Error Module ‘suhosin’ already loaded Pada Framework Code Igniter

Cara Setting Email SMTP Codeigniter di Rumahweb

Saat mengupload Code Igniter, seringkali muncul error “Error Module ‘suhosin’ already loaded”. Hal ini disebabkan secara default setting environment pada Code Igniter masih terseting pada mode ‘development’. Untuk menghilangkan error ini dapat melakukan pergantian environment ke mode ‘production’. Perubahan dilakukan pada file index.php yang ada pada folder utama Code Igniter (biasanya pada folder public_html) pada baris ke 56 sesuai contoh berikut:

diganti ke berikut:

Cukup mudah bukan, untuk mengatasi kendala Error Module ‘suhosin’ already loaded. Jika masih alami kendala, silahkan menghubungi support Rumahweb untuk informasi lebih lanjut.

Menghapus File di Folder Trash cPanel

Menghapus File di Folder Trash cPanel 3

Penghapusan file dari File Manager di cPanel tidak serta-merta akan menghapus sepenuhnya file dari akun cPanel. File akan tersimpan di folder trash, dengan tujuan apabila sewaktu dibutuhkan dapat dilakukan pemulihan (restore).

File yang yang ada di folder trash juga dihitung pada penggunaan kuota seperti file lainnya. Agar sepenuhnya dihapus dan mendapatkan space kosong tambahan, file pada folder trash dapat dihapuskan.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Silahkan akses cPanel dan menuju ke File Manager di cPanel.
  • Klik tombol/menu “View Trash” pada menu bagian atas File Manager sesuai gambar.Menghapus File di Folder Trash cPanel 1
  • Alternatif lain, dapat mengakses dengan mengklik tulisan “.trash” pada list folder yang ada pada bagian kiri File Manager. Tentunya dengan mengaktifkan opsi “Show Hidden Files” pada setting File Manager.Menghapus File di Folder Trash cPanel 2
  • Kemudian klik “View Trash” sesuai gambar di bawah.

Menghapus File di Folder Trash cPanel 3

Demikian panduan menghapus file di folder trash cPanel, semoga artikel ini bisa membantu.

Menampilkan Posisi Modul pada Template Joomla

OG Joomla rumahweb

Saat mendesain situs web berbasis Joomla, kita perlu mengetahui posisi modul pada template yang digunakan. Untuk melihat nama dan posisi modul di tampilan antarmuka depan template bisa dilakukan dengan cara berikut:

Pada halaman administrator Joomla (Joomla! 1.6, 1.7, dst ) silahkan ke menu “Extensions” > “Template Manager”. Kemudian klik ikon “Options” dan atur: Preview Module Positions ke posisi “Enabled” . Simpan pilihannya.

Buka situs Anda dan tambahkan sufiks berikut ke URL Anda: tp = 1 ,
Misalnya: https://domainanda.com/index.php?tp=1
Atau https://domainanda.com/index.php/getting-started?tp=1

Sekarang posisi modul dan nama mereka ditampilkan di atas template di tampilan situs Anda.

Semoga artikel Menampilkan Posisi Modul pada Template Joomla bisa bermanfaat bagi Anda semua.

Cara Import CMS Website Lain Melalui Softaculous cPanel

Cara Import CMS Website Lain Melalui Softaculous cPanel

Softaculous memiliki fasilitas “Remote Import“. Dimana kita dapat melakukan import website yang menggunakan CMS yang sudah dikenali oleh Softaculous. Untuk kali ini yang dijadikan contoh adalah CMS WordPress.

Proses impor CMS yang dilakukan Softaculous menggunakan FTP. Dimana kita harus mengetahui username dan password FTP dari server website tujuan serta lokasi folder dari instalasi CMS yang akan diimpor.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Login ke cpanel. Bisa dilakukan dari halaman [namadomainanda.com]/cpanel. Setelah login, pilih menu “Softaculous”.
  2. Pilih WordPress. Bisa dilakukan dengan mengklik logo wordpress yang ada di halaman utama “Softaculous”.
  3. Import wordpress. Dilakukan dengan mengklik menu “Import” yang ada di bagian paling kanan.
  4. Kemudian pilih tab “Import from Remote Server”.
  5. Pada halaman “Import from Remote Server”, masukkan seting yang dibutuhkan. Berikut penjelasannya:
    1. Domain Name: Masukkan nama domain website tujuan yang akan diimpor/dikopi.
    2. Protocol: Pilih FTP.
    3. FTP Username: Masukkan username FTP dari akun FTP website tujuan.
    4. FTP Password: Masukkan password FTP dari akun FTP website tujuan.
    5. FTP Path: lokasi folder dari instalasi website yang akan diimpor. Path ini bersifat relatif dari folder home FTP akun website tujuan.
  6. Klik Import untuk melanjutkan. Apabila berhasil akan muncul halaman berikut:
  7. Klik “Return to Overview”. Apabila sudah berhasil proses impor, maka list CMS akan tampil pada halaman Overview seperti berikut:

Demikian panduan import cms di softaculous, semoga bisa membantu. 🙂

WordPress XML Splitter

WordPress WXR File Splitter untuk migrasi file xml

Proses import wordpress sesuai informasi di panduan kami sebelumya terkadang mengalami time out karena file xml besar. Alternatifnya dapat dilakukan split atau memecah file xml hasil export dari wordpress menjadi file yang lebih kecil.

Untuk pengguna windows, terdapat tool yang bernama WordPress WXR File Splitter. Untuk mengunduh berada di link ini.

Cara penggunaannya sederhana. Setelah file .zip di ekstrak, buka file WXRsplit.exe.

WordPress WXR File Splitter untuk migrasi file xml

Klik tombol “Open WXR File” dan pilih file xm hasil ekspor wordpress. Untuk pilihan pemecahan file (split) dapat dilakukan dengan dua opsi pada bagian “Step2”. Bisa menggunakan opsi “Split File into Parts of” dan “Total Number of Files”.

Rekomendasi bisa menggunakan opsi pertama “Split File into Parts of” dengan memasukkan 0.5 MB. Nantinya file xml akan di pecah menjadi berukuran kurang lebih 500KB. Klik “Split File” untuk melanjutkan proses.

Semoga panduan WordPress XML Splitter bisa membantu menyelesaikan kendala Anda. Terima kasih.