Rumahweb Journal
Banner - Cara Membuat Pagination di WordPress

Cara Membuat Pagination di WordPress Dengan Mudah

Pernahkah Anda mengunjungi websiet dengan artikel yang panjang, lalu artikel tersebut di bagi dalam beberapa halaman? Ya, teknik ini dipakai oleh beberapa portal berita besar untuk mendapatkan waktu kunjungan yang besar serta peluang iklan di klik yang lebih besar. Karena itu, kami akan berbagi cara membuat artikel pagination di WordPress dengan mudah.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, ketika mengakses suatu website yang membagi artikel menjadi beberapa halaman, akan muncul tombol navigasi berupa angka 1, 2, 3, dan seterusnya. Tombol Navigasi tersebut disebut dengan Paginate.

Pada artikel ini, Kami akan menjelaskan bagaimana cara membagi artikel menjadi beberapa halaman di WordPress atau yang bisa kita sebut dengan pagination. Namun sebelumnya, kami akan menjelaskan terlebih dahulu kepada anda apa itu Pagination dan alasan menggunakannya.

Apa itu Paginate atau Pagination?

Paginate atau Pagination adalah proses membagi artikel atau konten menjadi beberapa halaman yang terpisah. Design user interface ini dirancang untuk membantu pengunjung website, agar tidak dibebani oleh banyaknya informasi yang termuat dalam satu halaman.

Dengan pagination, pengunjung bisa membaca artikel secara lebih terstuktur dengan dibagi dalam beberapa halaman. Pagination bisa diibaratkan sebagai buku, yang memiliki beberapa halaman.

Berikut beberapa alasan kenapa sebaiknya kita menggunakan pagination.

  1. Postingan yang cukup Panjang
  2. Meningkatkan PageView
  3. Mempercepat Loading Halaman Artikel

Setelah mengetahui arti dan manfaat pagination, kita lanjutkan dengan cara setting pagination di WordPress.

Setting Pagination di WordPress

Fitur Pagination di WordPress telah tersedia baik di Gutenberg maupun Classic Editor. Kami akan berbagi cara setting pagination di WordPress, baik melalui Gutenberg editor maupun classic editor. Berikut informasi selengkapnya.

Setting Pagination di Gutenberg Editor

Gutenberg adalah fitur editor baru yang mulai digunakan pada versi WordPress 5.0. Berikut langkah-langkah setting pagination di versi Gutenberg editor WordPress.

  1. Login ke halaman admin wordpress melalui Link namadomain.com/wp-admin
  2. Anda dapat Edit post yang sebelumnya sudah terpublish atau Membuat post baru melalui menu Posts > Add New.
Klik menu post > add new
  1. Setelah masuk ke halaman Editor Post, silahkan Anda tambahkan Block dengan cara klik logo + seperti gambar berikut,
add block
  1. Akan tampil popup berisi Jenis Block yang dapat ditambahkan, pada kolom pencarian silahkan Anda ketik Page Break, dan pilih Element Block Page Break seperti gambar berikut,
Setting Pagination di Gutenberg Editor
  1. Setelah itu akan tampil Block Page Break dengan tampilan garis putus-putus seperti gambar berikut.
contoh Pagination di Gutenberg Editor
  1. Setelah Berhasil menambahkan Element Block Page Break, maka Halaman post akan terbagi menjadi beberapa halaman, dan akan terdapat tombol Pagination seperti gambar berikut,
hasil jadi pagination di gutenberg

Setting Pagination di Classic Editor

Classic editor adalah fitur editor WordPress lama, yaitu sebelum versi 5 di release. Walaupun versi lama, banyak pengguna WordPress yang belum bisa move-on dari Classic editor. Buktinya, plugin ini telah diinstall lebih dari 5 juta kali di seluruh dunia oleh pengguna WordPress.

Berikut langkah-langkah setting pagination di Classic editor WordPress.

  1. Login ke halaman Admin WordPress melalui namadomain.com/wp-admin
  2. Edit atau membuat Post Baru melalui menu Posts > Add New
  3. Setelah masuk ke halaman Post Editor, silahkan Anda mengganti Editing dari mode Visual ke Text seperti gambar berikut,
Klik menu text
  1. Selanjutnya, silahkan Anda tambahkan kode berikut,
<!--nextpage-->
Setting Pagination di Classic Editor

Kesimpulan

Pagination adalah proses membagi artikel menjadi beberapa halaman. Pagination ini sangat cocok digunakan untuk website Portal Berita, atau website dengan artikel sangat panjang. Sehingga pembaca tidak akan merasa jenuh ketika membacanya.

Selain itu, Pagination juga berfungsi untuk mempercepat loading halaman, dan juga meningkatkan page view. Jika Anda menggunakan Post Editor Gutenberg, Anda hanya perlu menambahkan Block Page Break untuk membagi artikel menjadi beberapa halaman, sedangkan pada Classic Editor Anda harus menambahkan baris kode pada editornya.

Demikian artikel tentang apa itu pagination dan cara setting pagination di WordPress. Semoga bermanfaat.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

VPS Alibaba

Wahid Husain

Person who love family, cat, sleep, and Pau <3