Rumahweb Journal
Banner - Cara Meningkatkan Kecepatan Loading WordPress

Cara Meningkatkan Kecepatan Loading WordPress

WordPress menjadi CMS (Content Management Systems) yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. WordPress dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti website pribadi, toko online, portal berita, hingga company profile. Pada panduan ini, kami akan berbagi cara meningkatkan kecepatan loading WordPress.

Tidak hanya dikenal karena kemudahan penggunaannya, WordPress juga dikenal sebagai CMS yang cepat. Namun pada praktiknya, banyak user yang masih mengalami kendala tentang kecepatan loading WordPress setelah website selesai dibuat.

Pada panduan ini, kami akan berbagi tips tentang cara meningkatkan kecepatan loading WordPress secara mudah. Berikut beberapa tips dari Rumahweb.

Cara Meningkatkan Kecepatan Loading WordPress

1. Pemilihan Theme

Salah satu penyebab loading WordPress menjadi lambat adalah salah memilih theme. Sering kali user hanya menginstall theme dan semua plugin bawaannya, walaupun sebenarnya tidak digunakan.

Hasilnya, load page menjadi tinggi karena banyaknya script yang perlu di load. Karena itu, kami sarankan pilihlah theme yang ringan dan sesuai dengan kebutuhan website Anda.

Jika Anda menggunakan theme premium, install lah plugin yang dibutuhkan saja, tidak harus semua plugin diinstall. Bijaklah untuk menentukan instalasi plugin.

Tidak hanya itu, penggunaan theme Nulled sering menjadi penyebab website anda menjadi lambat. Hal ini disebabkan pada sebagian theme nulled, ada script yang diambil dari url website lain, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk proses loading script.

BACA JUGA : Bahaya Menggunakan Theme dan Plugin Nulled

2. Optimasi Database

Jika website telah memiliki konten yang banyak, tentu penggunaan database akan semakin besar. Saat database memiliki record yang besar, maka query ke database akan semakin lama. Hal ini menjadi salah satu penyebab loading WordPress menjadi lambat.

Cara mengatasinya adalah dengan mengoptimasi database. Optimasi database dapat dilakukan melalui dua cara yaitu dari cPanel maupun melalui plugin.

Berikut artikel yang bisa Anda baca untuk optimasi Database di WordPress.

3. Page Caching

Cache adalah data sementara yang disimpan untuk membantu situs web atau aplikasi bekerja dengan lebih cepat. Dengan melakukan optimasi cache pada website, maka halaman WordPress kita dapat diakses secara lebih cepat.

Ada beberapa plugin cache yang bisa Anda gunakan seperti WP Rockets, Litespeed Cache, W3 Total Cache, hingga WP Super Cache. Berikut referensi yang bisa Anda baca untuk optimasi cache pada WordPress.

4. Optimasi Gambar

Semakin banyak gambar yang ditayangkan pada suatu halaman, maka semakin lama proses load halaman tersebut. Terlebih jika gambar yang digunakan memiliki dimensi yang besar, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Untuk hal tersebut, kami sarankan agar gambar yang di upload tidak lebih dari 100kb per gambar. Selain itu, Anda bisa melakukan optimasi lain dengan bantuan plugin untuk melakukan kompresi. Berikut referensi optimasi gambar yang bisa Anda pelajari.

5. Antisipasi Spam

Spam komentar atau brute force ke form login dapat menyebabkan loading website melambat. Hal ini disebabkan karena trafik ke server dibanjiri oleh spamming.

Solusinya, Anda dapat memasang plugin WP-reCAPTCHA disetiap form yang ada di website. Namun bagi website yang tidak memiliki form, maka tidak perlu untuk memasang plugin recaptcha ini.

Berikut panduan cara memasang plugin reCAPTCHA di WordPress.

6. Analisa Plugin

Banyaknya plugin yang terinstall di website menjadi salah satu faktor utama website WordPress menjadi lambat. Hal ini disebabkan karena tiap plugin membutuhkan resource pada server. Sehingga semakin banyak plugin yang terinstall, maka semakin besar resource yang dibutuhkan.

Kami menyarankan Anda untuk menggunakan plugin seminim mungkin, untuk menghasilkan loading website yang cepat.

Anda dapat menggunakan Plugin P3 (Plugin Performance Profiler) untuk menganalisa pemakaian plugin di WordPress. Plugin ini dapat membantu Anda untuk menganalisa mana plugin yang memberatkan. Namun kelemahan plugin ini adalah cukup berat.

Karena itu, setelah anda melakukan analisa, segerakan untuk disable kembali plugin P3 ini atau langsung melakukan uninstall. Tidak kami sarankan untuk diaktifkan secara terus menerus.

7. Analisa Memakai Tools

Bagi yang terbiasa dengan kode html, css, dan javascript, Anda dapat melakukan pengetesan kecepatan WordPress melalui tools seperti GTmetrix, PageSpeed Insights, Pingdom atau yang lain.

Dengan tools tersebut, kita dapat melakukan analisa pada bagian mana yang membuat loading WordPress menjadi besar dan kita dapat melakukan perbaikannya. Berikut adalah panduan untuk optimasi WordPress melalui GTMetrix dan PageSpeed.

8. Gunakan Versi PHP Terbaru

Dari beberapa referensi yang kami baca, versi PHP 8 memiliki performa yang lebih baik dibandingkan PHP 7 dan 5 dalam hal kecepatan loading page WordPress.

Karena itu, kami merekomendasikan kepada Anda untuk menggunakan versi php 8.1 atau PHP 8.0. Namun perlu Anda ingat, saat ini masih banyak theme atau plugin yang belum support PHP 8. Karena itu, kami harapkan Anda melakukan test and trial terlebih dahulu.

Demikianlah tips meningkatkan kecepatan loading WordPress dari Rumahweb, semoga bermanfaat.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 5

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Cloud Hosting Terbaik Rumahweb

Lutfi Hanif

I am an SEO enthusiast, an editor, a technical content writer, and also an article optimizer for both Journal and Rumahweb Blog.