Rumahweb Journal

Menjadwalkan Web Services VPS non-panel Menggunakan CronJob

Layanan VPS pada umumnya menggunakan Apache/Nginx dan Mysql/MariaDB sebagai services web server. Ada kalanya services pada VPS mengalami proses yang sangat tinggi dan mengakibatkan pengunjung terkendala akses seperti over load atau lamban. Pada panduan kali ini, kami akan memberikan solusi untuk mengatasi kendala tersebut dengan cara menjadwalkan web services VPS nonpanel menggunakan cronJob.

Proses penjadwalan ini, diperlukan untuk memperbarui kinerja services VPS kembali fresh secara otomatis dan terjadwal. Silahkan Anda ikuti langkah-langkahnya dibawah:

Akses SSH VPS

Pada langkah awal, Anda perlu mengakses VPS melalui SSH. Contoh login SSH menggunakan command dibawah:

ssh IP_VPS -P 22 -l User_VPS -pw Password_VPS

akses ssh - Menjadwalkan Web Services VPS non-panel Menggunakan CronJob

Setelah Anda berhasil login, silahkan ikuti langkah berikutnya.

Cek status Cron

Pastikan layanan CronJob yang akan digunakan telah terinstall dan aktif. Cek status Cron menggunakan command dibawah:

$ service cron status

Setelah memastikan cron pada VPS berjalan dengan baik, langkah selanjutnya dengan menambahkan rules cron.

Tambah Rules Cron

Pada langkah ini, Anda perlu menambahkan rules agar dapat diproses Cron. Beberapa rules tersebut bisa disesuikan pada contoh dibawah, namun pertama jalankan perintah crontab:

$ sudo crontab -e

Setelah perintah diatas dieksekusi, Anda akan diminta memilih editor untuk mengedit file cron. Pada pilihan ini, kami memilih nomor 1 yang menggunakan nano.

Rules service yang akan digunakan pada Cron dapat Anda lihat dibawah:


*/45 * * * * service apache2 restart
*/45 * * * * service mysql restart

Pada rules diatas, kami menjadwalkan tiap 45 menit layanan apache dan mysql melakukan restart secara otomatis.

Note, Restart service mysql secara otomatis pada jam lalu lintas data sedang tinggi sangat tidak disarankan, untuk menghindari kerusakan pada database.

Untuk service VPS pada umumnya juga terdapat layanan SSH yang dapat ditambahkan pada rules cron dengan harapan layanan SSH hanya dapat diakses hanya pada waktu tertentu dengan perintah start dan stop, hal ini juga berguna untuk keamanan.

Buat File Log Cron

Setelah rules Cron ditambahkan, Anda perlu membuat file log yang berguna untuk monitoring kinerja cron. Silahkan jalankan command dibawah:

$ sudo touch /var/log/cron.log

File log telah dibuat, dan langkah berikutnya dengan mengatur permission menggunakan command dibawah:

$ sudo chown syslog:adm /var/log/cron.log

Proses pembuatan file log telah selesai, Anda perlu restart service Cron menggunakan command dibawah:

$ sudo service cron restart

Monitoring Cron

Langkah terakhir adalah monitoring log Cron yang telah dibuat sebelumnya menggunakan command dibawah:

$ tail -f /var/log/cron.log

Pada gambar diatas, terlihat bahwa rules dapat dieksekusi dengan baik pada menit ke 45 dan artinya bahwa penjadwalan menggunakan Cron telah berhasil dan selesai.

Demikian cara menjadwalkan web services VPS non-panel menggunakan CronJob. Informasi layanan VPS bisa Anda lihat detailnya melalui : VPS Murah dan VPS Alibaba.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 4 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Fredric Lesomar

I am an Ameteur Programer and Cybersecurity Enthusiast. Love Much, Mother Python Language, Machine Learning and You!