Rumahweb Journal
Slow Query: Pengertian, Cara Aktivasi dan Perbaikannya

Slow Query: Pengertian, Cara Aktivasi dan Perbaikannya

Pada database, Query merupakan syntax atau perintah yang digunakan untuk mengolah sebuah isi database. Seperti melakukan perintah select, insert, update, dan delete. Dengan Query Anda bisa mengolah data pada sebuah database misalnya untuk menampilkan data sesuai yang diinginkan pada sebuah website dengan menggunakan php.

Penggunaan Query yang benar dan optimal akan membuat kinerja server tidak berat dan informasi yang ditampilan dari hasil query juga akan cepat tersedia, tetapi sebaliknya jika query tidak benar dan tidak optimal tentu akan membuat kinerja server menjadi berat dan informasi yang ditampilkan dari hasil query menjadi lebih lama. Untuk mengetahui query apa yang membuat kinerja server menjadi berat dan prosesnya lama, Anda bisa mengaktifkan Slow Query Log.

Pengertian Slow Query Log

Slow Query Log adalah catatan yang berisi Query SQL yang memerlukan waktu lama dari long_query_time ketika dijalankan. long_query_time adalah parameter yang digunakan sebagai batas penentu apakah query dianggap slow atau tidak. Default nilai long_query_time adalah 10 detik, sehingga query dengan waktu eksekusi lebih dari nilai long_query_time akan dicatat pada Slow Query Log. Slow Query Log akan menampilkan query-query lambat yang nantinya bisa dilakukan optimasi.

Cara Aktivasi Slow Query Log

Aktivasi Slow Query Log hanya bisa dilakukan dari user root, sehingga jika Anda tidak memiliki akses root maka tidak bisa melakukan Aktivasi Slow Query Log. Jika Anda tidak memiliki akses root, bisa minta bantuan ke admin atau support dari server/hosting yang digunakan.

1. Login SSH ke server dengan user root

2. Edit file my.cnf misalnya dengan editor nano. Perintahnya :

nano /etc/my.cnf

3. Masukan kode berikut :

slow_query_log = 1
slow-query_log_file = /var/log/mysql-slow.log
long_query_time = 2

4. Buat file /var/log/mysql-slow.log dengan user permission mysql. Perintahnya :

touch /var/log/mysql-slow.log
chown mysql:mysql /var/log/mysql-slow.log

5. Restart MySQL atau MariaDB
Jika menggunakan cPanel silahkan gunakan perintah :

/usr/local/cpanel/scripts/restartsrv_mysql

  • Jika tanpa panel dan menggunakan MySQL :

service mysql restart

  • Jika tanpa panel dan menggunakan MariaDB :

service mariadb restart

6. Melakukan monitoring Slow Query Log untuk melihat query yang lambat dengan perintah :

mysqldumpslow -a /var/log/mysql-slow.log

Perbaikan

Dari hasil monitoring Slow Query Log, Anda dapat dengan mudah melakukan optimasi karena bisa melihat query apa saja yang lambat diproses. Optimasi dilakukan dengan banyak cara, misalnya melakukan audit langsung pada query atau menggunakan aplikasi seperti EverSQL, ApexSQL Plan, SQL Azure Query Performance Insights, sql-tuning.com, dll

Demikian panduan mengenai Slow Query Log, cara aktivasi dan perbaikannya. Semoga bermanfaat.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Triyadi