Kode Kesalahan pada HTTP

Apakah Anda pernah menemukan halaman seperti ini ?

Gambar diatas merupakan salah satu dari kode kesalahan yang dikirimkan oleh protokol HTTP. Ketika Anda (sebagai client, dalam prinsip client-server) mengakses ke sebuah website, webserver akan melayani, melakukan pengecekan dan mengirimkan kembali hasil dari permintaan tersebut kepada browser. Apabila hasil tidak ditemukan atau ada kesalahan konfigurasi pada server, maka hasil yang akan dikirimkan ke browser adalah kode dari kesalahan tersebut.

Lalu bagaimana jika kesalahan tersebut terjadi pada account hosting Anda ?
Berikut daftar kode kesalahan HTTP yang paling sering dijumpai dan hal yang harus dilakukan ketika Anda (sebagai pemilik website) menemukan kode kesalahan tersebut:
Continue reading “Kode Kesalahan pada HTTP”

Membuat Database di Account Hosting

Kali ini kami membahas cara membuat database di server. Langkah pertama tentunya adalah masuk ke cPanel dulu, silahkan login dengan username dan password yang telah kami berikan sebelumnya. Pilih menu atau icon MySQL Database seperti yang terlihat di bawah.

Anda akan diarahkan ke halaman baru, yaitu halaman MySQL Database. Silahkan Anda membuat database pada form Create New Database, misalnya anda membuat databasecurvasud” (nama database bebas sesuai yang diinginkan). Untuk nama database, secara default, akan mendapat nama awalan sesuai dengan nama user cPanel.

Kemudian klik “Create Database“.

Apabila sukses, akan muncul notifikasi berisi konfirmasi pembuatan database.

Klik “Go Back” untuk kembali ke halaman “MySQL Databases“.

Setelah itu silahkan buat user untuk database pada form Add New User, masukan user database yang diinginkan, misalnya “baresi6“.

Kemudian isikan password yang diinginkan, pada tutorial ini kita isikan passwordmilanist1“.

Setelah semua kolom terisi, klik “Create User“.

Seperti pada pembuatan database, akan muncul notifikasi berisi konfirmasi bahwa pembuatan user database baru telah suskes dibuat.

Klik “Go Back” untuk kembali ke halaman “MySQL Databases“.

Setelah membuat database dan user database, langkah selanjutnya adalah menghubungkan antara database dan usernya. Silahkan scroll kebawah lagi cPanel Anda. Anda akan menemukan bagian Add User to Database, disana terdapat menu dropdown nama database dan user database.

Silahkan Anda pilih nama user dan database, lalu klik tombol “Add“. Dalam contoh ini menggunakan nama user “tes123_baresi6” dan nama database “tes123_curvasud”.

Anda akan diarahkan ke halaman berikutnya, yaitu Manage User Privilages (hak akses untuk user yang dihubungkan). Yang perlu Anda lakukan adalah mencentang checkboxAll Privilage” (semua centang).

Lalu Klik “Make Changes“.

Jika sukses, maka pada sisi kanan layar anda akan muncul notifikasi bahwa anda telah berhasil menambahkan hak akses user ke database yang anda pilih.

Setelah itu Klik “Go Back“.

Untuk mengecek apakah user privileges kita telah berhasil dibuat, maka kita bisa melihat pada bagian informasi database kita. Berikut merupakan tampilan sebelum, dan sesudah user ditambahkan.

Sebelum:

Sesudah:

Jika sudah terdapat info user pada bagian “Privileged Users“, maka setting database kita telah selesai. 🙂

SpamAssassin Melindungi Email Anda dari Spam

SpamAssassin Memprotect Email dari Spam

SpamAssassin adalah salah satu fasilitas hosting yang ditawarkan oleh Rumahweb, yang berfungsi untuk memproteksi email dari spam. Dengan menggunakan metode dan algoritma tertentu, SpamAssassin menyaring e-mail masuk sehingga e-mail account milik pelanggan web hosting terlindungi dari SPAM.

