Menampilkan Posisi Modul pada Template Joomla

OG Joomla rumahweb

Saat mendesain situs web berbasis Joomla, kita perlu mengetahui posisi modul pada template yang digunakan. Untuk melihat nama dan posisi modul di tampilan antarmuka depan template bisa dilakukan dengan cara berikut:

Pada halaman administrator Joomla (Joomla! 1.6, 1.7, dst ) silahkan ke menu “Extensions” > “Template Manager”. Kemudian klik ikon “Options” dan atur: Preview Module Positions ke posisi “Enabled” . Simpan pilihannya.

Buka situs Anda dan tambahkan sufiks berikut ke URL Anda: tp = 1 ,
Misalnya: https://domainanda.com/index.php?tp=1
Atau https://domainanda.com/index.php/getting-started?tp=1

Sekarang posisi modul dan nama mereka ditampilkan di atas template di tampilan situs Anda.

Semoga artikel Menampilkan Posisi Modul pada Template Joomla bisa bermanfaat bagi Anda semua.

Cara Merubah Favicon Website Pada CMS Joomla

OG Joomla rumahweb

Favicon merupakan sebuah icon/gambar kecil yang tampil di pojok kiri address bar. Ketika install joomla pertama kali maka secara default favicon di website joomla ini akan menggunakan favicon joomla, sesuai dengan favicon yang terdapat di template bawaan installasi joomla.

Apabila ingin diubah, maka bisa dilakukan dengan upload favicon.ico baru dan replace favicon.ico yang sebelumnya sudah ada di document root atau folder public_html hosting.

Berikut ini step step merubah favicon joomla:

1. Siapkan file gambar dengan ekstensi .ico berukuran 16 x 16 piksel dan beri nama favicon.ico . Untuk membuat favicon dapat menggunakan image converter yang bisa dengan mudah dicari di internet. Anda juga bisa membuat sendiri menggunakan tool online untuk generate favicon misalnya tool dari website favicongenerator.com dan mendownload hasilnya ke komputer.
2. Setelah itu login ke cPanel hosting Anda. Masuk ke menu file manager kemudian ke folder public_html

Merubah Favicon Website Pada CMS Joomla

3. Upload gambar favicon.ico yang baru ke folder template yang digunakan dan replace(hapus) favicon.ico yg lama. Pastikan upload juga di folder template yang berada di dalam folder administrator. Letak upload file favicon:

/templates/namatemplate/

dan

/administrator/template/namatemplate/

4. Setelah diupload, dapat dicoba akses website. Jika favicon yang baru belum tampil, maka bisa di refresh atau clear cache dahulu browser yang digunakan.

Demikian panduan mengganti favicon pada Joomla, semoga bisa membantu.

Tips dan Trik Meningkatkan Keamanan CMS Joomla

Joomla merupakan salah satu CMS yang paling banyak digunakan. Kepopuleran Joomla inilah yang juga menjadi alasan mengapa Joomla menjadi target menarik bagi para peretas. Berikut adalah tips dan trik untuk meningkatkan keamanan CMS Joomla.

  1. Update versi Joomla (core Joomla)/component/plugin/extension/template dengan update terbaru. Bagi pengguna Joomla 1.5, dapat menggunakan ekstension “Update Manager for Joomla!” sebagai alat bantunya. Rajinlah berkunjung ke situs joomla.org untuk melihat ada tidaknya upgrade untuk menambal celah keamanan.
  2. Ganti prefix database bawaan Joomla (jos_) dengan prefix lain. Untuk menghindari peretas melakukan SQL injection ke database joomla, maka perlu mempersulit peretas untuk menemukan isi table jos_users. Dengan cara mengubah prefix jos_ ke prefix lain. Component QTablePrefix dapat membantu penggantian prefix menjadi lebih mudah.
  3. Selalu hanya menginstall component/plugin/extension yang terpercaya dan langsung dari pengembangnya. Anda dapat mengakses link http://docs.joomla.org/Vulnerable_Extensions_List untuk daftar Extension Joomla yang mempunyai celah bug/bermasalah.
  4. Pergunakan CHMOD/File Permission yang sesuai. Untuk  file 644, sedangkan untuk folder 755. Setting File permission bisa dilakukan dari “File Manager” di cPanel menggunakan menu “Change Permissions”.
  5. Ubah password Cpanel dan login ke halaman administrator Joomla secara berkala. Gunakan password  berupa gabungan dari angka, huruf dan tanda.
  6. Tidak hanya mendisable component/plugin/extension/template yang tidak digunakan, tapi juga menghapus component/plugin/extension/template yang tidak digunakan.
  7. Amankan halaman login administrator Joomla dengan plugin AdminExile. Kita juga bisa melakukan proteksi folder untuk login ke halaman admin Joomla dengan memanfaatkan fasilitas “Folder Protection” yang dimiliki oleh CPanel.
  8. Mengubah default administrator username. Default username Joomla biasanya adalah ‘admin’. Ganti dengan username yang lain, gabungan dari angka, huruf dan tanda merupakan gabungan yang baik.
  9. Apabila website Joomla anda juga memungkinkan banyak user untuk login, gunakan captcha untuk login ke website.
  10. Backup database dan file secara berkala.
  11. Lindungi komputer anda dengan antivirus, antispyware dan firewall. Rajinlah mengupdate dan melakukan pembersihan secara berkala.

