Menghubungkan domain ke VPS sering terdengar rumit bagi pengguna yang baru pertama kali mengelola server. Padahal, sebenarnya proses ini cukup sederhana. Intinya, Anda hanya perlu menghubungkan domain ke VPS melalui pengaturan DNS dengan mengarah domainnya ke alamat IP server tujuan.
Setelah domain berhasil diarahkan ke IP VPS, domain tersebut bisa digunakan untuk membuka website yang berjalan di server atau bisa juga digunakan untuk kebutuhan email domain Anda di VPS.
Melalui panduan ini, kami akan menjelaskan langkah demi langkah cara menghubungkan domain ke VPS dengan mudah. Anda juga akan mempelajari beberapa DNS record yang paling sering digunakan seperti A, CNAME, MX, hingga wildcard record.
Apa Itu DNS dan Bagaimana Cara Kerjanya?
DNS adalah singkatan dari Domain Name Systems, yaitu sistem yang berfungsi untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.
Sebagai contoh:
- Domain :
journalrw.my.id - IP Server :
103.253.215.54
Setiap server memiliki alamat IP berupa deretan angka yang digunakan sebagai identitasnya. Namun, karena alamat IP cukup sulit untuk diingat, maka digunakanlah nama domain agar lebih mudah diingan dan diakses oleh pengguna.
Misalnya, ketika seseorang membuka journalrw.my.id di browser, komputer tidak langsung mengetahui server mana yang harus dihubungi. Browser akan terlebih dahulu meminta bantuan DNS server untuk mencari alamat IP dari domain tersebut.
Jika DNS sudah memiliki data yang sesuai, maka DNS akan memberikan jawaban seperti ini:
journalrw.my.id > 103.253.215.54
Setelah mendapatkan alamat IP tersebut, browser kemudian akan terhubung ke server dengan IP 103.253.215.54 dan menampilkan website yang ada di dalamnya.
Proses ini sebenarnya terjadi sangat cepat, biasanya hanya dalam hitungan milidetik, sehingga pengguna tidak menyadari bahwa ada proses pencarian alamat server di belakang layar.
Hubungan DNS dengan VPS
Ketika Anda membuat website di VPS, server tersebut juga memiliki alamat IP publik, misalnya 103.253.215.54.
Agar website bisa diakses menggunakan domain seperti journalrw.my.id, maka domain tersebut harus diarahkan ke IP VPS melalui konfigurasi DNS.
Dengan kata lain, proses menghubungkan domain ke VPS sebenarnya hanya melakukan dua hal utama:
- Memastikan domain menggunakan DNS server yang dapat Anda kelola.
- Membuat DNS record yang mengarahkan domain ke IP VPS.
Jika konfigurasi DNS sudah benar, maka setiap orang yang membuka journalrw.my.id akan diarahkan oleh DNS menuju server VPS dengan IP 103.253.215.54.
Metode Menghubungkan Domain ke VPS
Secara umum, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghubungkan domain ke VPS. Metode yang dipilih biasanya tergantung pada kebutuhan pengelolaan DNS serta konfigurasi server yang digunakan. Berikut penjelasannya.
1. Mengganti Nameserver Domain (Menggunakan Child Nameserver)
Metode pertama untuk menghubungkan domain ke VPS adalah dengan mengganti nameserver (NS) domain ke DNS server yang berada di VPS. Cara ini biasanya digunakan jika Anda ingin mengelola seluruh DNS langsung dari server VPS.
Agar hal ini bisa dilakukan, Anda perlu membuat child nameserver terlebih dahulu.
Child nameserver adalah nameserver yang menggunakan domain Anda sendiri, misalnya:
ns1.journalrw.my.id>103.253.215.54ns2.journalrw.my.id>103.253.215.54
Dalam contoh tersebut, domain journalrw.my.id digunakan sebagai hostname untuk DNS server, sedangkan alamat IP mengarah ke VPS yang Anda gunakan.
