Rumahweb Journal
Banner - caddy web server

Caddy Web Server: Pengertian, Kelebihan, dan Cara Install

Sedang mencari web server yang ringan, aman, dan mudah dikonfigurasi? Jika iya, Caddy Web Server bisa menjadi pilihan yang tepat. Dalam artikel ini, kami akan mengulas secara mendalam tentang apa itu caddy web server, kelebihannya, hingga cara install caddy web server di VPS Linux. Simak informasi berikut ini.

Untuk bisa menampilkan konten website di web browser, sebuah server memerlukan aplikasi web server. Apache, Nginx dan Litespeed adalah beberapa contoh aplikasi web server terpopuler yang digunakan oleh banyak server di seluruh dunia untuk menampilkan website.

Meskipun memiliki fungsi yang sama, aplikasi-aplikasi tersebut menawarkan fitur dan keunggulan masing-masing, yang menjadi pertimbangan developer untuk menjalankan servis web server sesuai dengan kebutuhan.

Selain Apache, Nginx dan Litespeed, masih ada banyak aplikasi web server yang bisa menjadi alternatif terbaik untuk menjalankan servis web di server yang Anda miliki. Salah satu aplikasi web server alternatif yang bisa Anda coba adalah Caddy Web Server.

Apa Itu Caddy Web Server?

Caddy adalah sebuah aplikasi web server open source yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Go, yang bisa dijalankan di beragam platform sistem operasi. Caddy pertama kali dikembangkan pada tahun 2015 dan masih terus mengalami pengembangan untuk menjadi aplikasi web server modern yang mampu memenuhi beragam kebutuhan aplikasi-aplikasi mutakhir.

Fitur dan keunggulan utama yang ditawarkan oleh Caddy adalah pengoperasian yang mudah dan sederhana, sehingga sangat ideal untuk Anda yang ingin menjalankan web server tanpa melalui proses konfigurasi yang kompleks.

Pindah Hosting ke Rumahweb Gratis

Kelebihan dan Kekurangan Caddy Web Server

Caddy Web Server memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menonjol di antara web server lain. Salah satu fitur utamanya adalah otomatisasi SSL, di mana Caddy secara otomatis mengelola sertifikat SSL atau HTTPS tanpa perlu konfigurasi manual.

Selain itu, Caddy memiliki konfigurasi yang sederhana, performa ringan, serta dukungan plugin yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

Meski memiliki banyak kelebihan, Caddy juga memiliki beberapa keterbatasan. Salah satunya adalah dukungan komunitas dan dokumentasi yang masih belum sebanyak Apache atau Nginx. Selain itu, untuk fitur tertentu seperti penggunaan plugin berbayar atau dukungan tingkat lanjut, Anda mungkin perlu berlangganan versi berbayar.

Systems Requirements

Berikut adalah system requirements yang harus Anda penuhi untuk bisa menginstall caddy web server versi 2.x.

  • Sistem Operasi: Mendukung distro linux populer seperti Ubuntu, Debian, CentOS, Red Hat, Fedora, hingga Arch Linux. Selain itu, bisa juga digunakan pada OS Windows dan macOS.
  • CPU: Minimum 1 CPU. Namun, direkomendasikan untuk menggunakan 2 CPU atau lebih, terutama untuk traffic tinggi atau konfigurasi yang kompleks.
  • RAM: Minimum 512MB. Namun, rekomendasinya adalah 1GB.

Secara umum, Caddy dirancang sebagai web server yang ringan dan efisien, sehingga sangat cocok untuk berbagai use case, mulai dari server pengembangan lokal hingga production server berskala besar.

Cara Install Caddy Web Server

Caddy web server bisa dijalankan di beragam sistem operasi, mulai dari Windows, Mac OS dan Linux. Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan proses install Caddy pada server VPS atau dedicated yang menjalankan sistem operasi Linux.

