Tentang CHMOD (Bagian 1)

Sering pada saat instalasi aplikasi weblog, misalnya mambo atau joomla dan lain sebagainya, akan menjumpai permasalahan CHMOD. Sebenarnya apa itu CHMOD? CHMOD adalah nama aplikasi yang digunakan untuk merubah hak akses suatu file atau direktori di sistem operasi Linux. Tulisan berikut ini akan membahas sedikit, dengan berharap bisa memberikan informasi yang cukup, mengenai permasalahan seputar CHMOD tersebut.
Continue reading “Tentang CHMOD (Bagian 1)”

Mengubah NameServer Domain

Berikut cara Mengubah nameserver domain Anda :

  • Masuk ke menu “Domains” > “List Domain Saya”

  • Pada nama domain yang ingin diganti nameserversnya klik tombol “Update¬†Nameservers”

Masukkan list Nameservers sesuai dengan Nameservers hosting yang Anda gunakan

  • Klik tombol “Update Nameservers” dan selesai.
Contoh diatas adalah contoh perubahan Nameservers domain “domainsaya.com” ke Nameservers “ns1.rumahweb.com”,”ns2.rumahweb.com”,”ns3.rumahweb.com” dan “ns4.rumahweb.com”.

 

Nameservers setiap hosting berbeda-beda, untuk lebih detailnya bisa Anda tanyakan langsung kepada provider hosting yang Anda gunakan.

 

*Perubahan Nameservers memerlukan waktu propagasi antara 1-24 jam, sehingga setelah perubahan NS maka domain tidak langsung mengarah ke hosting tetapi harus menunggu hingga proses propagasinya selesai.

 

 

Mendaftarkan Situs ke Search Engine

Salah satu nilai lebih dari suatu website adalah terdaftar pada search engine populer sehingga mudah ditemukan dan tentu saja akan mendatangkan traffic yang lebih besar. Cara untuk terdaftar pada sebuah search engine sebenarnya cukup mudah meskipun Anda tidak dapat menyulap situs Anda untuk masuk ke halaman pertama index pencarian.

Hal – hal yang Harus dipenuhi
Untuk dapat masuk dalam daftar pencarian search engine, website Anda harus memenuhi beberapa persyaratan berikut :

  • Website Anda harus mengandung unsur text
    Search engine membaca file non-binary pada website Anda. Text – text yang terdapat di dalamnya akan disimpan dalam database search engine tersebut sehingga akan muncul pada pencarian dengan kata kunci yang relevan dengan isinya. Sangat tidak disarankan membuat suatu website dalam full flash karena teknologi search engine saat ini tidak dapat membaca file flash
  • Lengkapi header di setiap halaman
    Header yang terdiri dari title, meta description, dan meta keyword harus diisi dengan kata – kata yang relevan dengan isi website. Hal ini semakin memudahkan search engine untuk menyimpan isi halaman website Anda dalam databasenya.
  • Buat semua halaman dengan lengkap
    Sebelum Anda mulai mendaftarkan website Anda pada search engine, silahkan buat seluruh halaman dengan lengkap. Jangan sampai ada deadlink. Biasanya search engine tidak banyak mereferensikan hasil pencariannya pada website yang masih terdapat banyak deadlink.
  • Sebaiknya membuat sitemap
    Untuk mempermudah search engine menemukan halaman – halaman pada website Anda, buatlah sitemap yang berisi link ke seluruh halaman dalam website tersebut.
  • Tambahkan tag alt pada link image
    Tag alt pada image yang berkait (memiliki link) akan memudahkan search engine untuk mengcrawl halaman yang dituju oleh link tersebut.

Continue reading “Mendaftarkan Situs ke Search Engine”

Import Blogspot Posting ke Account Hosting

Blogspot merupakan salah satu layanan free blog hosting yang cukup terkenal. Jika Anda pengguna blogspot dan kemudian ingin blogging dengan domain dan hosting sendiri namun tidak dapat melakukan instalasi blog engine pada account hosting tersebut (disebabkan keterbatasan fitur pada paket yang Anda pilih), Anda tetep dapat melakukan aktivitas blogging dengan cara meng-import posting-posting Anda. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Login ke account Anda di blogspot, lalu pilih menu Setting -> Publishing -> FTP
  2. satu

  3. Isi settingan untuk publishing ke hosting Anda
  4. dua
    tiga

    Keterangan
    :
    1. FTP server yang akan digunakan (nama domain anda)
    2. URL yang akan dijadikan tempat untuk menerima file dari blogspot.
    3. Path FTP Anda. Apabila pada langkah ke 2, Anda hanya memasukkan http://namadomain.ext maka pathnya adalah /public_html/ . Jika pada langkah ke 2 Anda menggunakan http://subdomain.namadomain.ext atau http://namadomain.ext/folder maka pathnya /public_html/subdomain atau /public_html/folder
    4. Nama file yang akan digunakan sebagai hasil import dari blogspot.
    5. username FTP. Secara default, username ini sama dengan username yang Anda gunakan untuk login ke CPanel
    6. Password FTP. Secara default, sama dengan password CPanel.
    7. (optional) Notify weblogs.com, digunakan untuk “memberitahu” setiap perubahan yang terjadi pada blog Anda.

    Kemudian, klik “Save Settings”.

  5. Supaya blog Anda dapat ditampilkan sesuai pengaturan yang telah dilakukan diatas, maka Anda harus mem-publish ulang blog Anda.
  6. empat

  7. Dan selesai.. Blog Anda telah berpindah dari blogspot, ke domain Anda sendiri
  8. lima