Dengan konfigurasi ini, domain Anda akan menggunakan DNS server milik sendiri yang berjalan di VPS. Artinya seluruh pengaturan DNS, seperti A record, MX record, atau subdomain, dapat dikelola langsung dari server tersebut.
Metode ini sering digunakan ketika Anda ingin:
- Mengelola DNS secara mandiri dari VPS
- Menjalankan layanan hosting sendiri
- Menggunakan control panel seperti cPanel, Plesk, atau Webmin
Jika Anda ingin memahami lebih detail mengenai konsep dan cara membuatnya, kami telah membahasnya secara khusus pada artikel berikut: Apa Itu Child NS dan Cara Membuatnya.
2. Mengubah DNS Record (Pointing Domain)
Metode kedua adalah dengan mengubah DNS record pada domain. Cara ini sering disebut juga sebagai pointing domain. Berbeda dengan metode sebelumnya yang mengganti nameserver domain, pada metode ini Anda tetap menggunakan DNS server dari penyedia domain atau layanan DNS lain, tetapi hanya mengubah record tertentu agar domain mengarah ke IP VPS.
DNS record sendiri adalah konfigurasi yang berfungsi untuk menentukan ke mana sebuah domain harus diarahkan. Untuk menghubungkan domain ke VPS, record yang paling sering digunakan adalah A record, yang berfungsi untuk menghubungkan domain dengan alamat IP server.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki domain dan VPS berikut:
- Domain:
journalrw.my.id - IP VPS:
103.253.215.54
Maka Anda dapat membuat konfigurasi DNS seperti ini:
| Type | Name | Value |
|---|---|---|
| A | @ | 103.253.215.54 |
Penjelasannya:
- @ digunakan untuk domain utama (
journalrw.my.id) - 103.253.215.54 adalah alamat IP VPS yang menjadi tujuan domain
Dengan konfigurasi tersebut, ketika seseorang membuka journalrw.my.id, DNS akan mengarahkan pengunjung ke server VPS dengan IP 103.253.215.54.
Metode pointing domain ini biasanya lebih mudah dan praktis, terutama jika Anda hanya ingin mengarahkan website ke VPS tanpa harus mengelola DNS server sendiri.
Setelah DNS record diubah, biasanya dibutuhkan waktu propagasi DNS agar perubahan tersebut dikenali oleh seluruh jaringan internet. Proses ini umumnya memerlukan waktu mulai dari beberapa menit hingga 48 jam.
Persiapan Sebelum Menghubungkan Domain ke VPS
Sebelum melakukan pengaturan DNS, pastikan Anda sudah menyiapkan beberapa hal berikut:
- Domain yang aktif
- Alamat IP VPS
- Akses ke DNS Management
- VPS sudah aktif dan dapat diakses melalui SSH
- Web server seperti Nginx atau Apache sudah terpasang
Tips penting:
Walaupun DNS sudah benar, domain tetap tidak akan bisa diakses jika port 80 atau 443 pada VPS tertutup oleh firewall.
Cara Menghubungkan Domain ke VPS
Pada panduan ini, kami akan menjelaskan cara menghubungkan domain ke VPS menggunakan metode pointing DNS melalui halaman Clientzone Rumahweb. Panduan ini ditujukan bagi Anda yang memesan domain tanpa hosting dan ingin mengarahkan domain tersebut ke alamat IP VPS yang digunakan.
Jika sebelumnya domain Anda dipesan bersamaan dengan layanan hosting, maka pengelolaan DNS biasanya dilakukan melalui control panel hosting yang digunakan. Dalam hal ini, Anda dapat mengikuti panduan pada referensi yang kami sertakan berikut.
Step 1. Manage DNS
Berikut cara menghubungkan domain ke VPS Anda menggunakan IP record.
- Silakan login terlebih dahulu ke halaman Clientzone.
- Klik menu Domain > Manage Domain.
- Klik menu DNS management.
- Bagi yang belum mengaktifkan fitur DNS management, silahkan klik tombol “Ubah Nameserver”.
- Lanjutkan dengan klik menu “Add New Record”.

