Pengaruh Ekstensi Domain Terhadap Search Engine

Pengaruh ekstensi domain Terhadap Search Engine. Ekstensi domain mempunyai pengaruh pada Search Engine. Setiap ekstensi domain, memiliki tujuan atau goal tertentu. Search engine akan menggunakannya sebagai dasar pengkategorian website di internet.

 ekstensi domain

Sebagai contoh, untuk domain .com yang berarti Commercial dan paling umum digunakan oleh banyak orang untuk menjalankan bisnisnya secara global, dimana search engine akan mendistribusikannya secara global pula (contoh google akan mendistribusikan .com pada semua data center mereka yang tersebar didunia). Sedangkan untuk ccTLD (country code Top Level Domains) sseperti .co.uk, .co.id , dan lainnya, ekstensi tersebut berdasar pada negara yang lebih memiliki tujuan pada lokal area negara. Hal ini pastinya juga akan berpengaruh besar pada search engine lokal negara seperti .co.id untuk pencarian di google.co.id

Sedangkan untuk top level domain .org yang digunakan untuk Organisasi / non-profit grup dan asosiasinya atau politik, Search engine akan memberikan SERP (Search Engine Ranking Position) tinggi untuk domain .org (untuk pencarian yang mengarah ke content non-profit/organisasi/charity/politic). Untuk top level domain .net lebih mengarah pada Network , cocok buat Network provider atau internet service providers.

Namun, semua itu akan lebih baik bila website tersebut memiliki content dan backlink yang berkualitas . Silahkan simak artikel-artikel tentang SEO dalam website ini dan mulai menghasilkan traffic dari search engine. Cheers!!

Setting URL Friendly pada CMS WordPress

Untuk melakukan optimasi SEO pada CMS WordPress, salah satunya adalah dengan mengaktifkan URL Friendly atau permalinknya sehingga url-url pada website WordPress Anda mudah dikenali oleh Search Engine seperti Google, Bing, dll

Panduan Setting URL Friendly pada CMS WordPress :

1. Login wp-admin

Default url : http://namadomain.com/wp-admin

2. Masuk ke menu “Settings” > “Permalinks”

Ubah permalinks sesuai dengan keinginan misalnya :

3. Rename folder htaccess.txt menjadi .htaccess

Jika file tersebut tidak ada, silahkan buat atau edit file .htaccess dan isi dengan :

# BEGIN WordPress
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ – [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>
# END WordPress

Setting URL Friendly pada CMS WordPress sudah selesai, selamat mencoba

Setting URL Friendly pada CMS Opencart

Untuk melakukan optimasi SEO pada CMS Opencart, salah satunya adalah dengan mengaktifkan URL Friendly  sehingga url-url pada website Opencart Anda mudah dikenali oleh Search Engine seperti Google, Bing, dll

Berikut panduan cara setting URL Friendly pada CMS Opencart :

1. Login admin CMS Opencart

Default urlnya : namadomain.com/admin

2. Masuk ke menu “System” > “Settings”, klik “Edit” pada Store Anda

3. Klik tab menu “Server”, aktifkan SEO Urlnya dengan mengubah opsi “Use SEO URL’s:” menjadi “Yes”

4. Rename file htaccess.txt to .htaccess

Cara merename-nya melalui “File Manager” di cPanel atau FTP. Letak file htaccess pada installasi opencart di domain utama terletak pada folder “/home/usercpanel/public_html”

Jika file tersebut tidak ada, maka Anda bisa membuat atau edit file dengan nama .htaccess dan isi dengan :

# SEO URL Settings
RewriteEngine On
# If your opencart installation does not run on the main web folder make sure you folder it does run in ie. / becomes /shop/
RewriteBase /
RewriteRule ^sitemap.xml$ index.php?route=feed/google_sitemap [L]
RewriteRule ^googlebase.xml$ index.php?route=feed/google_base [L]
RewriteRule ^download/(.*) /index.php?route=error/not_found [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteCond %{REQUEST_URI} !.*\.(ico|gif|jpg|jpeg|png|js|css)
RewriteRule ^([^?]*) index.php?_route_=$1 [L,QSA]

Selesai, URL Friendly pada Opencart Anda sudah diaktifkan. Untuk mengubah setting URL Friendly produk Anda, bisa dilakukan dari menu “Catalog” > “Products” > “Edit” pada produk

Setelah itu masuk ke menu “Data” dan ubah pada “SEO Keyword” sesuai keyword yang ingin digunakan

Panduan membuat sitemap xml

Salah satu tips meningkatkan jumlah pengunjung blog adalah dengan membuat sitemap atau peta situs. Sitemap bisa dikatakan sebagai peta navigasi sebuah situs. Dulu sitemap dibuat berupa halaman yang berisi lin-link yang tersusun bebentuk pohon dan bertujuan untuk memudahkan pengunjung menelusuri web site.  Tetapi sekarang sitemap lebih ditijukan untuk search engine supaya lebih mudah mengindeks halaman web site anda. Sitemap yang ditujukan untuk search sengine berformat XML. Sitemap inilah yang akan kami bahas.

Hal ini penting karena sitemap harus didaftarkan nantinya ke google sehingga semua postingan kita akan terindeks dengan baik oleh google. Kalau sudah tertata dan terindeks dengan baik tentu saja semakin banyak postingan kita muncul di pencarian google, dan semakin banyak yang mengunjungi blog kita.

Untuk membuat sitemap tidaklah sulit, tidak perlu membuat manual karena sudah banyak tool yang bisa digunakan. Bagi pengguna WordPress bahkan sudah ada Plugin yang menyediakan sitemap secara otomatis. Berikut kami berikan cara membuat sitemap untuk situs website anda :

1. buatlah file file berikut ini :

– “sitemap.php” digunakan sebagai file utama yang akan menciptakan sitemap situs anda.

