Pengaturan Plugin W3 Total Cache di WordPress

W3 Total Cache adalah plugin caching di WordPress yang berfungsi untuk menyimpan halaman website, kemudian akan mengirimkan halaman website yang telah tercache ke pengunjung. Caching plugin juga berfungsi untuk meringankan pemakaian resource CPU.

Plugin W3 Total Cache sendiri telah diinstal lebih dari 1 juta website dan menjadi salah satu plugin yang populer digunakan. Plugin ini menjadi salah satu yang terbaik, karena beberapa kelebihan yang dimilikinya seperti :

  • Akses cms WordPres lebih cepat hingga 10x daripada tanpa menggunakan cache.
  • Menghemat bandwidth hingga 80%, karena fitur gzip compression.

Lalu bagaimana caranya mengaktifkan plugin ini ke website Anda ?

Berikut kami berikan panduan install serta setting Plugin W3 Total Cache agar bekerja lebih optimal :

W3 Total Cache

1. Install Plugin W3 Total Cache . Instalasi bisa dari wp-admin atau dari cPanel.
2. Masuk ke menu Performance > General Setting

Performance - general setting w3 total cache
3. Berikut konfigurasi yang bisa dipakai.

Page Cache: Jika website Anda memakai Shared hosting, pilih cache method Enhanced. Jika memakai VPS Anda memiliki APC , Anda harus memilih opsi terkait. Berikut referensinya disini.

page cache - w3 total cache

Minify: Berguna untuk kompress CSS dan JavaScript pada theme. Dengan menghapus barus kode spasi dan komentar yang tidak terpakai.

minify - w3 total cache wordpress

Database Cache dan Object Cache : Enable keduanya, jika memakai VPS dan terinstall APC pengaturanya samakan dengan Page Cache diatas.

database cache - w3 total cache wordpress

Pengaturan  W3 Total Cache bisa saja berbeda, dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Demikian tips install dan setting plugin W3 Total Cache, semoga bermanfaat.

 

 

Be Sociable, Share!