Sebagai catatan, dengan klik tombol “Ubah Nameserver” yang ada dimenu DNS Management, maka secara otomatis nameserver domain Anda akan berubah menjadi:
- nsid1.rumahweb.com
- nsid2.rumahweb.net
- nsid3.rumahweb.biz
- nsid4.rumahweb.org
Step 2. Membuat Record DNS
Contohnya, kami akan mengarahkan domain journalrw.my.id ke VPS IP 103.253.215.54. Kami akan membuat beberapa contoh record DNS mulai dari A record, cName, MX hingga Wildcard DNS record.
A record
A record digunakan untuk mengarahkan domain ke web server tujuan. Kami akan memberikan contoh membuat A record domain journalrw.my.id ke IP 103.253.215.54.

cName record
cName record bisa disebut sebagai Aliases record, biasanya menggunakan www. Berikut contoh cara membuat cName record www.journalrw.my.id.

Wildcard record
*. artinya adalah Wildcard, yang memiliki fungsi mengarahkan semua record subdomain ke IP tujuan. Berikut contoh membuat recursive A record *.journalrw.my.id ke IP 103.253.215.54.

MX record
MX record digunakan untuk mengarahkan domain ke Mail server tujuan. Berikut contoh setting MX record ke journalrw.my.id IP 103.253.215.54.

Berikut adalah contoh lengkap dari pembuatan DNS record diatas.

Perubahan DNS di atas membutuhkan waktu propagasi DNS, estimasinya dalam 1-24 jam. Lama prosesnya tergantung dari koneksi internet yang Anda gunakan.
Step 3. Menambahkan Domain ke VPS
Setelah domain berhasil diarahkan ke alamat IP VPS melalui pengaturan DNS, langkah selanjutnya adalah menambahkan domain tersebut di server VPS. Tujuannya agar web server di VPS dapat mengenali domain dan menampilkan website yang sesuai.
Cara menambahkan domain di VPS dapat berbeda-beda, tergantung pada konfigurasi server atau control panel yang digunakan.
Jika VPS menggunakan web server tanpa control panel, seperti Apache atau Nginx, Anda perlu menambahkan konfigurasi Virtual Host (vhost) pada server. Melalui konfigurasi ini, web server dapat menentukan folder website mana yang akan ditampilkan ketika domain diakses.
Sebagai contoh, pada konfigurasi Apache atau Nginx Anda dapat membuat virtual host untuk domain seperti journalrw.my.id, lalu mengarahkan domain tersebut ke direktori website yang ada di server, misalnya /var/www/journalrw.my.id.
Jika VPS menggunakan control panel seperti cPanel, Anda dapat menambahkan domain melalui WHM (Web Host Manager) dengan membuat akun hosting baru atau menambahkan domain pada akun yang sudah ada. Setelah domain ditambahkan, sistem akan secara otomatis membuat konfigurasi web server yang diperlukan.
Selain itu, jika VPS menggunakan control panel lain seperti CyberPanel, Plesk, atau Webmin, penambahan domain biasanya dapat dilakukan melalui menu Domain Management atau Website Management yang tersedia pada panel tersebut.
Setelah domain berhasil ditambahkan di VPS, Anda dapat melanjutkan proses upload file website atau melakukan instalasi aplikasi web sesuai kebutuhan.
FAQ
Berikut adalah beberapa pertanyaan populer terkait cara mengarahkan domain ke VPS.
1) Apa bedanya nameserver dan A record?
Nameserver menentukan “DNS mana yang berwenang mengelola record domain”. A record adalah salah satu record di DNS itu yang mengarahkan domain ke IP.
2) Kenapa domain saya sudah diarahkan tapi website belum muncul?
Biasanya karena web server belum siap atau firewall menutup port 80/443. Pastikan domain resolve ke IP VPS, lalu cek service dan firewall.
3) Apakah wajib pakai www?
Tidak wajib, tapi disarankan. Banyak pengguna masih mengetik www, jadi buat CNAME www agar aman.
4) Berapa lama propagasi DNS?
Umumnya 1-24 jam tergantung cache resolver ISP/perangkat yang Anda gunakan.
5) Apakah saya harus pakai wildcard?
Tidak harus. Wildcard cocok jika Anda ingin semua subdomain mengarah ke VPS. Jika Anda ingin subdomain tertentu ke layanan lain, sebaiknya tidak pakai wildcard.
6) MX record itu untuk apa?
MX record mengatur ke mana email domain diterima. Jika salah, email bisa tidak masuk.
Kesimpulan
Menghubungkan domain ke VPS dapat dilakukan dengan mengatur DNS agar mengarah ke alamat IP server, kemudian menambahkan domain tersebut pada konfigurasi VPS. Setelah kedua langkah ini selesai, domain Anda sudah dapat digunakan untuk mengakses website atau layanan yang berjalan di VPS.
Dengan konfigurasi yang tepat pada DNS dan server, domain Anda dapat terhubung ke VPS dan website dapat diakses secara online tanpa kendala.
Demikian panduan kami tentang cara menghubungkan domain ke VPS. Jika Anda mengalami kendala dalam proses konfigurasi, Anda dapat menghubungi tim support teknis Rumahweb untuk mendapatkan bantuan pengecekan lebih lanjut.


