Rumahweb Journal

Belajar PHP Dasar Bagian 9: Mengenal OOP dan Konsepnya

Setelah sebelumnya kami membahas tentang fungsi dan prosedur pada PHP, pada series belajar PHP dasar bagian ke 9 ini, kami akan membahas tentang apa itu OOP beserta konsep dasarnya.

Pemrograman berorientasi objek (OOP) mulai diperkenalkan pada PHP versi 5 ke atas. Dengan OOP, proses eksekusi kode menjadi lebih cepat dan lebih efisien. Oleh karena itu, setelah memahami fungsi dan prosedur dalam PHP, penting untuk Anda mendalami konsep OOP agar aplikasi yang dibuat lebih ringan dan cepat.

Apa itu OOP?

OOP adalah singkatan dari Object-Oriented Programming yang dalam bahasa Indonesia berarti sistem pemrograman berorientasi objek. Sistem ini didasarkan pada konsep membuat kumpulan perintah yang menghasilkan data, dengan pendekatan yang meniru objek-objek di dunia nyata.

OOP memiliki dua struktur dasar, yaitu kelas dan object. Kelas adalah template yang mendefinisikan sifat (atribut) dan perilaku (metode) dari suatu object. Sedangkan object merupakan implementasi atau hasil dari kelasnya.

Untuk memudahkan Anda memahami kelas dan object, kami berikan contoh berikut ini:

Kelasobject
BuahApel
Nanas
Pisang
Kelasobject
FurnitureMeja
Kursi
Rak
Lemari

Jadi, kelas adalah template untuk object, dan object adalah hasil dari kelas tersebut. Ketika object dibuat, mereka mewarisi karakteristik dan perilaku dari kelas, tetapi memiliki nilai properti yang unik untuk masing-masing object.

Pindah Hosting ke Rumahweb Gratis

Kelebihan OOP

Pemrograman prosedural berfokus pada penulisan prosedur atau fungsi yang melakukan operasi pada data. Sedangkan OOP berfokus pada pembuatan object yang berisi data dan fungsi tertentu.

Ada beberapa kelebihan dari pemrograman berorientasi objek, berikut diantaranya:

  • Mempercepat dan mempermudah eksekusi sebuah kode/program.
  • Pemrograman yang lebih terstruktur dan jelas.
  • Sangat efektif digunakan untuk pemrograman berskala besar.
  • Lebih menghemat waktu karena efisien, karena tidak perlu mengulang kode yang ditulis, cukup memanggil kelas atau object yang bersangkutan.
  • Aplikasi lebih mudah dikembangkan.

Memahami Konsep OOP

OOP adalah sistem pemrograman yang didasarkan pada konsep mengubah objek-objek dari dunia nyata menjadi elemen dalam pemrograman. Misalnya, jika kita memiliki televisi dan remote sebagai pengontrolnya, kita perlu mencari saluran tertentu dan menyimpannya pada nomor kanal di remote.

Kita menekan tombol untuk mencari saluran televisi. Jika televisi menerima sinyal dari frekuensi tertentu, saluran tersebut akan disimpan di kanal nomor 1. Jika kita mencari lagi dan menemukan frekuensi baru, saluran tersebut akan disimpan di kanal nomor 2 karena kanal nomor 1 sudah terisi. Proses ini akan terus berlanjut hingga tidak ada lagi frekuensi siaran televisi yang ditemukan.

Dengan begitu, ketika kita akan menonton sebuah siaran televisi dari saluran yang kita inginkan, kita tinggal menekan tombol sesuai nomor yang telah kita simpan tadi, dan tidak perlu melakukan pencarian lagi.

Dalam kasus diatas, jika kita masih menggunakan pemrograman struktural biasa, maka setiap kita akan mencari sebuah saluran televisi diperlukan melakukan pencarian ulang seperti pada tahap awal. Hal ini akan berulang ketika kita akan melakukan pencarian channel lain.

Proses seperti itu sangat tidak efektif, karena membutuhkan waktu yang lebih lama dan resource yang lebih besar. Karena itu, konsep OOP jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan konsep struktural biasa dalam PHP.

Kesimpulan

OOP memanfaatkan object dan kelas untuk mengorganisir kode secara lebih efektif. Dengan menggunakan OOP, pemrograman menjadi lebih cepat dan efisien dalam menyederhanakan pengelolaan kode. Hal ini meningkatkan keterbacaan serta memudahkan pemeliharaan dan pengembangan perangkat lunak, baik dalam bahasa PHP maupun bahasa pemrograman lainnya.

Pada artikel belajar php dasar bagian 10, kami akan membahas konsep class dan object dalam PHP. Oleh karena itu, jangan sampai terlewatkan belajar php dasar bagian 10 yang akan kami publikasi dalam waktu dekat.

Demikian series belajar PHP dasar bagian 9 yang menjelaskan tentang apa itu OOP beserta konsepnya, semoga bermanfaat.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Edi Purnomo

Edi Purnomo, atau yang akrab disapa Edi, adalah bagian dari team technical support Rumahweb yang memiliki minat pada dunia pemrograman, khususnya PHP. Edi suka mengikuti tren seputar web programming hingga database. Melalui Journal Rumahweb, Edi ingin berbagi pengetahuan tentang Bahasa pemrograman, khususnya Bahasa PHP yang ia kuasai.

banner pop up - Pindah Hosting ke Rumahweb