Meski semua tips dan trik ini digunakan, bukan berarti situs Joomla anda akan aman 100% dari ancaman peretas. Akan selalu saja ada kemungkinan untuk menembus kemamanan yang berlapis. Selamat mencoba..!

Cara manual Upgrade joomla dari versi 2.5.x. ke versi 2.5.x terbaru

Sebelumnya kita telah membahas bagaimana upgrade joomla dari versi 1.5.x ke versi 1.5.x terbaru, kali ini akan kita bahas untuk upgrade dari versi 2.5.x ke versi 2.5.x terbaru. Panduan berikut diambil contoh upgrade joomla dari versi 2.5.3 ke 2.5.4. Upgrade joomla dapat dilakukan dengan menggunakan file patch, filenya dapat di download dari sini http://www.joomla.org/download.html pastikan file patch-nya sesuai dnegan versi joomla yang digunakan dan pastikan Anda men-download dengan satu .zip ekstensi.

Langkah 1: Setalah file patch di download, kemudian Buka cPanel -> File Manager dan navigasikan ke folder instalasi Joomla aplikasi Anda. Kemudian klik pada [Upload File] tombol.

Langkah 2: Kemudian browse file dan memilih Paket Patch dari komputer lokal yang sudah di download sebelumnya  dan klik tombol Upload.

Langkah 3: Setelah proses upload selesai, silahkan untuk klik kanan pada file patch dan pilih ‘extract’ pada instalasi joomla lama yang akan dilakukan upgrade. Secara otomatis file instalasi lama akan overwrite dengan file pada pacth joomla tersebut.

Langkah 4: Proses upgrade telah selesai, silahkan anda akses halaman administrator joomla tersebut untuk memeriksa apakah anda berada pada versi joomla yang di inginkan.

Cara manual Upgrade joomla dari versi 1.5.x. ke versi 1.5.x terbaru

Pada tutorial kali ini diambil contoh upgrade joomla dari versi 1.5.25 ke 1.5.26. Jika Anda ingin upgrade dari versi selain 1.5.25 maka bisa dicari file patch yang sesuai. Upgrade joomla dapat dilakukan dnegan menggunakan file patch, filenya dapat di download dari sini http://www.joomla.org/download.html pastikan file patch-nya sesuai dnegan versi joomla yang digunakan dan pastikan Anda men-download dengan satu. Zip ekstensi.

Langkah 1: Setalah file patch di download, kemudian Buka cPanel -> File Manager dan navigasikan ke folder instalasi Joomla aplikasi Anda. Kemudian klik pada [Upload File] tombol.

Langkah 2: Kemudian browse file dan memilih Paket Patch dari komputer lokal yang sudah di download sebelumnya  dan klik tombol Upload.

Langkah 3: Setelah proses upload selesai, silahkan untuk klik kanan pada file patch dan pilih ‘extract’ pada instalasi joomla lama yang akan dilakukan upgrade. Secara otomatis file instalasi lama akan overwrite dengan file pada pacth joomla tersebut.

Langkah 4: Proses upgrade telah selesai, silahkan anda akses halaman administrator joomla tersebut untuk memeriksa apakah anda berada pada versi joomla yang di inginkan.