Rumahweb Journal
Banner - Belajar PHP Dasar bagian 6

Belajar PHP Dasar Bagian 6 : Percabangan PHP

Setelah memahami apa itu operator PHP pada sesi belajar PHP bagian 5, dalam artikel ini kami akan membahas tentang percabangan dalam PHP. Kami akan membahas mulai dari pengertian, jenis-jenis percabangan, hingga cara menggunakan percabangan dalam PHP.

Apa itu Percabangan PHP?

Percabangan adalah konsep atau cara yang memungkinkan sebuah aplikasi atau program membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu, apakah true (benar) atau false (salah).

Dengan percabangan, Anda dapat membuat program atau aplikasi menjadi lebih fleksibel dan akurat. Dalam diagram alir, percabangan disimbolkan dengan bentuk belah ketupat.

Percabangan PHP

Jenis Percabangan PHP

Ada beberapa jenis percabangan PHP. Berikut adalah jenis beserta contoh yang dapat Anda pelajari.

1. If

Ini adalah percabangan yang paling dasar. Pernyataan if mengevaluasi kondisi. Jika kondisi tersebut bernilai true (benar), maka blok kode true di dalam if yang akan dijalankan. Begitu juga sebaliknya, jika kondisi tersebut bernilai false (salah), maka blok kode false di dalam if yang akan dijalankan.

Contoh:

<?php
$nilai = 80;
if ($nilai >= 80) {
    echo "Nilainya $nilai, amat baik";
}

Hasil:

jenis percabangan php - if - belajar php

Penjelasan:

$nilai = 80

Pendeklarasian suatu variabel dengan nilai 80.

if ($nilai >= 80) {
    echo "Nilainya $nilai, amat baik";
}

Kondisi dimana jika nilai = 80, maka sistem akan mencetak/menampilkan informasi berupa output “Nilai 80, amat baik”.

2. If-else

Mirip dengan if statement, tapi membolehkan Anda mendefinisikan dua kemungkinan. Blok kode pertama dijalankan jika kondisi bernilai true, dan blok kode kedua dijalankan jika kondisi bernilai false (salah).

Contoh:

<?php
$nilai = 70;
if ($nilai >= 80) {
    echo "Nilainya $nilai, amat baik";
} else {
    echo "Nilainya $nilai, kurang memuaskan";
}

Hasil:

jenis percabangan php - if-else - belajar php

Penjelasan:

$nilai = 70

Pendeklarasian suatu variabel dengan nilai 70.

if ($nilai >= 80) {
    echo "Nilainya $nilai, amat baik";
}

Kondisi ini akan memungkinan program melakukan pengecekan terhadap nilai dari variabel $nilai. Apabila $nilai lebih dari atau sama dengan 80 (TRUE) maka program akan mencetak atau menampilkan output “Nilai 80, amat baik”.

else {
    echo "Nilainya $nilai, kurang memuaskan";
}

Namun, apabila variabel $nilai tidak lebih atau tidak sama dengan 80 (FALSE), maka program akan mencetak atau menampilkan output “Nilai 70, kurang memuaskan”, seperti screenshot diatas.

3. If-else if

Percabangan/kondisi ini kurang lebih sama seperti percabangan If-else, namun lebih kompleks. Tujuannya yaitu untuk mencari nilai dari keputusan yang lebih akurat karena adanya beberapa kemungkinan sebagai kriteria/persyaratan/nilai yang harus dicapai.

Contoh:

<?php
$nilai = 75;
if ($nilai >= 90) {
    echo "Nilainya $nilai, amat baik";
} else if ($nilai >= 80) {
    echo "Nilainya $nilai, baik";
} else if ($nilai >= 70) {
    echo "Nilainya $nilai, lumayan";
} else if ($nilai >= 60) {
    echo "Nilainya $nilai, kurang memuaskan";
} else {
    echo "Nilainya $nilai, buruk";
}

Hasil:

jenis percabangan php - If-else if

Penjelasan:
Percabangan ini memungkinkan pencarian nilai variabel $nilai lebih mendekat kepada kondisi yang mana, apakah lebih mendekati kondisi $nilai >= 70 atau $nilai >= 60. Walaupun variable $nilai termasuk dalam nilai >= 60. Namun karena lebih dekat pada kondisi $nilai >= 70, maka percabangan yang lebih tepat yaitu $nilai >= 70.

4. Switch Case

Digunakan untuk kondisi yang melibatkan banyak kemungkinan yang bisa dipisahkan dengan nilai tertentu. Switch statement mengecek nilai dari suatu variabel, dan kemudian mengeksekusi blok kode yang sesuai dengan nilai tersebut.

Contoh:

<?php
$level = 3;
switch ($level) {
    case 1:
        echo "Level: $level. Status: User";
        break;
    case 2:
        echo "Level: $level. Status: Supervisor";
        break;
    case 3:
        echo "Level: $level. Status: Manager";
        break;
    case 4:
        echo "Level: $level. Status: Superadmin";
        break;
    default:
        echo "Status: Tidak dikenali";
}

Hasil:

Switch Case

Penjelasan:

Percabangan ini biasanya digunakan pada kasus yang lebih sederhana. Variabel $level akan diperiksa sesuai dengan kondisi yang sama persis dengan case-case yang tersedia.

Kekurangan dari percabangan switch case ini adalah tidak dapat menggunakan operator logika seperti <,>,==,&& pada kondisi yang ada. Sehingga apabila ingin memasukkan variabel berupa desimal atau nilai yang berada di tengah-tengah ambang batas, maka kondisi yang akan diperiksa atau output yang akan muncul yaitu kondisi default.

Demikian sesi belajar PHP bagian 6 yang membahas tentang percabangan. Nantikan series belajar PHP bagian 7 bulan depan!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Hosting Murah

Vantri A. Simanjuntak

"Que Sera, Sera". Tace, Attende, Perficie!