Rumahweb Journal
Banner - Cara Install phpMyAdmin di Ubuntu

Cara Install phpMyAdmin di Ubuntu

phpMyAdmin adalah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengelola database MySQL. Dengan phpMyAdmin, pengguna dapat melakukan tugas-tugas administratif pada database MySQL melalui user interface yang intuitif dan mudah digunakan. Dalam artikel ini, kami akan berbagi cara install phpMyAdmin di Ubuntu.

MySQL adalah salah satu aplikasi database paling populer dan paling banyak digunakan oleh pengembang di seluruh dunia untuk membangun website, baik berbasis CMS seperti WordPress, maupun berbasis framework seperti Codeigniter dan Laravel.

Apabila Anda biasa membangun website di localhost menggunakan aplikasi XAMPP, Anda mungkin sudah familiar dengan phpMyAdmin untuk mengelola database MySQL dengan mudah.

Bagi Anda ingin membangun website menggunakan server VPS dengan OS Ubuntu, Anda juga bisa menginstal dan menjalankan phpMyAdmin sehingga proses pengelolaan database MySQL menjadi lebih mudah dan efisien.

Mengenal phpMyAdmin

PhpMyadmin adalah aplikasi yang berfungsi sebagai frontend untuk manajemen database MySQL dengan antarmuka grafis. PhpMyAdmin ditulis menggunakan PHP dan bisa diakses melalui web browser.

Dengan menggunakan phpMyAdmin, proses administrasi database MySQL menjadi lebih mudah, karena bisa diakses melalui browser dengan tampilan grafis. PhpMyAdmin terinstal secara default dalam paket XAMPP dan juga bisa diinstal di dalam server dengan OS Ubuntu, untuk mengelola database MySQL yang sudah terinstal. Pada artikel journal kali ini, kami ingin membahas seputar Cara Install phpMyAdmin di Ubuntu.

Cara Install phpMyAdmin di Ubuntu

Aplikasi phpMyAdmin tersedia secara default di repositori Ubuntu dan bisa diinstal dengan mudah. Berikut langkah-langkah instalasi phpMyAdmin di Ubuntu:

Step 1. Instalasi MySQL Server

Sebelum menginstal phpMyAdmin, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menginstal paket MySQL server terlebih dahulu. Panduan selengkapnya untuk proses instalasi MySQL server bisa Anda baca di artikel berikut ini.

Step 2. Membuat Database dan User Database

Siapkan terlebih dahulu database dan user database yang ingin diakses melalui phpMyAdmin. Untuk membuat database dan user database, jalankan perintah sebagai berikut:

sudo mysql -u root -p
CREATE DATABASE database DEFAULT CHARACTER SET utf8 COLLATE utf8_unicode_ci;
CREATE USER 'userdatabase'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password';
GRANT ALL ON database.* TO 'userdatabase'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;
exit

Step 3. Install phpMyAdmin

Setelah MySQL server terinstal, Anda bisa melanjutkan proses instalasi phpMyAdmin dengan menjalankan perintah sebagai berikut:

sudo apt install phpmyadmin

Akan muncul jendela konfirmasi bertuliskan web server to reconfigure automatically. Tekan tombol Spasi untuk mencentang Apache, kemudian tekan tombol Tab dan Enter.

Konfirmasi Install phpMyAdmin

Langkah selanjutnya, akan muncul kembali jendela konfirmasi dengan tulisan Configure database for phpmyadmin with dbconfig-commong. Tekan tombol Tab untuk memilih No, lalu tekan Enter. Tunggu sampai proses instalasi selesai.

Configuration phpmyadmin

Login ke phpMyAdmin

Setelah proses instalasi selesai, phpMyAdmin bisa Anda akses melalui browser di alamat IP_server/phpmyadmin. Masukkan user database dan password user database yang sudah dibuat di langkah sebelumnya.

Login phpMyAdmin

Login phpMyAdmin Sebagai Root

Karena phpMyAdmin bisa diakses secara publik melalui browser, untuk tujuan keamanan, phpMyAdmin membatasi akses phpMyAdmin hanya untuk user database biasa. Sedangkan untuk pembuatan database dan user database, tetap disarankan melalui command line.

Akan tetapi kalau Anda ingin login ke phpMyAdmin menggunakan user root, Anda bisa membuka akses phpMyAdmin untuk user root. Untuk membuka akses root phpMyAdmin, Anda bisa menjalankan perintah sebagai berikut:

sudo echo "UPDATE mysql.user SET plugin = 'mysql_native_password' WHERE user = 'root' AND plugin = 'unix_socket';FLUSH PRIVILEGES;" | mysql -u root -p
tampilan dashboard phpMyAdmin

Menutup Akses Root

Database merupakan komponen vital dari website, sehingga harus diatur supaya tidak bisa diakses dengan mudah oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu, sangat disarankan supaya phpMyAdmin hanya bisa diakses oleh user database biasa.

Apabila sebelumnya Anda membuka hak akses root ke phpMyAdmin, Anda bisa menutupnya kembali dengan menjalankan perintah berikut:

sudo nano /etc/phpmyadmin/config.inc.php

Tambahkan baris berikut:

$cfg['Servers'][$i]['AllowRoot'] = false;

Tekan tombol Ctrl+X, tekan Y, lalu tekan Enter. Terakhir, restart service apache:

sudo sytemctl restart apache2

Penutup

Pengelolaan sistem yang efisien adalah faktor penting yang mempercepat alur kerja sebuah sistem. Bagi Anda yang sedang menjalankan server dengan OS Ubuntu, phpMyAdmin bisa membantu proses pengelolaan database MySQL secara signifikan.

Melalui tampilan grafis, Anda tidak perlu terlalu banyak mengetik dan menjalankan perintah teks, hanya untuk mengimport dan mengeksport database, maupun untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar lain.

Meskipun demikian, faktor keamanan tetap harus menjadi pertimbangan utama. Apabila Anda mengelola server yang menjalankan website produksi, sangat disarankan untuk membatasi akses phpMyAdmin hanya untuk user biasa, supaya data yang tersimpan di server bisa tersimpan dengan aman dan meminimalisir kemungkinan akses yang tidak diinginkan.

Demikian artikel tentang Cara Install phpMyAdmin di Ubuntu. Semoga bisa menjadi referensi yang membantu Anda dalam mengelola sebuah server.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Jasa Pembuatan Website Rumahweb

Alwan Rosyidi

FOSS enthusiast. Technical Support Rumahweb.