Ingin mengelola database di server dari komputer? Anda bisa melakukannya dengan mengatur remote database di VPS, bahkan tanpa menggunakan panel seperti cPanel. Pada VPS non panel, proses ini memerlukan sedikit konfigurasi manual, namun tetap bisa dilakukan dengan mudah jika mengikuti langkah yang tepat.
Dalam artikel ini, kami akan membahas cara remote database di VPS non panel, lengkap dengan pengertian hingga cara menggunakannya. Simak informasi berikut ini.
Apa itu Database?
Database adalah tempat untuk menyimpan data secara sistematis dan elektronik, biasanya di dalam sistem komputer. Bayangkan database seperti lemari arsip digital. Jika lemari menyimpan dokumen fisik di laci-laci, maka database menyimpan informasi dalam bentuk tabel yang rapi dan terstruktur.
Tujuannya adalah agar data bisa disimpan, dikelola, dan diambil kembali dengan cepat dan efisien. Beberapa contoh database yang populer digunakan antara lain MySQL, MariaDB, PostgreSQL, Oracle Database, Microsoft SQL Server, dan SQLite.
Selengkapnya tentang apa itu database bisa Anda baca di artikel: Apa Itu Database?
Apa itu Remote Database?
Remote database adalah database yang berada di server lain dan diakses melalui internet, bukan disimpan langsung di perangkat yang digunakan. Artinya, aplikasi atau pengguna tidak menyimpan data di komputer yang sama, melainkan mengambil atau menyimpannya lewat jaringan ke server database yang terpisah.
Ini berbeda dengan local database, di mana database berada langsung di dalam perangkat yang menjalankan aplikasi, misalnya di laptop atau server yang sama.
Saat sebuah aplikasi ingin mengambil atau menyimpan data di remote database, aplikasi tersebut akan mengirim permintaan melalui internet ke server database. Server kemudian memproses permintaan itu, lalu mengirimkan hasilnya kembali ke aplikasi melalui jaringan.
Selengkapnya tentang apa itu remote database bisa Anda pelajari disini.
Cara Remote Database di VPS
Pada panduan ini, kami akan menjelaskan cara remote database di VPS non panel. Database yang digunakan sebagai contoh di sini adalah MySQL atau MariaDB. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti.
Step 1. Siapkan Server VPS
Langkah pertama, pastikan Anda sudah memiliki server VPS dan akses SSH. VPS adalah singkatan dari Virtual Private Server, yaitu layanan hosting berbentuk server virtual yang bisa Anda kelola sepenuhnya, termasuk sistem operasinya. VPS berjalan di atas server fisik menggunakan teknologi virtualisasi, dan Anda bisa mengatur sendiri alokasi sumber dayanya sesuai kebutuhan.
Rumahweb Indonesia menyediakan layanan VPS yang bisa digunakan sebagai server database. Detail informasi paket VPS Rumahweb bisa dilihat pada link berikut: VPS Indonesia
Step 2. Install MySQL Database
Sebelum melakukan remote database, pastikan bahwa Anda telah menginstall database. Jika belum, Anda dapat melakukan instalasi database di VPS non panel dengan panduan berikut:
Silahkan bisa disesuaikan dengan database yang akan Anda gunakan.
Step 3. Allow MySQL untuk Akses Remote
Secara default, MySQL tidak mengizinkan akses/koneksi melalui remote. Artinya, jika Anda memiliki server yang menggunakan MySQL, Anda tidak dapat mengaksesnya langsung dari komputer Anda atau komputer lain mana pun kecuali MySQL dikonfigurasi untuk mengizinkannya.
Untuk mengaksesnya, Anda harus masuk ke server tersebut melalui SSH dan mengubah konfigurasinya. Buka file my.cnf, untuk lokasinya berada di /etc/my.cnf atau /etc/mysql/my.cnf. Ubah atau tambahkan kode berikut dibawah [mysqld] :
bind-address = 0.0.0.0
Kemudian restart MySQL menggunakan perintah:
systemctl restart mysqldStep 4. Allow Remote MySQL di Firewall
Jika server VPS terinstall Firewall, lakukan allow mengikuti panduan dibawah ini.
Untuk ubuntu/debian yang menggunakan firewall UFW, jalankan perintah :
sudo ufw allow 3306/tcpUntuk Redhat/Centos yang menggunakan firewalld jalankan perintah :
sudo firewall-cmd --zone=public --add-port=3306/tcpStep 5. Membuat User Database dan Hak akses
Ketika membuat user database, defaultnya hanya bisa digunakan untuk mengakses database dari localhost atau 127.0.0.1.
Buat user database dan atur hak aksesnya agar bisa digunakan untuk mengakses dari mana saja, menggunakan perintah :
mysql > create user 'username_here'@'%' identified by 'password_here';
mysql > grant all privileges on database_name_here.* to 'username_here'@'%';
mysql > flush privileges;Ganti username_here dengan nama user database, password_here dengan password user database dan database_name_here dengan nama database yang digunakan.
Tanda % berarti akses database bisa dilakukan dari alamat ip mana saja. Jika ingin spesifik dari ip tertentu, silahkan diganti dengan ip public koneksi yang ingin digunakan.
Step 6. Melakukan Test Remote Database
Sampai tahap ini, konfigurasi remote database di VPS telah selesai. Selanjutnya, Anda dapat melakukan test remote database melalui aplikasi di server berbeda atau aplikasi di komputer seperti SQLYog, Navicat, Workbench atau HeidiSQL.
Berikut adalah contoh remote database di VPS menggunakan aplikasi Workbench.
- Buka aplikasi Workbench di komputer Anda. Lalu, klik menu MySQL Connections.
- Berikut penjelasan konfigurasi Setup New Connection yang perlu Anda pahami menggunakan remote database MySQL Workbench:
- Connection Name : nama remote database
- Connection Method : Standart (TCP/IP), bertujuan untuk koneksi tanpa SSH
- Hostname : nama domain atau IP VPS Anda
- Port : port default 3306
- Username : username database
- Password : password username database
- Default Schema : dikosongkan
- Setelah semuanya diisi, bisa klik tombol Test Connection kemudian klik Continue Anyway.
- Setelah klik Continue Anyway, akan muncul notifikasi Successfully made the MySQL connection artinya konfigurasi koneksi remote database berhasil, selanjutnya klik OK.
- Selamat, Anda telah berhasil konfigurasi remote database menggunakan aplikasi MySQL Workbench pada VPS Anda.
Penutup
Itulah langkah-langkah sederhana untuk mengakses remote database di VPS non panel. Meskipun tidak menggunakan control panel, proses ini tetap bisa dilakukan dengan mudah selama Anda mengikuti panduan dengan benar.
Jika Anda membutuhkan server yang bisa digunakan untuk remote database seperti ini, layanan VPS dari Rumahweb bisa jadi pilihan tepat. VPS Rumahweb mendukung akses penuh melalui SSH, dan Anda bebas mengatur database sesuai kebutuhan.
Demikian artikel kami tentang cara remote database di VPS non Panel pada MySQL/MariaDB. Semoga bermanfaat.







