Rumahweb Journal

Apa itu SMTP? Pengertian, Fungsi dan Cara Pembuatannya

SMTP adalah singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol, yaitu salah satu protokol dari jaringan internet yang digunakan untuk mengirimkan email. Dengan SMTP, Anda dapat mengirimkan email dari website maupun aplikasi secara otomatis.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang apa itu SMTP, fungsi, hingga cara setting SMTP pada berbagai framework. Pelajari artikel ini sampai akhir, agar Anda lebih memahami SMTP untuk pengiriman email.

Apa itu SMTP?

Seperti yang telah kita ketahui, SMTP adalah sebuah protokol. Lalu apa itu protokol? Protokol bisa dikatakan sebuah jembatan penghubung. Contohnya, agar antar komputer dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya, diperlukan sebuah aturan dan instruksi standar yang dapat dijalankan oleh setiap komputer. Aturan dan instruksi inilah yang disebut sebagai protokol.

SMTP adalah salah satu protokol standar di jaringan internet yang digunakan untuk pengiriman email dari lokal email ke mail server hingga dikirimkan ke alamat email penerima.

Pada SMTP terdapat 3 port yang digunakan. Perbedaan dari ketiga port ini adalah dari segi enkripsi yang digunakan. Port 25 digunakan untuk non SSL, port 587 untuk TLS dan 465 untuk SSL. Namun oleh sebagian ISP, port 25 telah ditutup karena dianggap berbahaya dengan tidak adanya encryption module yang digunakan.

Berbicara tentang SMTP, hal ini tidak bisa dilepaskan dari protokol lainnya yaitu POP3 dan IMAP. POP3 dan IMAP merupakan protokol yang digunakan untuk penerimaan email dari email server ke email lokal. Detail informasi tentang IMAP dan POP3 bisa Anda baca pada artikel berikut: Perbedaan IMAP dan POP3 Pada Email

Promo Hosting Murah Rumahweb

Fungsi dan Kegunaan SMTP

Jika Anda memiliki website yang didalamnya terdapat contact form atau pengiriman email ke alamat email pengunjung, maka Anda perlu melakukan setting SMTP pada website. SMTP disini berfungsi untuk pengiriman email dari website ke alamat email tujuan.

Contoh penerapannya sebagai berikut. Anda memiliki sebuah halaman registrasi atau pendaftaran pada website. Ketika pengguna website Anda selesai melakukan registrasi, maka akan ada email yang dikirimkan dari website Anda ke alamat email pendaftar. Nah, dalam hal ini SMTP berfungsi untuk pengiriman email tersebut.

Bagaimana Cara Kerja SMTP?

SMTP bekerja dengan mengatur proses pengiriman email dari perangkat pengirim ke server tujuan. Berikut alur sederhananya:

  1. Pengguna menulis dan mengirim email via aplikasi (Outlook, Gmail, dll.)
  2. Aplikasi menghubungi server SMTP yang telah dikonfigurasi.
  3. Server SMTP memverifikasi identitas pengirim.
  4. Email dikirim ke server penerima (via DNS lookup domain tujuan).
  5. Server penerima menyimpan email di inbox penerima menggunakan POP3 atau IMAP.

Diagram alur sederhananya sebagai berikut:

Aplikasi ? SMTP Server Pengirim ? Server Penerima ? Inbox Penerima
Alur pengiriman email melalui SMTP

SMTP Port dan Protokolnya

SMTP menggunakan port tertentu untuk mengirim email, tergantung dari konfigurasi dan tingkat keamanan yang digunakan. Berikut informasi port SMTP beserta protokol yang digunakan.

PortProtokol KeamananKeterangan
25Tidak terenkripsi (lama)Umumnya diblokir oleh ISP, tidak disarankan
465SSLEnkripsi penuh, aman, digunakan oleh banyak penyedia
587STARTTLS (TLS)Standar modern, direkomendasikan secara umum

Cara setting SMTP di Website

Pada dasarnya, Anda bisa menyeting SMTP dengan alamat email domain yang dibuat di hosting maupun email profesional lainnya seperti Gmail, Titan Mail hingga Alimail. Namun untuk kebutuhan SMTP, kami sarankan untuk menggunakan email domain agar terlihat lebih profesional.

Anda bisa mempelajari panduan berikut, untuk membuat email dengan alamat domainmu sendiri:

Setelah membuat email dengan domain Anda, selanjutnya Anda perlu memasang library untuk pengiriman email SMTP pada website. Berikut kami lampirkan cara membuat SMTP pada CMS maupun framework populer.

Setting SMTP pada WordPress

Beberapa plugin di WordPress seperti Woocommerce, Contact form hingga plugin kontak lainnya, membutuhkan setting SMTP agar pengiriman email dari website bisa berjalan dengan baik.

Pada WordPress, ada beberapa plugin yang bisa Anda gunakan seperti Easy SMTP hingga WP Mail SMTP. Panduan setting SMTP di WordPress bisa Anda pelajari melalui artikel berikut: Pengiriman Email di WordPress dengan SMTP

Setting SMTP dengan Script PHP Native

Untuk website yang menggunakan PHP tanpa framework atau lebih dikenal dengan PHP Native, Anda bisa menggunakan library PHPMailer untuk pengiriman emailnya. Berikut artikel panduan membuat script SMTP PHP Mailer untuk website Anda.