SpamAssassin dapat memberikan tanda dengan mengubah subject e-mail atau langsung menghapus e-mail SPAM yang masuk. Berikut beberapa fitur utama dalam SpamAssassin : Continue reading “SpamAssassin Melindungi Email Anda dari Spam”

File Index Web

Ketika pertama kali mengakses nama domain Anda yang baru di aktivasi, Anda akan menemukan isi website Anda adalah halaman Underconstructions. Secara default kami menyisipkan file home.htm pada account baru, sehingga akan menampilkan underconstruction pada saat pertama kali account anda diaktifkan. Hal ini kami lakukan supaya account Anda tidak menampilkan list file/folder yang jika dibiarkan akan sangat riskan terhadap keamanan. Kenapa? Karena orang yang mengakses bisa membaca dan melihat struktur account domain Anda. Itulah kenapa File Index ini sangat penting.

Secara default urutan index file server di rumahweb adalah sebagai berikut : index.html index.php index.htm. Namun Anda bisa menentukan index file sendiri pada setiap folder sesuai dengan keinginan Anda. Cara mengubah index file bisa dilakukan dengan mengedit file .htaccess di folder public_htm, silahkan tambahkan script berikut: Continue reading “File Index Web”

Tutorial: Upload File dengan Legacy File Manager di cPanel 11

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa di cPanel 11 Themes X3 ada fasilitas baru, yaitu Legacy File Manager. Fungsi dari Legacy File Manager adalah untuk mengupload file ke server. Kabar gembira bagi Anda yang telah terbiasa dengan tampilan File Manager cpanel lama, Legacy File Manager ini mirip sekali dengan File Manager di cpanel lama.

1. Login ke cpanel dan pilih Legacy File Manager. Nanti akan ada popup windows seperti dibawah, silahkan samakan settingannya.

 

  • Home Directory : adalah directory root account Anda
  • Web Root(public_html/www): adalah document root account Anda, Silahkan pilih radio button ini untuk mengupload file-file web ke server
  • Public FTP Root: Folder FTP
  • Show Hidden Files: akan menampilkan file-file yang tersembuny
  • Skip this question, and always… : akan melompati popup windows ini pada login berikutnya(tidak kami sarankan)

2. Setelah klik Go, anda akan menuju halaman Legacy File Manager pada jendiela baru seperti gambar dibawah.

 

Ada dua area pada halaman Legacy File Manager, sebelah kiri dan sebelah kanan. Pada sebelah kanan ada 3 menu utama, yaitu:

  • Upload Files: Untuk upload File
  • Create New Folder: Untuk membuat folder baru
  • Create New File: Untuk membuat file baru

Sedangkan pada area kanan, keadaanya akan selalu berubah sesuai operasi yang sedang dilakukan di sebelah kiri. Pada defaultnya jika Anda klik sebuah file, area
sebelah kanan akan menampilkan beberapa menu, yaitu:

  • Show File Content
  • Extract File Content: Pilihan ini akan muncul jika Anda klik file kompresi(.zip) di area sebelah kiri
  • Delete File: Untuk delete file/folder
  • Edit File With Code Editor: Untuk edit file dengan code editor, sehingga lebih memudahkan anda untuk menelusuri alur sebuah script
  • Edit File: Untuk edit file seperti notepad(tidak ada no baris dan warna)
  • Change Permission: mengubah permission suatu file/folder
  • Rename File: Mengubah nama suatu file/folder
  • Copy File: Menyalin File/Folder
  • Move File: Memindahkan File/Folder
  • Download File: download file yang dipilih
  • Url: ini akan menunjukan preview suatu file di browser

3. Untuk upload file, silahkan klik link Upload Files, nanti Anda akan diarahkan pada jendela baru seperti dibawah,

Jika Anda akan mengupload ke suatu directory, silahkan klik terlebih dahulu icon folder(bukan teksnya), lalu klik Link upload File di menu atas. Untuk upload file yang sudah ada sebelumnya, silahkan Anda centang checkbook Overwrite Exixting Files terlebih dahulu.

Artikel ini telah di update tanggal 07/01/2012 oleh Triyadi