Bagi Anda yang pernah mengelola website di server atau hosting, mungkin anda tidak asing dengan istilah port. Sederhananya, port adalah jalur yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau server dalam sebuah jaringan. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara mendalam tentang apa itu port, cara kerjanya, hingga alasan mengapa Anda perlu memahaminya saat mengelola website di server.
Apa itu Port?
Port adalah nomor yang ditetapkan secara unik, untuk mengidentifikasi titik akhir dari sebuah koneksi guna merutekan data ke aplikasi atau layanan tertentu.
Seperti halnya sebuah hotel, server memiliki banyak kamar dengan banyak pintu masuk. Setiap pintu masuk ditujukan untuk jalur transaksi data untuk service yang berbeda-beda, dengan nomor unik sebagai alamatnya. Pintu-pintu masuk di dalam server ini dikenal dengan nama port.
Ada 65535 jumlah port di dalam server Linux. Dari sekian banyak port tersebut, sebagian sudah disepakati untuk digunakan sebagai jalur komunikasi service tertentu, seperti web server, FTP, SSH dan lain sebagainya.
Cara kerja port
Untuk memahami fungsi port, bayangkan Anda mengirim paket ke gedung kantor. Alamat IP menunjukkan gedungnya, dan port menunjukkan ruangan mana yang harus menerima paket tersebut. Contoh konsepnya sebagai berikut:
- Mengakses website: browser menggunakan port 80 (HTTP) atau 443 (HTTPS).
- Mengelola server via SSH: menggunakan port 22.
Port adalah bagian penting untuk memastikan data sampai ke layanan yang tepat.
Jenis
Port diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan rentang nomornya. Berikut penjelasannya:
- Well-known ports (0–1023): Port ini digunakan oleh layanan standar seperti HTTP (80), HTTPS (443), FTP (21), dan SSH (22).
- Registered ports (1024–49151): Digunakan oleh aplikasi terdaftar, seperti aplikasi database atau layanan email tambahan.
- Dynamic/private ports (49152–65535): Biasanya digunakan untuk koneksi sementara atau port yang ditentukan secara acak oleh sistem.
Dalam konteks jaringan, port adalah jalur logis, bukan port fisik seperti USB atau HDMI.
Contoh port penting
Tabel di bawah ini menunjukkan beberapa port yang umum digunakan:
| Port | Layanan | Fungsi |
|---|---|---|
| 21 | FTP | Transfer file antara komputer dan server |
| 22 | SSH | Remote login aman ke server |
| 25 | SMTP | Mengirim email antar server |
| 53 | DNS | Mencari nama domain di internet |
| 80 | HTTP | Mengakses website tanpa enkripsi |
| 443 | HTTPS | Mengakses website dengan enkripsi (aman) |
Mengenal port penting di server
Pada prinsipnya, selayaknya pintu rumah, port di sebuah server bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan, atau diubah dan dialokasikan untuk service-service yang berjalan. Kendati demikian, untuk mempermudah operasional service sebuah server, ada beberapa port yang memang sudah disepakati bersama digunakan untuk menjalankan service yang spesifik.
Demikian halnya pada layanan hosting di Rumahweb, ada daftar port yang secara umum sudah ditentukan untuk mengakses dan menjalankan service tertentu. Berikut daftar port umum yang digunakan di layanan hosting Rumahweb:
1. Port 22
Port 22 adalah port default untuk mengakses koneksi SSH pada layanan VPS di Rumahweb. Anda bisa menggunakan aplikasi Putty di Windows, atau aplikasi Terminal di Mac dan Linux, untuk terhubung ke server VPS menggunakan koneksi SSH.
2. Port 21
Port 21 adalah port default untuk menjalankan koneksi FTP ke layanan shared hosting di layanan Rumahweb. Koneksi FTP seringkali digunakan untuk mengupload konten website berukuran besar di atas 512MB. Atau bisa juga digunakan untuk mengupload konten dalam bentuk folder dan banyak file sekaligus.
