Rumahweb Journal
opengraph - Cara Membuat Backup VPS cPanel Otomatis ke Google Drive

Cara Membuat Backup VPS cPanel Otomatis ke Google Drive

Setelah sebelumnya kami membahas cara membuat backup VPS otomatis ke server lain dengan metode FTP, untuk artikel kali ini kami akan memberikan cara membuat backup VPS cPanel otomatis ke layanan online storage yang cukup banyak digunakan yaitu Google drive.

Sebelum melakukan setting backup di VPS, yang harus dilakukan pertama kali adalah membuat credential terlebih dahulu pada layanan Google drive. Langkahnya sebagai berikut :

1. Silahkan login ke halaman Google API, kemudian buatlah project seperti pada gambar.

image 1 - Cara Membuat Backup VPS cPanel Otomatis ke Google Drive

2. Kemudian isikan nama project yang ingin dibuat, bisa diisikan bebas sesuai keinginan Anda. Setelah itu klik create.

image 2 - Cara Membuat Backup VPS cPanel Otomatis ke Google Drive

3. Langkah selanjutnya menambahkan API google drive pada project Anda, silahkan klik menu library.

image 3 - Cara Membuat Backup VPS cPanel Otomatis ke Google Drive

4. Kemudian klik pada Google drive API, lalu klik enable.

image 4 - Cara Membuat Backup VPS cPanel Otomatis ke Google Drive
image 5 - Cara Membuat Backup VPS cPanel Otomatis ke Google Drive

5. Kemudian silahkan klik credential yang terletak pada sidebar sebelah kiri halaman Google API.

6. Setelah itu klik create credential, dan pilih opsi help me choose.

7. Langkah selanjutnya silahkan memasukkan informasi terkait API yang ingin digenerate sebagai berikut :

  • Which API are you using? : pilih Google Drive API
  • Where will you be calling the API from? : pilih Web Server (e.g. node, js, Tomcat)
  • From the What data will you be accessing? : pilih User Data

Kemudian klik What credentials do I need?.

8. Kemudian akan muncul pop up opsi pembuatan credential yang ditawarkan, silahkan klik Set up OAuth consent screen.

9. Selanjutnya Anda akan dialihkan ke halaman OAuth consent screen, silahkan pilih opsi external dan klik create.

10. Kemudian pada halaman app information silahkan mengisikan nama app yang akan dibuat dan pilih akun email yang digunakan.

Isikan juga email pada Developer contact information, kemudian klik save and continue.

11. Kemudian pada halaman scopes, silahkan klik add or remove scopes.

12. Nantinya akan muncul halaman scopes yang ingin ditambahkan, silahkan checklist opsi scopes untuk Google Drive API, kemudian klik update.

13. Apabila sudah menambahkan scopes tersebut, silahkan klik save and continue.

14. Selanjutnya akan muncul halaman test user, silahkan klik add test user dan masukkan akun email yang diizinkan untuk menggunakan API Anda, kemudian klik add.

15. Setelah selesai menambahkan user, silahkan klik save and continue.

16. Selanjutnya silahkan klik credential, dan perhatikan pada bagian OAuth 2.0 Client IDs, apakah sudah muncul user auth yang sudah dibuat sebelumnya.

Apabila sudah muncul, hal tersebut menandakan pembuatan akun untuk API google drive sudah berhasil. Langkah selanjutnya, silahkan klik tanda pensil atau edit.

17. Pada halaman edit, silahkan Anda isikan Authorized redirect URIs dengan url https://hostname-VPS:2087/googledriveauth/callback.

18. Kemudian masih dihalaman yang sama, Client ID dan client secret bisa dilihat di bagian kanan atas.

19. Setelah mendapatkan informasi client ID dan Client secret, selanjutnya silahkan login ke WHM, dan akses ke menu backup configuration.

Kemudian akses tab additional destinations.

20. Pada destination type silahkan pilih Google drive, kemudian klik create new destinations.

Kemudian isikan destination name sesuai keinginan Anda.

21. Isikan juga nama folder di google drive yang ingin digunakan untuk penyimpanan backup, dan isikan juga client ID & client secret yang didapatkan dari Google API, kemudian klik generate credential.

Nantinya Anda akan diarahkan ke halaman login google untuk melakukan koneksi dari VPS ke akun google drive Anda. Silahkan login dengan akun email yang digunakan untuk generate authentication yang dilakukan sebelumnya. Kemudian apabila muncul pesan seperti gambar, silahkan klik next atau lanjutkan.

22. Kemudian klik izinkan untuk setiap popup yang muncul. Apabila berhasil akan muncul pesan sebagai berikut.

23. Selanjutnya silahkan kembali ke WHM, dan klik save and validate destination.

Apabila sudah muncul checlist hijau seperti gambar, artinya setting sudah berhasil dan google drive sudah bisa digunakan untuk menyimpan backup Anda.

24. Selanjutnya silahkan kembali ke tab backup settings, dan berikan checklist pada enable backup.

25. Sesuaikan setting backup sesuai kebutuhan Anda, kemudiian klik save configuration untuk menyimpan settingnya.

Sampai tahap ini, cara membuat backup VPS cPanel otomatis sudah selesai. Dengan setting ini, Anda tidak perlu khawatir resource space pada VPS membengkak akibat penyimpanan file backup.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Syahrizal Widiarto