– “sitemap.xml” ( dalam keadaan kosong yang nantinya file ‘sitemap.php’ akan menuliskan hasil crawl di file ini dan file ini akan digunakan sebagai sitemap situs anda )

– “sitemap_temp.xml” ( dalam keadaan kosong yang nantinya akan ditulisi sebagai temporary url crawl di file ini )

– “404error.txt” ( yang nantinya akan ditulisi sebagai error report di file ini ).

2. Upload keempat file tersebut ke server hosting anda ( tepatnya di root direktory )

3. Rubah file .htaccess di server hosting anda dengan menambahkan baris code berikut :

[PHP]
RewriteEngine on
#— Site Map Php —
RewriteRule (.*)\.xml(.*) $1.php$2 [nocase]
#— end —
[/PHP]
yang bertujuan agar nantinya file sitemap.php bisa mengeksekusi dan menulis file ‘sitemap_temp.xml ‘dan ‘sitemap.xml‘.

5. Bukalah file sitemap.php melalui browser anda maka file tersebut akan otomatis meng crawl link-link yang ada disitus anda, dan menuliskannya ke dalam file sitemap.xml.

6. Selanjutnya adalah mendafarkan ke Google Sitemap

Jika merasa kesulitan, anda bisa mendownload langsung keempat file diatas disini.

Tips dan Trick mengubah ‘noFollow’ menjadi ‘doFollow’ pada Blog

Sebelum mengulas jauh mengenai fungsi kedua istilah di atas , ada baiknya kita mengenal pengertian nya terlebih dahulu. Istilah diatas mungkin tidak asing bagi rekan-rekan blogger.  sebelumnya saya coba sedikit menjelaskan apa itu nofollow dan dofollow :

noFollow :  dimaksudkan untuk memblokir akses ke konten atau untuk mencegah konten yang akan di indeks oleh search engine. Hal ini merupakan metode untuk memblokir mesin pencari spider untuk mengakses konten di situs web maupun mencegah mereka menyertakan konten halaman dalam indeks mereka (Robots Exclusion Standard)/ robots.txt untuk memblokir akses dan halaman yang di rancang oleh admin blog atau kita supaya mesin pencari spider bisa atau tidak bisa dalam penjelajahan.

dofollow : memiliki arti yang sebaliknya, dalam artian anda akan mendapatkan backlink dari komentar yang anda berikan pada sebuah blog, bisa diartikan secara garis besar bahwa spider robot akan bekerja tanpa ada batasan tag tersebut.

Secara default setting komentar sebuah blog adalah nofollow, tapi anda dapat merubahnya menjadi dofollow. Sebelum  melakukan perubahan, kita harus tahu apa resiko dari dofollow blog tersebut. Biasanya anda akan  menerima banyak komentar para spammer yang asal komentar dan tidak relevan dengan isi arikel. Dan mewajibkan anda  untuk menyeleksi setiap komenter apa saja yang dianggap relevan dengan artikel tersebut.

Selanjutnya mengenai trick mengubah noFollow menjadi doFollow. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1.    Masuk halaman dashboard >> pilih setting >> backlink pilih show dan nanti hasilnya dibawah sebelah kiri terdapat tulisan “Links to this Post
2.    Ands harus sabar menunggu sampai Google indeks pos yang memiliki link ke posting blog Anda.
3.    Memodifikasi pada Theme dengan cara Masuk ke dashboard >> layout blog Anda >> klik Edit Html >> cek di Expand Template Widget Checkbox di bagian atas kotak Edit Template teks kemudian cari kode di bawah ini

[PHP]

<dl id=’comments-block’>
<b:loop values=’data:post.comments’var=’comment’>
<dt class=’comment-author’expr:id='”comment-” + data:comment.id’>
<a expr:name='”comment-” +data:comment.id’/>
<b:if cond=’data:comment.authorUrl’>
<a expr:href=’data:comment.authorUrl’ rel=’nofollow’><data:comment.author/></a>
<b:else/>
<data:comment.author/>
</b:if>
<data:commentPostedByMsg/>
</dt>
[/PHP]

Hapus code : rel = ‘nofollow’ lalu Save. Jika sudah sekarang kita akan menerapkan Googlebot agar mengikuti link back pada suatu post/blog anda. Hal ini berfungsi jika ada seseorang memposting suatu artikel dan terdapat URL kita maka dengan kode ini seseorang tadi akan mendapatkan link back dari blog kita.

Masuk ke halaman dashboard >> layout blog Anda >>  klik Edit Html >> cek di Expand Template Widget Checkbox di bagian atas kotak Edit Template teks kemudian cari kode di bawah ini ;

[PHP]

<b:includable id=’backlinks’ var=’post’>
<a name=’links’/> <h4> <data:post.backlinksLabel/> </ h4>
<b:if cond=’data:post.numBacklinks != 0′>
<dl class=’comments-block’ id=’comments-block’>
<b:loop values=’data:post.backlinks’ var=’backlink’>
<div class=’collapsed-backlink backlink-control’>
<dt class=’comment-title’>
<span class=’backlink-toggle-zippy’> </ span>
<a expr:href=’data:backlink.url’ rel=’nofollow’> <data:backlink.title/> </ a>
<b:include data=’backlink’ name=’backlinkDeleteIcon’/>
</ dt>
[/PHP]

Hapus code: rel = ‘nofollow’ dan menyimpan template. Anda bisa menjelaskan hal ini dengan memasang baner U comment I follow atau bisa juga Back Link Followed. Semoga dapat membantu 🙂