Banner - apa itu goravel adalah

Apa Itu Goravel? Pengertian, Fitur, & Cara Install di Localhost

Jika Anda terbiasa menggunakan Laravel untuk mengembangkan aplikasi web berbasis PHP, mungkin Anda akan tertarik dengan framework yang memiliki konsep serupa, tetapi menggunakan bahasa pemrograman Go. Goravel adalah framework web berbasis Go yang mengadopsi banyak konsep dan sintaks yang familiar bagi pengguna Laravel.

Goravel hadir dengan berbagai fitur untuk membantu proses pengembangan aplikasi, seperti ORM, routing, middleware, authentication, migration, hingga dukungan untuk pembuatan command-line interface (CLI). Kehadiran fitur tersebut membuat pengembangan aplikasi menggunakan Go menjadi lebih praktis, terutama bagi developer yang sudah mengenal ekosistem Laravel.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu Goravel, fitur-fitur yang tersedia, serta langkah instalasi Goravel di localhost agar Anda dapat mulai mencoba framework ini secara langsung.

Apa Itu Goravel? 

Goravel adalah framework web berfitur lengkap untuk Golang yang menyajikan struktur pengembangan yang rapi dan elegan. Filosofi utama di balik pengembangan framework ini adalah memberikan kenyamanan layaknya Laravel kepada para Gophers (sebutan untuk developer Go).

Dengan mengadaptasi gaya Laravel, para developer PHP tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari konsep framework baru dari nol. Mereka bisa langsung menikmati performa tinggi dari Golang menggunakan ekosistem dan logika yang sudah sangat familiar. 

Mengapa memilih Goravel untuk pengembangan aplikasi modern?

Kelebihan utama dari Goravel adalah kemampuannya menggabungkan dua kekuatan besar, yaitu developer experience yang luar biasa dari Laravel dan performa eksekusi super cepat dari Golang. Hal ini membuat pengembangan aplikasi menjadi jauh lebih efisien.

Promo Hosting Murah Rumahweb

Manfaat lain dari framework ini adalah penerapan arsitektur MVC (Model-View-Controller) yang sangat rapi. Anda tidak perlu bingung menyusun struktur folder atau logika aplikasi dari nol, karena framework ini sudah memisahkannya dengan jelas.

Fitur Goravel

Untuk mendukung produktivitas developer, framework ini hadir dengan segudang fitur bawaan yang powerful. Berikut adalah beberapa fitur utama yang sangat membantu dalam pengembangan:

  • Artisan Console: Antarmuka baris perintah (Command Line Interface) untuk mengotomatisasi pembuatan controller, model, atau menjalankan migration.
  • ORM (Object-Relational Mapping): Memudahkan interaksi dengan database tanpa harus menulis query SQL mentah secara terus-menerus.
  • Authentication & Authorization: Dukungan penuh untuk sistem verifikasi identitas (seperti JWT) dan kontrol akses berbasis policy atau gate.
  • Routing: Sistem pemetaan URL berbasis HTTP yang sangat ekspresif dan mudah dipahami

System Requirements Goravel

Sebelum memulai proses instalasi, ada beberapa persyaratan sistem yang harus Anda penuhi, berikut diantaranya:

  • Golang: Pastikan Anda sudah menginstal bahasa pemrograman Go minimal versi 1.23 atau yang lebih baru di komputer lokal Anda.
  • Git: Diperlukan untuk melakukan kloning repository atau mengunduh dependensi dari GitHub.
  • Editor Teks: Gunakan Integrated Development Environment (IDE) seperti VS Code, GoLand, atau editor lain yang mendukung ekstensi Golang.
  • Database: Siapkan sistem database lokal seperti MySQL, PostgreSQL, atau SQLite sesuai kebutuhan proyek. 

Cara Install Goravel di Localhost

Instalasi Goravel sangat praktis selama bahasa pemrograman Golang sudah terinstal di komputer Anda. Langkah pertama ini berfokus pada instalasi Goravel Installer agar perintah bawaan framework bisa digunakan. Berikut adalah langkah-langkah instalasinya:

  1. Buka terminal aplikasi Anda (CMD, PowerShell, atau Terminal macOS/Linux) dan jalankan perintah berikut untuk mengunduh modul secara global:
go install github.com/goravel/installer/goravel@latest
  1. Biarkan sistem mengunduh seluruh dependensi yang dibutuhkan. Cepat atau lambat instalasinya tergantung pada koneksi internet yang Anda gunakan.
  2. Setelah proses unduhan selesai, Anda wajib memastikan Goravel CLI sudah terpasang dengan mengetikkan perintah pengecekan versi:
goravel --version
cek versi goravel

Seperti yang terlihat pada gambar di atas, jika instalasi berhasil, terminal akan langsung merespons dengan menampilkan nomor versi dari Goravel Installer. Hasil ini menandakan bahwa instalasi telah selesai sepenuhnya dan komputer Anda siap digunakan untuk membuat proyek baru.