3. Port 2083
Port 2083 adalah port default untuk mengakses halaman cPanel layanan shared hosting di Rumahweb secara aman. Apabila Anda mengakses halaman cPanel melalui alamat namadomain.com/cpanel, secara otomatis akan dialihkan ke alamat https://namadomain.com:2083
4. Port 2096
Port 2096 adalah port default untuk mengakses halaman webmail dari layanan shared hosting di Rumahweb secara aman. Seperti halnya akses cPanel, ketika Anda akan mengakses webmail melalui alamat namadomain.com/webmail, secara otomatis akan dialihkan ke alamat https://namadomain.com:2096
5. Port 2087
Port 2087 adalah port default untuk mengakses halaman WHM dari layanan VPS Hosting di Rumahweb secara aman. Untuk bisa memiliki akses WHM di layanan VPS, Anda harus membeli lisensi cPanel terlebih dahulu. Ketika Anda mengakses halaman WHM VPS melalui alamat IP_address/whm, secara otomatis akan dialihkan ke alamat https://IP_address:2087
6. Port 2223
Port 2223 adalah port default untuk mengakses koneksi SSH ke layanan shared hosting di Rumahweb. Fitur koneksi SSH bisa Anda dapatkan apabila berlangganan layanan Shared Medium ke atas, atau berlanganan layanan Cloud Hosting.
7. Port 25
Port 23 adalah port default untuk SMTP relaying antar server email. Untuk alasan keamanan, port 25 secara default dinonaktifkan di layanan VPS KVM Rumahweb.
Apabila Anda memerlukan port 25 untuk menjalankan service email di layanan VPS KVM, Anda bisa membuka tiket melalui halaman Clientzone untuk dibukakan port 25 pada layanan VPS milik Anda.
8. Port 465
Adalah port default default SMTP pada layanan webmail dengan menggunakan enkripsi keamanan SSL. Anda bisa menggunakan port 465 untuk pengaturan outgoing server di aplikasi mail client seperti Microsoft Outlook atau Mozilla Thunderbird. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan port 587 pada pengaturan skrip website yang memerlukan autentikasi SMTP.
9. Port 587
Adalah port default default SMTP pada layanan webmail dengan menggunakan enkripsi keamanan TLS. Anda bisa menggunakan port 587 untuk pengaturan outgoing server di aplikasi mail client seperti Microsoft Outlook atau Mozilla Thunderbird. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan port 587 pada pengaturan skrip website yang memerlukan autentikasi SMTP.
10. Port 993
Adalah port default default IMAP pada layanan webmail dengan menggunakan enkripsi keamanan SSL. Anda bisa menggunakan port 993 untuk pengaturan outgoing server di aplikasi mail client seperti Microsoft Outlook atau Mozilla Thunderbird.
11. Port 995
Adalah port default default POP3 pada layanan webmail dengan menggunakan enkripsi keamanan SSL. Anda bisa menggunakan port 995 untuk pengaturan outgoing server di aplikasi mail client seperti Microsoft Outlook atau Mozilla Thunderbird.
12. Port 8443
Adalah port default untuk mengakses Plesk Panel pada layanan WordPress Hosting di Rumahweb. Anda bisa mengakses halaman Plesk Panel langsung melalui alamat https://namadomain.com:8443 dengan menggunakan username dan password yang bisa Anda lihat di halaman ClientZone Area Rumahweb.
13. Port-Port Lain
Masih ada beberapa port lain yang berjalan di layanan hosting Rumahweb yang bertugas untuk menjalankan beberapa service umum seperti web service dan lainnya. Apabila Anda ingin menjalankan skrip website dengan port spesifik di layanan shared hosting, Anda bisa menggunakan port 30000-65535.
