Merubah Storage Engine Database Dari MyIsam ke InnoDB dan Sebaliknya

og Merubah Storage Engine Database Dari MyIsam ke InnoDB dan Sebaliknya

Untuk merubah storage engine dapat dilakukan dari phpMyAdmin, dengan langkah – langkah sebagai berikut:

  1. Login ke cPanel kemudian masuk ke menu phpMyAdmin.
  2. Pilih nama table yang ingin diubah
  3. Klik tab/menu Operations
  4. Pada storage engine, silahkan klik dropdown untuk memilih opsi yang tersedia, misalnya “InnoDB”
Continue reading “Merubah Storage Engine Database Dari MyIsam ke InnoDB dan Sebaliknya”

Copy Database Pada WordPress Hosting

panduan copy database wordpress rumahweb

Jika sebelumnya kita telah mengetahui cara membuat database, kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara copy database. Hal ini berguna ketika ingin membuat dua buah website dengan database yang sama. Dengan copy database, maka tidak perlu lagi membuat database baru dari awal sehingga akan lebih efektif jika menggunakan fitur ini.

Berikut ini langkah langkahnya:

  • Logi ke Plesk Panel, masuk ke menu database
  • Pilih menu copy/salin

  • Kemudian akan tampil halaman Salin Basis Data. Pada Opsi Basis data tujuan, silahkan pilih apakah ingin membuat database baru atau di copy ke database yg sudah dibuat sebelumnya. Dan pada cheklist “buat salinan lengkap”, pastikan sudah dicentang agar seluruh isi database tersalin.

  • Setelah itu klik button “OK” untuk memulai prosesnya. Jika telah berhasil akan tampil pesan sukses, dan secara otomatis akan tercipta database baru dengan isi yang sama dengan database yang di copy.

Demikian panduan copy database dari WordPress Hosting Rumahweb. Semoga bisa membantu.

 

Disable Plugin WordPress Melalui phpMyAdmin

disable plugin wordpress melalui phpmyadmin

Disable plugin WordPress dari phpMyAdmin sangatlah bermanfaat ketika terjadi masalah yang disebabkan oleh plugin ataupun themes. Terkadang kendala yang disebabkan plugin ataupun themes ini bisa mengakibatkan tampilan website menjadi error atau bahkan blankpage dan kadang juga admin website tidak bisa diakses.

Untuk mengatasi kendala tersebut, yang perlu Anda lakukan adalah mengaktifkan debug error pada WordPress Anda. Untuk mengaktifkan debug error, silakan lakukan dari file wp-config.php , ubah debug nya dari “false” ke “true”. Setelah itu silakan akses alamat website Anda melalui browser. Ketika tampil pesan error yang disebabkan dari plugin WordPress Anda, silakan lakukan langkah-langkah deactivate plugin via database berikut ini.

  • Login ke cPanel akun Anda dan masuk ke menu phpMyAdmin. Untuk login ke cPanel hosting , Anda bisa melakukannya dari halaman clientzone.rumahweb.com .
  • Pilih database WordPress yang digunakan, kemudian masuk ke tabel dengan klik wp-option, kemudian edit field active plugin seperti yang ada di gambar. Field active plugin pada umumnya berada di page 2.

optionwp

  • Kemudian akan tampil halaman seperti dibawah ini. Hapus baris plugin yang dimaksud pada kolom option value. Pada gambar dibawah ini misalnya ingin menghapus plugin “WordPress Seo” maka yang dihapus adalah baris:  i:3;s:24:”wordpress-seo/wp-seo.php”;

wordpress-seo

  • Setelah itu klik “Go” untuk menyimpan perubahan. Sampai disini plugin “WordPress Seo” telah di disable. Anda juga dapat melakukannya untuk plugin yang lain.

Demikian panduan Rumahweb tentang cara disable plugin dari cPanel. Apabila Anda mengalami kendala dalam mendisable plugin WordPress nya, silakan menghubungi support teknis untuk dibantu proseskan.

Installasi Manual phpMyAdmin

Secara default bagi pengguna layanan shared hosting di Rumahweb atau pengguna layanan VPS + cPanel akan memiliki fitur phpMyAdmin, sehingga untuk akses phpMyAdmin dapat dilakukan dengan login ke cPanel account. Begitupun juga untuk penggunakan layanan VPS + Plesk Panel juga tersedia fitur phpMyAdmin.

Meskipun demikian, apabila Anda ingin install phpMyAdmin di directory yang diinginkan maka dapat dilakukan installasi secara manual. Hal ini berguna juga untuk pengguna layanan VPS yang tidak menggunakan cPanel atau Plesk Panel.

Berikut ini langkah langkah installasi manual:

1. Download phpMyAdmin dari link berikut ini: https://www.phpmyadmin.net/downloads/

2. Upload dan ekstrak hasil download tersebut ke directory yang Anda inginkan, misalnya apabila ingin bisa diakses lewat http://namadomainanda.com/phpmyadmin maka dapat diupload ke /public_html/phpmyadmin pada account anda.

3. Akses phpmyadmin melalui http://namadomainanda.com/phpmyadmin  (ganti namadomainanda.com sesuai dengan nama domain Anda)

before_login

4. Login menggunakan user dan password database yang telah dibuat. Pastikan Anda telah setting user database ke dalam database yang akan dimanage (add user to database) dengan privileges yg diinginkan / full privileges (default).

after_login

Setelah login maka akan tampil halaman phpMyAdmin seperti diatas. Pastikan untuk log out apabila ingin keluar dari halaman phpMyAdmin.

Catatan:

– Untuk server yang mendisable fungsi readfile() dengan alasan keamanan, maka setelah installasi dilakukan kecenderungannya akan tampil blank page, untuk mengatasinya silahkan ubah fungsi readfile pada file berikut: /js/get_scripts.js.php

Ganti function readfile(); yang ada di file tersebut menggunakan function: echo file_get_contents();

Selamat mencoba!

Menghapus Semua Record di Table Database melalui PhpMyAdmin

Perintah truncate digunakan untuk menghapus / mengosongkan semua record yang ada di dalam tabel database MySQL. Perintah ini umumnya digunakan untuk menghapus record dalam jumlah yang sangat banyak sehingga kurang efektif jika harus menghapus record satu persatu. Sebagai contoh apabila di dalam website kita menyediakan kolom komentar dan tidak diproteksi dengan antispam seperti captha, maka besar kemungknan tabel komentar akan terisi banyak record spam dalam jumlah ribuan. Untuk menghapus seluruh record spam secara cepat, kita bisa menggunakan perintah truncate.

Berikut ini langkah langkah-langkah mengosongkan semua record yang ada di dalam tabel database melalui phpmyadmin:

1. Login ke cPanel akun anda dan masuk ke menu phpmyadmin

2. Pilih/klik pada nama database yang akan dikosongkan record tabelnya

3. Centang tabel yang akan dikosongkan isinya. Dan kemudian pada opsi with selected, pilihlah Empty. Disarankan untuk berhati-hati pada step ini, jangan sampai memilih opsi drop karena opsi drop akan menghapus seluruh record beserta tabelnya. Pastikan memilih opsi “Empty”.

2_select_empty

4. Setelah itu akan muncul kotak dialog untuk konfirmasi apakah benar ingin truncate ‘tabel’, pilih Yes jika sudah yakin akan mengosongkan isi tabel yang dimaksud. Sebagai contoh dibawah ini merupakan kotak dialog untuk konfirmasi truncate tabel wpdx_comments.

3_truncate

Sampai di step ini setelah klik yes maka semua record yang ada di dalam tabel database tersebut akan terhapus dan tabel akan kembali kosong.