Rumahweb Journal

Cara Membuat Contact Form di WordPress dengan Elementor

Setiap website pasti memiliki menu halaman sesuai dengan profile website yang digunakan. Namun, salah satu halaman penting yang harus ada di dalam sebuah website adalah halaman contact form. Halaman ini berfungsi sebagai sarana dimana pengunjung situs website dapat berkomunikasi atau menghubungi pengelola/pemilik website secara langsung.

Install Plugin Contact Form

Untuk website yang dibuat dengan platform WordPress, ada banyak sekali plugin contact form yang bisa Anda gunakan seperti Contact Form 7, Ninja Form hingga Elementor. Kali ini, Rumahaweb akan berbagi Tips untuk membuat form contact melalui plugin elementor.

Pastikan plugin elementor sudah Anda install sebelumnya. Jika belum, Anda bisa mengikuti panduan berikut : install plugin di WordPress

Membuat Contact Form dengan Elementor

Setelah plugin elementor aktif, Anda bisa mengikuti panduan berikut untuk membuat form di menu pages :

  1. Untuk halaman kontak pada menu Laman / Pages, kemudian cari dengan nama halaman Contact.
menu laman pada wordpress - Cara Membuat contact Form di WordPress dengan Elementor

2. Lalu klik Edit / Sunting pada halaman Contact.

halaman sunting contact - Cara Membuat contact Form di WordPress dengan Elementor

3. Setelah muncul halaman editor, klik tombol “Edit with Elementor”.

tampilan halaman kontak - Cara Membuat contact Form di WordPress dengan Elementor

4. Pada menu Element, cari widget Form bisa melalui fitur “Search Widget” atau dengan scroll widget.

form kontak wordpress - Cara Membuat contact Form di WordPress dengan Elementor

5. Klik pada widget Form, kemudian drag and drop (tarik dan lepas) pada halaman contact seperti gambar dibawah ini.

get fitur contact form - Cara Membuat contact Form di WordPress dengan Elementor

6. Setelah berhasil menambahkan widget Form akan tampil seperti gambar berikut. Secara default untuk form ada 3 kolom, diantaranya : Name, Email, dan Message.

contoh form elementor

7. Pada Form Fields, untuk Form Name bisa diisikan dengan “Contact Form” atau sesuai dengan halaman yang Anda inginkan.

halaman edit form di elementor

8. Sebagai opsi tambahan, Anda bisa menambahkan kolom No. Handphone dengan klik tombol “+ ADD ITEM“.

form field di elementor

9. Kemudian bisa sesuaikan dengan urutan form yang Anda inginkan seperti gambar dibawah ini.

10. Selanjutnya, klik tombol “Button” untuk disesuaikan dengan form kontak Anda.

menu edit form di elementor

11. Lalu bisa edit dari tombol “Send” menjadi “Kirim Pesan”.

setting kontak form di wordpress

12. Selanjutnya konfigurasi email agar berhasil terima pesan dari pengunjung dengan klik menu “Email

setting form di wordpress

13. Berikut adalah pengaturan yang perlu Anda konfigurasikan di bagian Email :
To : masukkan alamat email ke mana pesan harus dikirim setelah formulir kontak dikirim.
Email Subject : tambahkan perihal yang akan ditampilkan di kotak surat Anda.
From Email : masukkan alamat email tujuan pengiriman pesan.
Form Name : tambahkan nama dari siapa email itu dikirim.
Reply-To : masukkan alamat email yang dapat Anda kirimi balasan setelah pesan diterima. Secara default, jika kolom ini kosong, balasannya akan dikirim ke pengirim. Anda dapat mengubahnya dan menambahkan alamat email lain di  kolom Cc dan Bcc.

14. Setelah berhasil setting dan konfigurasi, selanjutnya klik tombol “UPDATE”.

update contact form wordpress

15. Kemudian Anda bisa mencoba tes kirim pesan untuk memastikan apakah konfigurasi sudah benar atau tidaknya.

test form settingnya

16. Apabila konfigurasi email sudah benar, maka testing pengiriman email akan berhasil dengan muncul pesan “The form was sent successfully.

hasil test kontak form di wordpress

Demikian panduan Rumahweb tentang cara mudah membuat contact form di WordPress dengan Elementor. Selamat mencoba.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 4

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Jan Laen Player

Menjadi dewasa itu tidak seindah apa yang kita pikirkan pada masa kecil.