Nonaktifkan wp-cron.php di WordPress

WordPress Hosting Rumahweb Indonesia

File wp-cron.php digunakan WordPress untuk menjalankan proses penjadwalan (cron). Misalnya menerbitkan posting terjadwal, memeriksa pembaharuan plugin atau tema, mengirim pemberitahuan email dan banyak lagi.

Secara default WordPress memanggil wp-cron.php setiap kali seseorang mengunjungi situs. Pada website dengan trafik rendah, setting wp-cron.php tidak menjadi masalah. Akan tetapi ketika trafik tinggi, proses penjadwalan wp-cron.php menjadi tidak efisien dan menyebabkan penggunaan resource server menjadi meningkat sehingga website bisa menjadi lebih lambat.

Cara nonaktifkan wp-cron.php di WordPress :

  • Buka file wp-config.php
  • Lakukan perubahan pada :

Menjadi

 

Demikian tips dari Rumahweb untuk disable wp-cron di WordPress, semoga bermanfaat ūüôā

Membatasi Jumlah / Besar Log File di WordPress Hosting

Membatasi Besar Log File di WordPress Hosting langkah pertama

Untuk meminimalisir terjadinya overquota pada space WordPress Hosting akibat besarnya log hosting yang digunakan, bisa dilakukan setting pada “log rotation” hostingnya agar file log tidak terlalu besar.

Silahkan masuk ke plesk panel hosting yang digunakan, kemudian klik menu log yang ada dibawah nama domain di hostingnya.

 

Setelah itu, silahkan klik “all logs” di kanan atas halamannya dan pilih “manage log files”

Kemudian klik pada tombol “Log Rotation”

Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman setting rotasi log pada domain yang ada di hostingnya.

Pada halaman ini bisa disetting enable atau disable log pada hosting untuk domainnya. Jika dipilh “by size” maka besarnya file log akan ditentukan, dan jika “by time” log bisa dibuat perhari / perminggu / perbulan.

Pada bagian “Maximum number of log files” lebih baik disetting menjadi 1 agar file log hanya digenerate hanya 1 file saja, jika sudah terkena batasan pada setting by size atau by time yang digunakan.

Bila masih ada pertanyaan terkait setting besar log di WordPress Hosting Rumahweb, jangan sungkan untuk menghubungi live support online Kami. Semoga bermanfaat.

Mengubah Setting MX Record di WordPress Hosting

Mengubah MX Record di Wordpress Hosting Rumahweb

MX record merupakan salah satu tipe record yang digunakan untuk mengarahkan e-mail ke server email tujuan. Pada artikel kali ini, Kami akan mengubah MX record domain ke MX record Google Hosted (Mail Google Apps) .

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut ;

  1. . Login ke panel WordPress hosting. Berikut panduannya https://www.rumahweb.com/journal/panduan-login-ke-wordpress-hosting-rumahweb.htm  .
  2. . Klik menu DNS settings.Mengubah Setting MX Record di WordPress Hosting Langkah pertama
  3. . Hapus setting MX yang sudah ada (default MX hosting).
  4. . Tambahkan setting MX record Google Suites. (sebagaimana di daftar ada 5 MX record).
    Name/Host/Alias Time to Live (TTL*) Record Type Priority Value/Answer/Destination
    Blank 3600 MX 0 ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 5 ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 5 ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 10 ALT3.ASPMX.L.GOOGLE.COM
    Blank 3600 MX 10 ALT4.ASPMX.L.GOOGLE.COM

    Tambahkan¬†MX Record Google suite di tombol “add record” sebagaimana gambar berikut ;

    Cara Setting MX Record di WordPress Hosting langkah kedua

    *Ulangi input MX nya sampai 5 google diatas MX terinput.

  5. Ubah A record  mail.namadomain.com yang menjadi cName record ghs.googlehosted.com
    Setting MX Record di WordPress Hosting langkah ke tiga
  6. . klik Tombol Update.
    Panduan Setting MX Record di WordPress Hosting langkah ke empat
  7. . Tunggu propagasi DNS nya dalam 1-24 jam kedepan. Selanjutnya bisa dicoba pengiriman emailnya.

Demikian panduan tentang cara mengubah setting MX record di WordPress Hosting. Bila ada kendala dalam settingnya, silahkan menghubungi support teknis Kami bisa dari telpon, chatting ataupun email.

Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb

Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb

Pada dasarnya, cara membuat database di WordPress hosting sangatlah mudah. Berikut panduan pembuatannya databasenya.

  1. Login ke Control Panel WordPress hosting
  2. Klik menu Database
    Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb
  3. Klik menu Add Database
    Cara Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb step 2
  4. Masukkan informasi database yang dibutuhkan, seperti gambar berikut, lalu klik tombol Ok
    Panduan Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb step 3
  5. Database sudah siap digunakan.
    Membuat Database di WordPress Hosting step 4

Demikianlah panduan membuat database di WordPress Hosting. Bila alami kendala, jangan sungkan untuk menghubungi Support kami.

Cara Upload File Website dan Database di WordPress Hosting

Cara upload website ke WordPress hosting step 1

Untuk layanan WordPress hosting, Rumahweb menggunakan Plesk Panel untuk mengelola hostingnya. Kali ini, kami akan membahas panduan upload file website dan database di WordPress hosting, melalui layanan plesk panel.

Berikut langkah-langkahnya :

1. Silahkan login dulu ke halaman plesk panel Anda melalui link namadomain:8443

2. Selanjutnya klik menu Files > lalu klik httpdocs. Default root pada plesk panel adalah httpdocs, namun bisa berubah sesuai root directory yang Anda gunakan.

3. Klik menu upload, lalu pilih file yang akan Anda upload. Jangan lupa untuk melakukan extract, setelah upload berhasil.

Upload file website ke WordPress hosting langkah ke 2

4. Untuk pembuatan database, Anda bisa klik menu Database >> Add new Database.

Panduan upload website ke hosting langkah ke 3

5. Import database bisa dilakukan melalui menu phpmyadmin, lalu klik menu import.

Pembuatan database wordpress hosting step 4

import database di wordpress hosting step 5

6. Setelah upload file website dan database selesai, langkah terakhir adalah mensinkronkan koneksi database. Akses ke file koneksi.php / database.php / config.php, lalu sesuaikan Nama database, User database dan Password databasenya.

menyesuaikan koneksi database step ke 6

Contoh gambar koneksi database diatas adalah contoh wp-admin di WordPress hosting.

Panduan upload file website ke WordPress Hosting telah selesai, semoga bermanfaat.