Website tiba-tiba lambat atau bahkan gagal diakses adalah situasi yang paling tidak menyenangkan, apalagi jika tidak tahu harus mulai memeriksa dari mana. Salah satu langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melihat resource usage di cPanel, untuk mengetahui apakah penggunaan CPU atau memory sudah melampaui batas yang diizinkan.
Dari informasi itulah Anda bisa mengambil tindakan yang lebih tepat, bukan sekadar menebak-nebak penyebabnya. Panduan ini akan membantu Anda memahami apa itu resource usage, cara melihatnya di cPanel, dan langkah optimasi yang bisa dilakukan agar kendala serupa tidak terus berulang.
Apa Itu Resource Usage?
Resource usage adalah informasi yang menunjukkan seberapa besar kapasitas server yang sudah digunakan oleh website atau akun hosting Anda dalam periode waktu tertentu. Di cPanel, informasi ini mencakup beberapa komponen utama seperti penggunaan CPU, memory (RAM), jumlah proses yang berjalan secara bersamaan, hingga entry processes atau jumlah koneksi yang masuk ke server dalam satu waktu.
Setiap paket hosting memiliki batas resource yang berbeda-beda sesuai paket yang digunakan. Ketika penggunaan salah satu komponen tersebut melebihi batas yang ditetapkan, server akan mulai membatasi akses ke website Anda, dan inilah yang biasanya menjadi penyebab website terasa lambat, tidak bisa diakses, atau menampilkan pesan error seperti 503 Service Unavailable.
Dengan rutin melihat resource usage di cPanel, Anda bisa mendeteksi lebih awal apakah ada lonjakan yang tidak wajar sebelum berdampak langsung ke pengunjung website.
Istilah Resource pada Hosting
Berikut adalah beberapa istilah resource usage pada cPanel hosting.
- Inode: Jumlah total file dan folder yang ada di direktori home hosting Anda, termasuk file sistem dan email.
- Entry Processes: Batas maksimal jumlah proses web server (web service) yang dapat berjalan secara bersamaan untuk satu pengguna hosting.
- IO/IOPS: Batas kecepatan proses input/output seperti upload, download, atau aktivitas baca/tulis data ke disk. Biasanya, provider hosting menentukan batas maksimal ini untuk menjaga performa server.
- NPROC: Batas jumlah proses yang dapat berjalan secara bersamaan dalam satu akun hosting.
- Resource Usage: Fitur di panel kontrol seperti cPanel atau Plesk yang menampilkan informasi penggunaan sumber daya hosting Anda, seperti CPU, RAM, dan lainnya.
- Physical Memory Usage: Informasi penggunaan RAM oleh akun hosting Anda, mencakup semua proses aktif.
- CPU Usage: Menampilkan jumlah sumber daya CPU yang digunakan oleh akun hosting untuk menjalankan berbagai proses dan aplikasi.
Selengkapnya tentang istilah resource usage ini bisa Anda baca pada artikel berikut: Istilah Resource Hosting
Cek Resource Usage di cPanel
Bagi Anda pengguna layanan WordPress Hosting berbasis Plesk Panel, Anda bisa melihat resource usage di Plesk dengan panduan berikut: Cek Resource Usage Plesk
Sedangkan bagi Anda pengguna layanan Shared hosting dan Cloud Hosting, pengecekan resource usage bisa dilakukan melalui cPanel. Berikut adalah langkah-langkah melihat resource usage di cPanel :
- Masuk ke cPanel hosting
- Klik menu “Resource Usage”

- Akan terlihat 3 menu “Dashboard, Current Usage dan Snapshot”

Dashboard
Pada menu ini Anda bisa melihat penggunaan resource dalam 24 jam kebelakang. Apakah ada resource berupa CPU atau Memory atau Number Of Proces yang limit atau dalam batas wajar. Pada gambar diatas, Informasi yang bisa kita dapat adalah CPU resource pada hosting kita telah limit.
Untuk melihat jam berapa terjadi limit dan proses apa yang menyebabkan limit, Anda bisa klik tombol Details.
Current Usage
Menu ini akan menampilkan informasi “Grafik dan data Table” penggunaan resource hosting. Data awal menu current usage akan menampilkan resource terpakai dalam 24 jam. Dibawah menu current usage, tertera kolom Timeframe. Di kolom ini, Anda bisa melihat resource usage sesuai waktu yang Anda inginkan. Caranya, tinggal klik opsi Timeframe lalu pilih waktu yang ingin anda cek.


