Optimasi Database Memakai plugin WP-Optimize

WP-Optimize adalah plugin dari WordPress yang digunakan untuk mengoptimalkan database tanpa harus masuk ke PhpMyAdmin. Dengan plugin WP-Optimize, Anda bisa menghapus postingan revisi yang bisa membuat bengkak database, menghapus komentar yang belum diapproce, menghapus komentar di spam.

WP-Optimize

Pemakaianya cukup mudah, berikut langkah-langkahnya kami sertakan:

1. Install Plugin WP-Optimize . Instalasi bisa dari wp-admin atau dari cPanel
2. Masuk ke menu Plugin > WP-Optimize

Cara Clean-up

database-optimation-wp-optimize

Cara auto Clean-up

auto-clean-database-optimize

3.  Selesai.

Menghapus Semua Record di Table Database melalui PhpMyAdmin

Perintah truncate digunakan untuk menghapus / mengosongkan semua record yang ada di dalam tabel database MySQL. Perintah ini umumnya digunakan untuk menghapus record dalam jumlah yang sangat banyak sehingga kurang efektif jika harus menghapus record satu persatu. Sebagai contoh apabila di dalam website kita menyediakan kolom komentar dan tidak diproteksi dengan antispam seperti captha, maka besar kemungknan tabel komentar akan terisi banyak record spam dalam jumlah ribuan. Untuk menghapus seluruh record spam secara cepat, kita bisa menggunakan perintah truncate.

Berikut ini langkah langkah-langkah mengosongkan semua record yang ada di dalam tabel database melalui phpmyadmin:

1. Login ke cPanel akun anda dan masuk ke menu phpmyadmin

2. Pilih/klik pada nama database yang akan dikosongkan record tabelnya

3. Centang tabel yang akan dikosongkan isinya. Dan kemudian pada opsi with selected, pilihlah Empty. Disarankan untuk berhati-hati pada step ini, jangan sampai memilih opsi drop karena opsi drop akan menghapus seluruh record beserta tabelnya. Pastikan memilih opsi “Empty”.

2_select_empty

4. Setelah itu akan muncul kotak dialog untuk konfirmasi apakah benar ingin truncate ‘tabel’, pilih Yes jika sudah yakin akan mengosongkan isi tabel yang dimaksud. Sebagai contoh dibawah ini merupakan kotak dialog untuk konfirmasi truncate tabel wpdx_comments.

3_truncate

Sampai di step ini setelah klik yes maka semua record yang ada di dalam tabel database tersebut akan terhapus dan tabel akan kembali kosong.

Tips import table view phpmyadmin

Jika rekan-rekan pernah mengalami kegagalan import database dari phpmyadmin yang berisi table view, maka berikut tipsnya :

cek sqlnya :

CREATE ALGORITHM=UNDEFINED DEFINER=root@localhost SQL SECURITY DEFINER VIEW db_googlemap.view_informasi AS select info.id_info AS id_info,db_googlemap.tbl_provinsi.nama_prov AS nama_prov,db_googlemap.tbl_bencana.nama_bencana AS nama_bencana,info.tgl AS tgl,info.waktu AS waktu,info.lokasi AS lokasi,info.korban AS korban,info.penyebab AS penyebab,info.kerusakan AS kerusakan,info.penanganan AS penanganan,info.foto AS foto,info.jenis AS jenis,info.lat AS lat,info.lng AS lng from ((db_googlemap.tbl_informasi info join db_googlemap.tbl_bencana) join db_googlemap.tbl_provinsi) where ((info.id_prov = db_googlemap.tbl_provinsi.id_prov) and (info.id_bencana = db_googlemap.tbl_bencana.id_bencana));

 

sql tersebut akan gagal ketika diimport atau di eksekusi dari phpmyadmin cPanel karena ketika menjalankan phpmyadmin, status user anda bukan root melainkan user cPanel. Solusinya :

Silahkan ubah “root” menjadi user cPanel

Setela itu silahkan dicoba import kembali, jika masih gagal dengan pesan error database tidak ditemukan silahkan sesuaikan nama databasenya, karena setelah diimport nama database akan berubah contoh : sebelumnya adalah “db_googlemap” menjadi “usercpanel_db_googlemap”

* usercpanel adalah user cPanel anda.

Hasilnya :

CREATE ALGORITHM=UNDEFINED DEFINER=usercpanel@localhost SQL SECURITY DEFINER VIEW usercpanel_db_googlemap.view_informasi AS select info.id_info AS id_info,usercpanel_db_googlemap.tbl_provinsi.nama_prov AS nama_prov,usercpanel_db_googlemap.tbl_bencana.nama_bencana AS nama_bencana,info.tgl AS tgl,info.waktu AS waktu,info.lokasi AS lokasi,info.korban AS korban,info.penyebab AS penyebab,info.kerusakan AS kerusakan,info.penanganan AS penanganan,info.foto AS foto,info.jenis AS jenis,info.lat AS lat,info.lng AS lng from ((usercpanel_db_googlemap.tbl_informasi info join usercpanel_db_googlemap.tbl_bencana) join usercpanel_db_googlemap.tbl_provinsi) where ((info.id_prov = usercpanel_db_googlemap.tbl_provinsi.id_prov) and (info.id_bencana = usercpanel_db_googlemap.tbl_bencana.id_bencana));

Mengetahui Nama dan Password Database WordPress

Bagi yang jarang update blog, terkadang kita lupa dengan username dan password untuk login ke halaman wp-admin WordPress. Setelah sebelumnya kita mempelajari bagaimana cara untuk melakukan reset password melalui PHPMyadmin, kali ini kita akan membahas, bagaimana cara mengetahui nama database, nama user serta password dari nama user database dari WordPress.

Pertama, login terlebih dahulu ke cPanel. Dari cPanel, kemudian ke menu “File Manager”.

Continue reading “Mengetahui Nama dan Password Database WordPress”