Panduan membuat dns private nameserver di VPS cPanel

Panduan membuat dns private nameserver

Panduan ini akan menjelaskan bagaimana konfigurasi membuat dns private nameserver (misalnya : ns1.namadomain.com ) di VPS cPanel.

  • Membuat setting private nameserver melalui domain manager. Apabila domain anda terdaftar di Rumahweb, dapat mempelajari panduan https://www.rumahweb.com/journal/membuat-private-nameserver-child-nameserver.htm
  • Login ke WHM cpanel dengan akses di http://IP-vps/whm
  • Ke menu “Nameserver Selection” dan pilih “Bind” kemudian save

cara membuat dns private nameserver

  • Ke menu “DNS Zone Editor” pilih “nama domain” kemudian edit

apa itu dns private name server

 

  • Selanjutnya mengupdate record IN NS menjadi ns1.namadomain.com yang Bapak pergunakan sebagai private nameserver

Panduan membuat dns private nameserver

  • Proses setting telah selesai.

Menonaktifkan Web builder Weebly Pada Hosting Rumahweb

Bila Anda pernah menggunakan Weebly pada websitenya dan ingin menonaktifkan weeblynya untuk diganti menjadi CMS yang lain , maka bisa dilakukan dengan mengikuti panduan ;

  • Login ke member area di alamat url https://clientzone.rumahweb.com kemudian masuk ke menu services >> my service.
  • Pilih / klik account hosting active yang ingin digunakan
  • Akan tampil halaman Manage Product, kemudian klik Deactivate weebly.

  • Setelah Weebly tidak aktif,  Anda sudah bisa mengganti tampilan websitenya dengan script sendiri, atau bisa install CMS melalui softaculous.

Mengaktifkan web builder Weebly pada hosting Rumahweb

Weebly merupakan web builder yang dapat digunakan untuk membuat website dengan cara mudah dengan tampilan yang menarik. Pada layanan Cloud Hosting Rumahweb mulai paket Profesional sampai Enterprise Hosting saat ini terdapat layanan free weebly. Berikut ini langkah langkah untuk mengaktifkan layanan free weebly tersebut:

  • Login ke member area di alamat url https://clientzone.rumahweb.com kemudian masuk ke menu services >> my service
  • Pilih / klik account hosting active yang ingin digunakan
  • Akan tampil halaman Manage Product, kemudian klik activate weebly

  • Setelah weebly aktif, kemudian untuk edit website dapat dilakukan dari menu update website

Cara Mengaktifkan ID Protection Domain

id protection adalah step 4

Domain Privacy Protection merupakan fitur pada suatu domain, dimana profile kontak pemilik tidak dapat diketahui oleh publik melalui tools pengecekan query whois. Untuk mengaktifkan fitur ini, dapat dilakukan melalui halaman member area http://clientzone.rumahweb.com dengan panduan sebagai berikut :

  • Login ke http://clientzone.rumahweb.com/clientarea.php
  • Klik menu Domain > List Domain Saya

id protection domain step 1

  • Klik menu Manage Domain

protection domain step 2

  • Kemudian Klik menu Addons

protection domain adalah step 3

  • Selanjutnya klik “Buy Now for Rp 10.000

id protection adalah step 4

Demikian panduan mengaktifkan ID Protection dari member area. Jika ada pertanyaan, silahkan kirim email ke info@rumahweb.com untuk informasi yang lebih detail. Terima kasih. 🙂

 

.htaccess: Seting Custom Index

File .htaccess juga dapat digunakan untuk melakukan seting index. Seperti directory listing atau custom file index (selain index.php atau index.html). Berikut adalah beberapa contoh yang dapat digunakan:

  • Mengaktifkan/menonaktifkan directory listing

Untuk mengaktifkan directory listing, dapat dilakukan dengan menambahkan baris berikut pada .htaccess:

allow-directory-listing-htaccess1

Atau apabila ingin merubah model directory listing agar menampilkan data yang lebih lengkap, seperti file size, tanggal modifikasi file, dlsb, dapat menggunakan baris berikut:

fancy-directory-listing-htaccess

Untuk menonaktikfkan directory listing kode yang digunakan adalah sebagai berikut:

Apabila menonaktifkan directory listing, apabila tidak terdapat file index, seperti home.php, home.html, index.php atau index.html, maka akan muncul tampilan berikut:

403-directory-listing-error-htaccess

  • Tidak menampilkan file dengan ekstensi khusus

Opsi lainnya, yakni dengan tidak menampilkan pada directory listing file-file dengan ekstensi khusus yang tidak ingin ditampilkan. Untuk ini dapat memasukkan kode berikut:

Apabila menggunakan kode ini, directory listing tidak akan menampilkan file-file yang berekstensi .tar.gz dan .txt. Opsi ini dapat diganti pula dengan ekstensi lain, seperti: *.exe, *.zip, *.deb, dlsb

  • Memodifikasi file index

Opsi lainnya juga dapat dilakukan dengan melakukan modifikasi file index. Seperti apabila kita ingin menggunakan file anu.php yang menjadi file index, maka kita dapat memasukkan kode berikut di .htaccess:

Di belakang “DirectoryIndex”, silahkan dimasukkan nama file yang akan dijadikan file index.

Selamat mencoba.