Setting SMTP CodeIgniter

Pada CodeIgniter 3 dan versi sebelumnya, Anda juga bisa menggunakan library PHPMailer untuk pengiriman email. Panduan settingnya bisa Anda pelajari melalui artikel berikut: Email SMTP Script Menggunakan Library PHPMailer di CodeIgniter

Berbeda dengan CodeIgniter 4, Anda bisa langsung menggunakan library yang tersedia dengan mengikuti artikel Email SMTP dengan CodeIgniter 4.

Setting SMTP Laravel

Untuk bisa mengirimkan email dari website berbasis framework laravel, Anda bisa menambahkan library pada website atau aplikasi Anda. Panduan setting SMTP Laravel bisa anda pelajari melalui artikel berikut: Setting SMTP Laravel

Setting SMTP Joomla

Pada CMS Joomla, setting SMTP dapat dilakukan melalui halaman administrator. Panduan setting SMTP di Joomla 3 dan Joomla 5 dapat Anda pelajari melalui artikel berikut ini :

Kesalahan umum saat melakukan setting SMTP

Berikut beberapa error umum saat melakukan setting SMTP pada website atau aplikasi yang digunakan.

SMTP not authenticated

Kesalahan ini biasanya terjadi karena kredensial yang digunakan salah, seperti nama host, alamat email, atau password. Pastikan Anda mengisi hostname SMTP dengan benar, menggunakan alamat email aktif, serta password yang sesuai. Aktifkan juga opsi otentikasi (authentication) di aplikasi email Anda agar server mengizinkan pengiriman.

SMTP connection timed out

Error ini mengindikasikan koneksi ke server SMTP gagal dalam batas waktu tertentu. Penyebab utamanya biasanya adalah port yang diblokir oleh firewall, ISP, atau jaringan internal. Cobalah beralih ke port yang lebih stabil seperti 587 atau 465.

Cannot connect to SMTP server

Pesan ini menandakan bahwa perangkat tidak dapat menjangkau server SMTP. Beberapa penyebab umum termasuk kesalahan nama server, port yang salah, koneksi internet bermasalah, atau gangguan dari firewall/antivirus.

Solusinya, pastikan Anda menggunakan nama server yang tepat, port yang sesuai, dan nonaktifkan sementara firewall jika perlu untuk memastikan koneksi berjalan lancar.

Perbedaan SMTP, IMAP, dan POP3

Berikut adalah perbedaan antara SMTP, IMAP, dan juga POP3.

ProtokolFungsi UtamaArah KerjaKapan Digunakan
SMTPMengirim emailKeluar (send)Saat pengguna mengirim
email dari aplikasi
IMAPMembaca emailMasuk (read/sync)Untuk mengakses email dari
beberapa perangkat
POP3Mengunduh emailMasuk (download/delete)Saat ingin mengunduh dan
menyimpan email offline

FAQ

Berikut adalah beberapa FAQ popular yang sering ditanyakan terkait penggunaan SMTP.

Apakah SMTP hanya untuk mengirim email?

Ya. SMTP adalah protokol yang khusus digunakan untuk mengirim email, bukan untuk menerima atau membaca pesan masuk.


Apakah pengiriman email dengan SMTP juga bisa dilihat di folder Sent?

Secara default, SMTP tidak secara otomatis menyimpan salinan email yang dikirim ke folder “Sent” di akun email Anda. Namun, hal ini bisa diatur melalui konfigurasi di sisi aplikasi email yang digunakan. Artinya, proses pencatatan atau duplikasi email ke folder “Sent” bukanlah tanggung jawab SMTP, melainkan fungsi dari aplikasi pengirim.


Port berapa saja yang bisa digunakan untuk SMTP?

SMTP umumnya menggunakan port 25, 465, dan 587. Namun yang direkomendasikan untuk koneksi aman adalah 587 (STARTTLS) atau 465 (SSL).


Penutup

SMTP adalah protokol standar yang digunakan untuk mengirimkan email melalui internet. Dengan SMTP, Anda dapat mengirim email langsung dari aplikasi email, sistem website, hingga platform bisnis lainnya. Biasanya, SMTP digunakan untuk pengiriman notifikasi dari website atau aplikasi web yang Anda buat.

Di Rumahweb, Anda bisa menggunakan SMTP dari berbagai layanan email yang tersedia seperti cPanel hosting, Titan Mail, Google Workspace, hingga OX Mail. Dengan dukungan ini, pengelolaan email domain menjadi lebih fleksibel dan profesional, sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Demikian artikel kami tentang apa itu SMTP beserta cara pengaplikasian pada berbagai platform. Semoga bermanfaat.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 4.6 / 5. Vote count: 14

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Lutfi Hanif

I am an SEO enthusiast, an editor, a technical content writer, and also an article optimizer for both Journal and Rumahweb Blog.