Mengamankan file wp-config

Salah satu hal yang paling sering digunakan pada kasus hack cms wordpress adalah cross-site scripting, dimana hacker mendapatkan akses untuk membuka file wp-config.php dan mempunyai informasi akses database yang bisa digunakan untuk memanipulasi data website, termasuk mereset password admin.

Artikel ini adalah salah satu cara untuk mengamankan file wp-config.php dengan cara memindahkan ke folder lain yang lebih aman, yaitu didalam folder etc.

Berikut langkah-langkah untuk memindahkan file wp-config.php ke folder etc.

  1. Copy file wp-config.php ke folder /etc, dengan cara klik kanan – copy
  2. Pastikan file wp-config.php sudah terkopi di folder /etc
  3. Ubah file wp-config.php asli yang sudah disalin sebelumnya, dengan kode berikut:

    Sesuaikan usernamecpanel dengan username cpanel domain anda.

Jangan lupa mengikuti Tips meningkatkan keamanan CMS WordPress

Menghapus Isi Email Trash, Sent Item ataupun Inbox di cPanel

cara menghapus isi email di cPanel dengan fitur email disk usage

Terkadang, kapasitas hosting penuh yang disebabkan penggunaan email atau email disk usage. Disk usage terdiri dari folder trash, send item, inbox maupun spam. Untuk mengurangi disk space usage, salah satu langkahnya adalah menghapus file email yang tidak lagi diperlukan. Kini, penghapusan email sangat mudah melalui fitur “Email Disk Usage”.

Perhatian : Email yang sudah terhapus tidak bisa di kembalikan. Bila Anda ragu, silahkan menghubungi support teknis Kami untuk dibantu pemeriksaanya.

Berikut ini akan kami bahas cara menghapus email, baik di folder Inbox, Sent Items, atupun Folder Trash email melalui cPanel hosting. Dalam kasus ini, kita akan menghapus trash email di email email@domain.com. Berikut langkah-langkahnya ;

1. Silahkan Anda Login ke cPanel hosting kemudian pilih menu  “Email Disk Usage“.

2. Pada kolom Account, pilih akun email yang akan dihapus isi  “Folder Trash” Emailnya.

Pada kolom Trash, di menu Actions klik Manage dan kemudian pilih “Delete Permanently“.

Sekian panduan Menghapus isi Email di Folder Trash, Inbox, ataunpun Sent Items. Semoga panduan ini bisa membantu Anda semua 🙂

Cara setting multiphp di cPanel

cara setting multiphp di cPanel rumahweb

Pada server baru kami menggunakan EasyApache4 (EA4) yang dilengkapi dengan MultiPHP. Dimana dalam satu server menggunakan beberapa versi PHP yang dapat disesuaikan dengan skrip website yang digunakan. Namun untuk EA4 sudah tidak menyediakan lagi PHP versi 5.2 dan 5.3.

Untuk menggunakannya cukup mudah. Setelah login ke cPanel akun anda, silahkan klik menu “MultiPHP Manager” sesuai screenshoot berikut:

cara setting multiphp di cPanel rumahweb panduan setting multiphp di cPanel hosting

 

Kemudian centang pada domain/subdomain manakah yang ingin disesuikan versi PHP-nya. Pilih versi PHP dengan mengklik tanda panah yang ada pada kolom “PHP Version” dan klik “Apply” untuk mengaktifkan seting.

panduan setting multiphp di cPanel hosting

Demikian cara setting multiphp di cPanel hosting dari Rumahweb. Selamat mencoba.

.htaccess: Setting Custom Index

cara membuat htaccess pada hosting rumahweb 2

File .htaccess juga dapat digunakan untuk melakukan setting index. Seperti directory listing atau custom file index (selain index.php atau index.html). Berikut adalah beberapa contoh yang dapat digunakan:

  • Mengaktifkan/menonaktifkan directory listing

Untuk mengaktifkan directory listing, dapat dilakukan dengan menambahkan baris berikut pada .htaccess:

 

cara menggunakan htaccess rumahweb 1

Atau apabila ingin merubah model directory listing agar menampilkan data yang lebih lengkap, seperti file size, tanggal modifikasi file, dlsb, dapat menggunakan baris berikut:

cara membuat htaccess pada hosting rumahweb 2

Untuk menonaktikfkan directory listing kode yang digunakan adalah sebagai berikut:

Apabila menonaktifkan directory listing, apabila tidak terdapat file index, seperti home.php, home.html, index.php atau index.html, maka akan muncul tampilan berikut:

menonaktikfkan directory listing yang error di hosting 3

  • Tidak menampilkan file dengan ekstensi khusus

Opsi lainnya, yakni dengan tidak menampilkan pada directory listing file-file dengan ekstensi khusus yang tidak ingin ditampilkan. Untuk ini dapat memasukkan kode berikut:

Apabila menggunakan kode ini, directory listing tidak akan menampilkan file-file yang berekstensi .tar.gz dan .txt. Opsi ini dapat diganti pula dengan ekstensi lain, seperti: *.exe, *.zip, *.deb, dlsb

  • Memodifikasi file index

Opsi lainnya juga dapat dilakukan dengan melakukan modifikasi file index. Seperti apabila kita ingin menggunakan file anu.php yang menjadi file index, maka kita dapat memasukkan kode berikut di .htaccess:

Di belakang “DirectoryIndex”, silahkan dimasukkan nama file yang akan dijadikan file index.

Selamat mencoba.