Dalam pengelolaan database, khususnya MySQL atau MariaDB terdapat fitur Stored Procedure. Fitur ini memungkinkan Anda untuk menyimpan sekumpulan perintah SQL langsung di dalam server database. Dengan demikian, query yang kompleks atau berulang tidak perlu ditulis berulang kali di aplikasi, melainkan cukup dipanggil melalui prosedur yang sudah tersimpan.
Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang apa itu stored procedure, fungsi, hingga cara membuat stored procedure di cPanel melalui menu phpMyAdmin.
Apa Itu Stored Procedure?
Stored Procedure adalah kumpulan perintah SQL yang disimpan dan dijalankan langsung di dalam sistem manajemen basis data (DBMS), seperti MySQL atau MariaDB. Dengan cara ini, Anda bisa menuliskan query sekali saja, lalu memanggilnya berulang kali tanpa harus mengetik ulang query yang sama.
Berbeda dengan query biasa yang dieksekusi satu per satu, stored procedure sudah tersimpan secara permanen di server database. Hal ini membuat proses eksekusi lebih cepat, efisien, dan praktis, terutama untuk operasi yang kompleks atau sering digunakan.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki query panjang untuk menampilkan data pelanggan berdasarkan tanggal pendaftaran, query tersebut bisa disimpan sebagai sebuah procedure. Nantinya, Anda cukup memanggil nama procedure tersebut dengan parameter tertentu, tanpa menuliskan ulang query yang panjang.
Dengan stored procedure, pengelolaan database menjadi lebih terstruktur, mudah dipelihara, dan lebih aman, karena akses data dapat dikontrol melalui pemanggilan prosedur, bukan langsung ke tabel.
Fungsi Stored Procedure
Stored procedure memiliki beberapa fungsi utama yang membuatnya banyak digunakan dalam pengelolaan database, di antaranya:
- Meningkatkan Efisiensi
Query yang tersimpan akan dieksekusi langsung oleh server database tanpa perlu dikompilasi ulang, sehingga prosesnya lebih cepat. - Mengurangi Redundansi
Prosedur yang sama bisa digunakan berkali-kali tanpa menulis ulang query, sehingga lebih praktis dan konsisten. - Mendukung Logika Bisnis
Aturan bisnis dapat diletakkan di dalam database, misalnya validasi data atau perhitungan otomatis, sehingga aplikasi menjadi lebih ringan. - Mempermudah Integrasi Aplikasi
Aplikasi cukup memanggil prosedur dengan parameter tertentu tanpa harus tahu detail query yang kompleks. - Meningkatkan Keamanan
Administrator database bisa memberi akses hanya untuk menjalankan prosedur tertentu, tanpa membuka akses langsung ke tabel
Kelebihan Stored Procedure
Stored procedure memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya layak digunakan, seperti:
- Efisiensi: Proses eksekusi dilakukan langsung di server database sehingga mengurangi beban aplikasi.
- Konsistensi: Aturan bisnis dapat disimpan dalam satu prosedur dan dipanggil berulang kali, sehingga mengurangi kemungkinan perbedaan logika di aplikasi.
- Keamanan: Akses data dapat dibatasi hanya melalui prosedur tertentu, bukan langsung ke tabel.
- Kemudahan Pemeliharaan: Perubahan logika cukup dilakukan pada prosedur, tanpa perlu mengubah kode aplikasi di banyak tempat.
Cara Membuat Stored Procedure di phpMyAdmin
PENTING: Untuk menambahkan stored routine melalui phpMyAdmin, silakan login ke cPanel hosting dengan username dan password yang dimiliki melalui namadomain/cpanel. Proses ini tidak bisa dilakukan jika Anda login menggunakan session login, misalnya akses login ke cPanel melalui Clientzone Rumahweb.
Setelah mengetahui pengertian, fungsi dan kelebihannya, selanjutnya kita akan belajar membuat stored procedure di phpMyAdmin melalui cPanel:
- Masuk ke cPanel, lalu pilih phpMyAdmin.
- Pilih database yang ingin digunakan lalu klik tab Routines
- Setelah itu silahkan klik Create new routine untuk pembuatan routinenya
- Selanjutnya akan muncul jendela Pop-Up dengan tampilan berikut:
Pada data diatas silahkan Anda isi dengan informasi berikut:
- Routine name: Nama prosedur sesuai fungsinya.
- Type: Pilih “Procedure”.
- Parameters: Tentukan parameter yang dibutuhkan, baik input (IN), output (OUT), maupun keduanya (INOUT).
- Definition: Masukkan perintah SQL yang akan dijalankan, umumnya diawali BEGIN dan ditutup END.
- Definer: gunakan format usernamecpanel@localhost
- Security type: Tentukan apakah prosedur dijalankan oleh pembuat (DEFINER) atau pemanggil (INVOKER).
- SQL data access: Pilih kategori akses sesuai kebutuhan, misalnya hanya membaca data atau juga mengubah data.
- Setelah semua terisi, klik Go untuk menyimpan prosedur.
Berikut contoh pengisian jendela pop-upnya:
Jika berhasil, procedure akan muncul di daftar Routines pada database yang dipilih dan pada tab routines akan muncul seperti berikut:

Cara Mengelola Stored Procedure
Stored procedure yang telah dibuat dapat dikelola dengan beberapa opsi:
- Execute untuk menjalankan prosedur.
- Edit untuk melakukan perubahan.
- Export jika ingin menyimpan definisinya dalam bentuk file SQL.
- Drop untuk menghapus prosedur dari database.
Berikut contoh cara menjalankan prosedur yang sudah dibuat yaitu dengan menuliskan value yang diinginkan dan klik Go.

Berikut hasil execute prosedurnya:

Tips Membuat Stored Procedure
Sebelum membuat stored procedure, pastikan beberapa hal berikut ini:
- Pastikan user database memiliki izin CREATE ROUTINE dan EXECUTE.
- Untuk menggunakan stored procedure di hosting Rumahweb, format definer harus sesuai dengan usernamecpanel@localhost, bukan root@localhost.
- Jika muncul error, periksa kembali privilege user database dan syntax SQL.
Hosting di Rumahweb telah mendukung penggunaan stored procedure, sehingga Anda dapat membuat serta menjalankannya langsung dari database. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa user atau definer yang dipakai adalah user cPanel, bukan root.
Pada layanan shared hosting, akses yang diberikan terbatas pada user cPanel untuk mengelola akun. Sedangkan akses root digunakan untuk mengelola server secara langsung, sehingga tidak tersedia di shared hosting. Jika Anda membutuhkan hak akses penuh dengan user root, maka solusinya adalah menggunakan layanan VPS, di mana Anda memiliki kontrol penuh terhadap server dan database.
Penutup
Stored procedure adalah fitur penting yang dapat meningkatkan efisiensi, konsistensi, dan keamanan dalam pengelolaan database. Dengan phpMyAdmin di cPanel, pembuatan dan pengelolaan prosedur dapat dilakukan dengan mudah melalui antarmuka grafis.
Meski demikian, pengguna tetap perlu memastikan hak akses mencukupi serta menulis prosedur dengan hati-hati agar terhindar dari masalah keamanan maupun kesalahan logika.
Demikian artikel kami tentang apa itu stored procedure dan cara membuatnya di cPanel, semoga bermanfaat.