1. Install di Linux Ubuntu atau Debian

Untuk memasang Caddy di server Linux Ubuntu atau Debian, Anda bisa menjalankan perintah berikut melalui koneksi SSH ke server:

sudo apt install -y debian-keyring debian-archive-keyring apt-transport-https curl
curl -1sLf 'https://dl.cloudsmith.io/public/caddy/stable/gpg.key' | sudo gpg --dearmor -o /usr/share/keyrings/caddy-stable-archive-keyring.gpg
curl -1sLf 'https://dl.cloudsmith.io/public/caddy/stable/debian.deb.txt' | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/caddy-stable.list
sudo apt update
sudo apt install caddy

2. Install di AlmaLinux atau RHEL

Untuk memasang Caddy di server AlmaLinux atau RHEL, Anda bisa menjalankan perintah berikut melalui koneksi SSH ke server:

dnf install 'dnf-command(copr)'
dnf copr enable @caddy/caddy
dnf install caddy

Setelah proses instalasi berhasil, Anda bisa mengetesnya melalui web browser dengan mengakses IP Address VPS. Halaman default Caddy Web Server akan muncul dengan menampilkan informasi singkat untuk proses konfigurasi virtual host.

Caddy web server adalah

Konfigurasi Virtual Host

Setelah caddy web server berhasil terpasang, Anda perlu melakukan konfigurasi virtual host, yang bertujuan untuk memberitahu servis web server, domain tertentu diarahkan ke path atau direktori kerja tertentu di dalam sistem.

Proses konfigurasi virtual host di Caddy cukup sederhana, berikut langkah-langkahnya:

1. Buka file konfigurasi menggunakan teks editor (nano atau vi):

sudo nano /etc/caddy/Caddyfile

2. Isikan teks konfigurasi berikut:

namadomain.com:443 {
        # Set this path to your site's directory.
        root * /var/www/namadomain.com

        # Enable the static file server.
        file_server

        # Another common task is to set up a reverse proxy:
        # reverse_proxy localhost:8080

        # Or serve a PHP site through php-fpm:
        # php_fastcgi localhost:9000
}

Simpan perubahan dengan menekan tombol Ctrl+x, ketik y, lalu tekan Enter.

3. Buat direktori kerja namadomain.com:

sudo mkdir /var/www
sudo mkdir /var/www/namadomain.com

4. Untuk pengetesan, Anda bisa membuat sebuah file index.html di dalam direktori yang sudah dibuat:

sudo nano /var/www/namadomain.com/index.html

Isi dengan teks sesuai selera, lalu simpan perubahan dengan menekan tombol Ctrl+x, ketik y, lalu tekan Enter.

Ubah file owner dan permission:

sudo chown caddy:caddy /var/www/namadomain.com/index.html
sudo chmod 644 /var/www/namadomain.com/index.html

5. Langkah terakhir, reload service Caddy kemudian akses domain di browser:

sudo systemctl reload caddy

Mengaktifkan HTTPS

Salah satu fitur bawaan dari Caddy web server adalah otomatisasi HTTPS pada domain yang sudah terkonfigurasi di virtual host. Berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan HTTPS pada Caddy web server:

1. Pointing Domain

Aktivasi HTTPS pada Caddy memerlukan validasi DNS. Oleh karena itu, pertama-tama Anda harus mengarahkan domain ke IP Address server melalui DNS Management. Anda perlu menunggu propagasi DNS sekitar 1×24 jam supaya pointing DNS bekerja.

2. Aktivasi HTTPS

Setelah domain diarahkan ke IP server, Anda bisa mengaktifkan HTTPS dengan menjalankan perintah berikut:

caddy trust namadomain.com
automatic HTTPS - caddy web server

Anda juga bisa mempelajari dokumentasi Caddy Web Server yang detailnya bisa Anda lihat pada link berikut.

Penutup

Dengan segenap kemudahan yang ditawarkan, Caddy web server bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menjalankan web server yang Anda miliki. Selain itu, Caddy juga menawarkan performa yang baik, sehingga website atau aplikasi yang Anda jalankan bisa bekerja secara optimal.

Demikan artikel journal seputar apa itu Caddy Web Server dan cara instalasinya di VPS Linux. Semoga bisa menjadi referensi yang membantu Anda dalam mengelola server menggunakan aplikasi Caddy Web Server. Selamat mencoba.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Alwan Rosyidi

Alwan Rosyidi, atau yang akrab disapa Alwan, adalah seorang IT Support di Rumahweb Indonesia yang memiliki minat besar pada FOSS. Alwan selalu mengikuti tren terbaru seputar Linux, Security, hingga perkembangan teknologi seputas FOSS. Melalui Journal Rumahweb, Alwan ingin berbagi informasi dan solusi untuk menggunakan layanan berbasis Linux.