 cara membuat filter email di cPanel, pertama Global Email Filters dan yang kedua yaitu Email Filters. Perbedaannya adalah ‘Global Email Filters’ digunakan jika ingin setting filter untuk seluruh user email di account Anda, sedangkan ‘Email Filters’ digunakan jika ingin setting per satu email account.

Berikut ini langkah – langkah membuat filter email:

1. Login ke cPanel dan pilih menu Email Filters. Apabila tidak memiliki akses ke cPanel, untuk membuat email filter ini dapat juga dilakukan setelah login ke webmail masing masing email.

1_emailfilters

2. Klik manage filter pada alamat email yang ingin dikonfigurasi

2_managefilters

3. Buat filter baru dengan klik Create a new filer

4. Akan tampil form isian filter email. Pada form ini kita bisa menentukan aturan filter yang ingin dibuat, sebagai contoh pada panduan kali ini akan dibuat filter dengan judul “Akasia”. Dengan aturan (rules) setiap email masuk dengan subject yang mengandung kata “Akasia” maka akan di redirect (diteruskan) ke email tujuan.

3_createfilter

Setelah form diisi, kemudian klik create. Untuk memastikan settingnya benar, maka dapat dilakukan ujicoba terlebih dahulu mengirimkan email yang mengandung aturan filter yang telah dibuat.

Cara mengaktifkan Hotlink Protection di cPanel

Hotlink Protection adalah fitur di cPanel untuk mencegah seseorang menampilkan content website Anda pada website mereka yang bisa menyebabkan penggunaan bandwidth hosting Anda menjadi besar.

Cara mengaktifkan Hotlink Protection di cPanel :

1. Login cPanel

Login cPanel di url http://namadomain.tld/cpanel

2. Masuk menu “Hotlink Protection”

Hotlink Protection

3. Enable “Hotlink Protection”

Hotlink Protection

Klik tombol “Enable”, atur konfigurasinya jika ingin mengubah default konfigurasinya dan klik tombol “Submit”.

Pada konfigurasi default, content yang diamankan adalah content dengan ekstensi : jpg,jpeg,gif,png,bmp

Selamat mencoba 🙂