Contoh Awal Menggunakan Goravel Setelah Instalasi

Setelah installer berhasil dipasang, Anda bisa langsung membuat proyek pertama. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat proyek singkat hingga menjalankannya di localhost:

  1. Gunakan perintah bawaan dari Goravel untuk membangun kerangka proyek secara otomatis. Ketik perintah berikut di terminal (Anda bisa mengganti namaproyek dengan nama aplikasi yang diinginkan):
goravel new namaproyek
membuat project pertama
  1. Setelah proses selesai, arahkan terminal Anda untuk masuk ke dalam direktori proyek tersebut dengan perintah:
cd namaproyek
  1. Jalankan server pengembangan menggunakan perintah bawaan Golang. Pastikan terminal Anda sudah berada di dalam folder proyek sebelum mengetikkan:
go run .
menjalankan project
  1. Kemudian, akses di browser dengan alamat berikut:
http://localhost:3000

Jika sudah berhasil akan tampil homescreen dari Goravel Framework seperti berikut:

Membuka instalasi goravel yang berjalan pada port 3000

Sampai tahap ini, Anda sudah berhasil melakukan install Goravel di localhost dan mengaksesnya. Selanjutnya, Anda dapat mengembangkan aplikasi sesuai yang dibutuhkan.

Apakah Goravel Bisa di Deploy ke Shared Hosting?

Goravel pada dasarnya dapat dijalankan pada server yang mendukung Go (Golang). Saat ini, Go juga dapat digunakan pada environment hosting berbasis cPanel selama layanan tersebut menyediakan akses SSH atau Terminal. Namun, Goravel membutuhkan Go versi 1.23 atau lebih baru, sehingga Anda perlu memastikan versi Go yang tersedia memenuhi kebutuhan tersebut.

Meskipun demikian, menjalankan Goravel di shared hosting memiliki beberapa keterbatasan. Lingkungan cPanel umumnya memiliki batasan resource, proses aplikasi, dan penggunaan port, sehingga kurang fleksibel dibandingkan VPS. Goravel sendiri membutuhkan proses aplikasi yang terus berjalan, sehingga membutuhkan resource yang tidak sedikit.

Contoh Goravel di hosting cPanel
Contoh Goravel di hosting cPanel

Pada demo tersebut, kami menggunakan layanan Hosting paket Medium dengan aplikasi Goravel sederhana. Secara default, port 3000 tidak dapat digunakan pada layanan shared hosting. Oleh karena itu, kami menyesuaikan listen port aplikasi menjadi 30000, yang termasuk dalam rentang port 30000–65000 yang dapat digunakan di Hosting Rumahweb.

Oleh karena itu, untuk kebutuhan belajar dan pengembangan, Anda dapat memasang Goravel di localhost terlebih dahulu. Sementara itu, jika aplikasi sudah siap digunakan di lingkungan production dan membutuhkan kontrol server serta resource yang lebih leluasa, VPS lebih direkomendasikan.

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan popular tentang apa itu Goravel.

Apakah saya harus menguasai Laravel untuk menggunakan Goravel?

Tidak wajib. Meskipun strukturnya mirip Laravel, siapa pun yang memahami dasar-dasar Golang dan konsep pengembangan web bisa mempelajarinya dengan mudah.


Apakah Goravel siap untuk digunakan pada tahap produksi (production)?

Ya, framework ini dirancang untuk skalabilitas dan performa tinggi. Kemampuannya sangat diandalkan untuk digunakan di lingkungan produksi.


Database apa saja yang didukung?

Saat ini mendukung berbagai jenis database populer seperti MySQL, PostgreSQL, dan SQLite.


Apakah bisa install Goravel di Shared hosting cPanel?

Bisa, selama layanan hosting mendukung Go (Golang) dan menyediakan akses SSH/Terminal. Namun, untuk aplikasi production, layanan VPS lebih direkomendasikan karena memberikan kontrol server dan resource yang lebih besar dibandingkan shared hosting.


Penutup

Goravel dapat menjadi pilihan menarik bagi developer yang ingin memanfaatkan performa dan efisiensi Golang dengan pengalaman pengembangan yang familiar bagi pengguna Laravel. Dengan berbagai fitur bawaan yang tersedia, framework ini dapat membantu mempercepat proses pengembangan aplikasi.

Pada artikel ini, kita telah membahas apa itu Goravel, fitur dan kelebihannya, hingga cara menginstalnya di localhost. Setelah aplikasi selesai dikembangkan, Anda juga perlu menyiapkan lingkungan server yang sesuai untuk menjalankannya.

Untuk kebutuhan deployment dan aplikasi production yang membutuhkan kontrol server serta resource yang lebih fleksibel, Anda dapat menggunakan layanan VPS KVM dari Rumahweb. Dengan akses dan konfigurasi server yang lebih leluasa, VPS dapat menjadi pilihan untuk menjalankan aplikasi Goravel sesuai kebutuhan.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Agata Bima Saputra

Agata Bima Saputra, atau yang akrab disapa Bima, adalah bagian dari team Technical Support sekaligus penulis di Rumahweb. Bima menulis berbagai artikel yang berkaitan dengan optimasi pada website, penggunaan hosting, serta konten marketing. Melalui Journal Rumahweb, Bima ingin berbagi informasi dan solusi untuk membantu Anda mengoptimasi website dan penggunaan cPanel hosting.