Port adalah titik rawan keamanan server
Port yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi celah keamanan. Misalnya, port terbuka yang tidak digunakan dapat menjadi target serangan. Oleh karena itu, penting untuk:
- Menutup port yang tidak digunakan
- Mengubah port default (contoh: SSH dari 22 ke nomor lain)
- Menggunakan firewall untuk mengatur akses port
Dengan kata lain, port adalah pintu masuk yang harus dijaga agar server Anda tetap aman.
Cara cek port aktif di server
Jika Anda menggunakan layanan VPS atau server dari Rumahweb, Anda bisa mengecek port aktif dengan perintah berikut:
netstat -tulnAtau, bisa juga menggunakan perintah :
ss -tulnPerbedaan TCP dan UDP
Semua port pada sebuah jaringan bekerja dengan salah satu dari dua protokol utama, TCP dan UDP.
- TCP (Transmission Control Protocol): Protokol ini menjamin pengiriman data secara berurutan dan utuh. Misalnya, saat Anda mengakses website atau mengirim email, TCP memastikan setiap paket data sampai dengan benar.
- UDP (User Datagram Protocol): Protokol ini lebih cepat, tetapi tidak menjamin keutuhan data. UDP sering digunakan untuk aplikasi seperti video streaming atau gaming online, di mana kecepatan lebih penting daripada keakuratan mutlak.
Perbedaan utama TCP dan UDP dalam konteks port adalah:
- Port TCP digunakan untuk komunikasi yang membutuhkan keandalan tinggi.
- Port UDP digunakan untuk komunikasi yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi.
Setiap port bisa memiliki dua versi, satu untuk TCP, satu untuk UDP. Contohnya, port 53 digunakan oleh DNS baik di TCP maupun UDP.
FAQ
Berikut adalah beberapa FAQ yang sering ditanyakan terkait post di layanan server atau hosting.
Apakah saya bisa custom port di hosting Rumahweb?
Tidak bisa. Rumahweb hanya menggunakan port default dari cPanel. Namun, kami membuka port 30000–65000 yang bisa dimanfaatkan oleh pelanggan untuk kebutuhan tertentu seperti aplikasi web khusus.
Bagaimana mengelola port di VPS Rumahweb?
Jika Anda menggunakan WHM, Anda bisa mengelola port melalui halaman WHM (lihat panduan di sini). Namun, jika Anda menggunakan VPS tanpa panel, maka Anda harus menginstal dan mengelola firewall (WAF), misalnya dengan UFW.
Apa yang terjadi jika port diblokir?
Aplikasi yang menggunakan port tersebut tidak akan bisa diakses. Misalnya, jika port 25 (SMTP) diblokir, maka email keluar dari server tidak akan terkirim.
Port berapa yang digunakan untuk SSH ke hosting?
Anda bisa menggunakan port 2223 untuk SSH pada layanan shared hosting. Namun, pastikan paket hosting Anda telah mendukung fitur SSH.
Apakah semua port aman digunakan?
Tidak. Port yang tidak digunakan sebaiknya ditutup karena bisa menjadi celah bagi hacker. Gunakan firewall untuk mengontrol akses ke port tertentu.
Kesimpulan
Memahami konsep dan jenis-jenis port dalam sebuah server sangatlah penting, supaya Anda bisa menggunakan layanan hosting dengan lebih efisien, aman dan optimal. Meskipun Anda bisa mengakses control panel hosting melalui halaman ClientZone Area, akses control panel langsung melalui domain dan port lebih efisien dan juga lebih aman. Terutama ketika Anda menggunakan jasa web developer pihak ketiga.
Pemahaman akan jenis-jenis port juga bisa menjadi acuan ketika Anda ingin mengatur beberapa hal, semisal mengoneksikan akun email ke Mail Client di PC dan mobile, ataupun pengaturan SMTP di website.
Demikian artikel journal kami tentang apa itu port dan cek port penting di layanan hosting atau server VPS Rumahweb. Semoga bisa menambah wawasan Anda seputar hosting atau server.