Snapshot
Menu ini akan menampilkan prosentase resource usage tertinggi pada website kita. Menu Snapshot terbagi atas 3 submenu yaitu process list, database queries dan http queries. Process list menginformasikan proses yang sedang berjalan di website kita, bisa berubah php atau mysql proses.
Database queries menginformasikan proses query pada database yang sedang berjalan. Sedangkan HTTP Queries berisi informasi request proses http yang sedang terjadi.
Dari ketiga menu ini kita bisa tahu, apa penyebab hosting kita menjadi limit atau load. Dengan melakukan analisa limit tersebut, kita bisa melakukan optimasi sesuai dengan kendala yang dialami.

Apa yang terjadi jika resource usage mencapai limit?
Salah satu tanda bahwa website menggunakan terlalu banyak resource adalah ketika website menjadi lambat saat diakses. Hal ini dapat membuat pengunjung merasa frustasi dan memutuskan untuk meninggalkan website sebelum halaman ditampilkan sepenuhnya, karena mereka tidak ingin membuang waktu.
Risiko lainnya adalah website menjadi tidak dapat diakses sama sekali. Jika hal ini terjadi, terutama pada website yang menampilkan iklan, pendapatan yang seharusnya diperoleh akan berkurang, sehingga performa bisnis menjadi tidak maksimal.
Solusi mengatasi Resource Usage
Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi resource limit pada hosting, berikut diantaranya:
1. Lakukan analisa resource usage di Hosting Anda
Anda dapat melakukan analisa resource terpakai melalui cPanel, pada menu ‘Resource Usage‘. Di menu ini, Anda dapat melihat detail penggunaan CPU, RAM, IO hingga proses PHP dan database apa saja yang menggunakan resource tinggi pada hosting.
Setelah mengetahui proses apa yang tinggi, Anda dapat melakukan kill process agar proses yang sedang berjalan tersebut terhenti. Kill Process dapat dilakukan melalui CronJob maupun melalui SSH atau Terminal. Panduan kill process dapat Anda pelajari di artikel berikut: Cara Kill Process
2. Lakukan optimasi
Pada dasarnya, kill process merupakan solusi sementara yang dapat Anda lakukan agar website kembali dapat diakses. Namun, anda masih perlu melakukan sejumlah pengecekan agar kendala ini tidak berulang.
Berikut beberapa kemungkinan yang menyebabkan resource hosting Anda tinggi:
Optimasi skrip website
Saat website Anda terasa lambat untuk diakses, sebaiknya dilakukan audit pada skrip yang digunakan. Pastikan bahwa tidak ada skrip yang tidak berfungsi masih tersimpan dalam file.
Selain itu, kurangi juga penggunaan efek screen yang dapat membuat website semakin lambat seperti efek pada skrip JS yang biasa digunakan.
Optimasi Plugins
Jika Anda pengguna CMS, ada baiknya menginstall plugin yang memang hanya akan digunakan saja. Apabila menemukan plugin yang tidak digunakan, sebaiknya dihapus. hal ini dapat membantu meringankan akses website bagi pengunjung.
Optimasi Theme
Theme memiliki kontribusi yang cukup besar untuk membuat website Anda semakin lambat ketika diakses. Pastikan theme yang akan digunakan telah sesuai dengan paket hosting yang disewa, dan memiliki fitur optimasi.
3. Upgrade Hosting
Salah satu faktor utama yang membuat website Anda lambat saat diakses adalah tingginya jumlah pengunjung. Cara cepat untuk mengatasinya adalah dengan meng-upgrade paket hosting Anda ke spesifikasi yang lebih tinggi.
Bagi Anda yang menggunakan layanan hosting di Rumahweb, upgrade dapat dilakukan melalui halaman Clientzone dengan panduan sebagai berikut.
Demikian tadi artikel kami tentang cara cek resource usage di cPanel. Semoga dengan artikel ini, Anda mampu melakukan troubleshooting ketika website Anda mengalami resource limit. Semoga bermanfaat.


