Di artikel belajar Javascript dasar Part 1, kita sudah bahas fondasi JavaScript dari nol. Mulai dari apa itu JavaScript, gimana cara nulisnya di dalam HTML, sampai kenalan sama variabel dan tipe data. Semua itu jadi modal awal biar kamu nggak bingung waktu masuk ke materi yang lebih dalam.
Nah, di Part 2 ini, kita bakal bahas dua konsep penting banget di JavaScript: expression dan statement. Dua hal ini adalah dasar dari cara kode JavaScript dijalankan dan dipahami oleh browser. Kalau kamu ngerti perbedaannya dan tahu cara pakainya, kamu bakal lebih gampang baca kode, nulis script sendiri, dan nyusun logika program dengan lebih rapi.
Mengenal Expression dan Statement pada Javascript
Expression dan Statement adalah dua istilah dasar di JavaScript yang bakal sering banget kamu temui. Bisa dibilang, memahami dua konsep ini adalah pondasi penting supaya kamu lebih gampang baca kode buatan programmer lain, sekaligus lebih pede waktu nulis kode kamu sendiri.
Bahkan saat kamu lagi debugging dan nemuin error, sering kali masalahnya masih ada hubungannya dengan expression atau statement. Jadi, makin paham dua hal ini, makin gampang juga kamu melacak dan memperbaiki error di program.

Di seri pembelajaran JavaScript ini, kita bakal bahas konsep Expression dan Statement secara pelan-pelan, lengkap dengan contoh sederhana biar kamu nggak cuma paham teori, tapi juga langsung kebayang praktiknya.

Mengapa Expression dan Statement Itu Penting?
Sebelum masuk ke definisi yang terlalu teknis, kita pahami dulu kenapa sih Expression dan Statement itu penting banget dalam belajar JavaScript?
Di setiap bahasa pemrograman pasti ada “building block” atau fondasi dasarnya. Nah, di JavaScript, dua fondasi itu adalah Expression dan Statement. Mau bikin program simpel atau aplikasi kompleks, dua hal ini pasti selalu ada.
Kalau kamu paham bedanya, kamu bakal:
- Nulis kode yang lebih rapi dan enak dibaca.
- Lebih gampang debugging kalau ada error.
- Lebih cepat paham materi lanjut kayak arrow function, ternary operator, async, dan lainnya
Apa Itu Statement?
Statement adalah instruksi atau perintah yang kamu berikan kepada JavaScript engine untuk melakukan suatu aksi tertentu. Secara konseptual, statement adalah “do something” yang memberitahu program apa yang harus dikerjakan.
Gampangnya, Statement itu perintah untuk melakukan sesuatu. Statement itu kayak kamu bilang ke JavaScript: > “Hei, lakukan ini!”
Ciri-ciri Statement
- Fokusnya melakukan aksi, bukan menghasilkan nilai\
- Biasanya satu baris satu statement\
- Umumnya diakhiri dengan titik koma (
;)
Contoh:
let a = 3;
const myName = "joko";
var age = 25;Penjelasan kode di atas:
let a = 3;adalah statement untuk membuat variabel bernamaadengan nilai awal3. Karena pakailet, nilainya masih bisa kamu ubah lagi nanti kalau memang dibutuhkan.const myName = "joko";adalah statement untuk membuat konstanta bernamamyNamedengan nilai"joko". Karena menggunakanconst, nilainya nggak bisa diganti lagi setelah dibuat.var age = 25;juga digunakan untuk membuat variabel, tapi memakai keyword lama yaituvar. Meskipun masih bisa dipakai, di JavaScript modernvarsudah jarang digunakan karena masalah scoping yang bisa bikin bug dan bikin kode jadi membingungkan.
Apa Itu Expression?
Sederhananya, kalau statement itu “melakukan sesuatu”, expression itu “menghasilkan sesuatu”. Expression selalu menghasilkan nilai.
Secara istilah, Expression adalah potongan kode JavaScript yang ketika dijalankan akan menghasilkan sebuah nilai (value). Nilai ini bisa berupa apa saja, seperti number, string, boolean, object, array, function, bahkan undefined.
Contoh:
1 + 2
"Hello world"
5 * 10
a > 0Contoh diatas termasuk expression karena semuanya menghasilkan nilai saat dijalankan.
1 + 2adalah arithmetic expression yang hasilnya3.- String literal
"Hello world"juga termasuk expression karena menghasilkan nilai berupa string tersebut.
Yang menarik, expression seperti ini bisa langsung dipakai sebagai argumen di dalam function atau digabung dengan operasi lain, tanpa harus disimpan dulu ke dalam variabel. Jadi lebih fleksibel dan praktis buat dipakai di mana-mana.
Bedanya Expression dan Statement
let hasil = a + 5;a + 5> Expression (menghasilkan nilai)let hasil = a + 5;> Statement (melakukan aksi deklarasi dan assignment)
Untuk membantu kamu mengingat dan membedakan kedua konsep ini, berikut adalah perbandingan side-by-side:
| Aspek | Statement | Expression |
|---|---|---|
| Fungsi Utama | Melakukan aksi/instruksi | Menghasilkan nilai |
| Evaluasi | Tidak menghasilkan nilai (atau nilai diabaikan) | Selalu menghasilkan nilai |
| Penggunaan | Tidak bisa digunakan sebagai argument atau value | Bisa digunakan dimana saja nilai diperlukan |
| Contoh | let x = 5;, if (condition) {...} | 5 + 3, myFunction(), x > 0 |
| Dapat Nested | Bisa contain expressions | Bisa contain expressions lain |
Tes Sederhana: Expression atau Statement?
Cara mudah untuk menentukan apakah sesuatu adalah expression atau statement adalah dengan pertanyaan ini:
“Bisakah saya menggunakannya sebagai argumen function?”
Jika jawabannya ya, itu expression. Jika tidak, itu statement.
Contoh:
console.log(5 + 3); // Bisa ? expression
console.log(let x = 5); // Error ? statementExpression 5 + 3 bisa di-pass sebagai argumen ke console.log() karena menghasilkan nilai. Statement let x = 5 tidak bisa di-pass sebagai argumen karena tidak menghasilkan nilai yang bisa digunakan.
Kesimpulan
Statement dan Expression adalah dua konsep dasar yang jadi fondasi di hampir semua kode JavaScript yang kamu tulis. Memahami perbedaan dan cara kerjanya bukan cuma teori doang, tapi skill penting yang bikin kamu lebih jago nulis kode, lebih cepat paham kode orang lain, dan lebih gampang saat debugging kalau ada error.
Itu dia pembahasan belajar JavaScript dasar bagian ke 2 tentang Statement dan Expression. Semoga setelah baca artikel ini, kamu jadi makin paham dan skill JavaScript kamu naik satu level. Masih banyak materi seru lainnya yang bakal kita bahas di seri belajar JavaScript berikutnya. So, jangan sampai ketinggalan dan terus ikuti seri belajar JavaScript dari Rumahweb buat upgrade skill ngoding kamu!


