Memperbaiki dan Optimalisasi Database dari phpMyAdmin

Rusaknya (tabel) database bisa menyebabkan website tidak dapat diakses. Sedangkan tabel dengan “beban” (overhead) yang terlalu besar akan menyebabkan website lebih berat diakses. Berikut adalah panduan untuk melakukan perbaikan dan  optimalisasi database MySQL melalui phpMyAdmin.

Setelah login ke cpanel, silahkan menuju ke menu “phpMyAdmin” sesuai gambar di bawah ini:

phpmyadmin1

Setelah dari halaman phpMyAdmin, silahkan menuju database yang akan diperbaiki dan atau dioptimalisasi. Contoh di bawah ini akan melakukan perbaikan dan optimalisasi pada database dodong_wp866. Klik tepat pada nama database yang akan diperbaiki.

phpmyadmin2

Kadangkala kita mendapati banyak database dalam hosting dan kebingungan database manakah yang digunakan oleh website yang kita gunakan. Untuk ini tidak ada salahnya mempelajari panduan pengecekan nama dabatase yang digunakan oleh website berbasis CMS WordPress atau Joomla lebih dahulu.

phpmyadmin3

 

Selanjutnya akan muncul daftar tabel yang ada di database tersebut. Contoh di atas merupakan database yang ada di instalasi wordpress. Silahkan scroll ke bagian  bawah halaman. Kita dapat melakukan perbaikan per tabel atau keseluruhan tabel di dalam database. Untuk panduan ini, perbaikan dilakukan untuk keseluruhan database.  Centang opsi “Pilih Semua” dan di drop down yang ada di sebelahnya, pilih opsi “Perbaiki tabel”.

phpmyadmin4

 

 

Langkah selanjutnya adalah melakukan optimasi tabel. Mirip dengan langkah sebelumnya, centang opsi “Pilih Semua” dan di drop down yang ada di sebelahnya, pilih opsi “Optimalkan tabel”.

Silahkan dicoba dan semoga bisa membantu.

Membuat Database di Account Hosting

Kali ini kami membahas cara membuat database di server. Langkah pertama tentunya adalah masuk ke cPanel dulu, silahkan login dengan username dan password yang telah kami berikan sebelumnya. Pilih menu atau icon MySQL Database seperti yang terlihat di bawah.

Anda akan diarahkan ke halaman baru, yaitu halaman MySQL Database. Silahkan Anda membuat database pada form Create New Database, misalnya anda membuat database “curvasud”. Untuk nama database, secara default, akan mendapat nama awalan sesuai dengan nama user cPanel. Kemudian klik “Create Database”.

Apabila sukses, akan muncul halaman konfirmasi pembuatan database. Klik “Go Back” untuk kembali ke halaman “MySQL Databases”.

Setelah itu silahkan buat user untuk database pada form Add New User, masukan user database yang diinginkan, misalnya “baresi6” dan password “milanist1”. Setelah semua kolom terisi, klik “Create User”.

Seperti pada pembuatan database, akan muncul halaman konfirmasi bahwa pembuatan user database baru telah suskes. Klik “Go Back” untuk kembali ke halaman “MySQL Databases”

Setelah membuat database dan user database, langkah selanjutnya adalah menghubungkan antara database dan usernya. Silahkan scrol kebawah lagi cpanel Anda. Anda akan menemukan bagian Add User to Database, disana terdapat menu dropdown nama database dan user database. Silahkan Anda pilih nama user dan database, lalu klik tombol “Add”. Dalam contoh ini menggunakan nama user “dmdodo12_baresi6” dan nama database “dmdodo12_curvasud”.

Anda akan diarahkan ke halaman berikutnya, yaitu Manage User Privilage (hak akses untuk user yang dihubungkan). Yang perlu Anda lakukan adalah mencentang checkbox “All Privilage” (semua centang) Lalu Klik “Make Changes”.

Setelah itu klik Go Back. Database Anda telah terbuat :).