Rumahweb Journal

Permalink WordPress : Apa itu Permalink dan Cara Memilihnya

WordPress menjadi salah satu CMS paling populer hingga saat ini. Selain dikenal karena kemudahannya, setting pada WordPress juga sangat simple seperti membuat post, page hingga setting permalink pada website. Pada panduan kali ini, kami akan menjelaskan apa itu permalink WordPress beserta contoh pemilihannya.

Apa itu Permalink?

Permalink merupakan Link atau URL Permanen untuk setiap post, page atau kategori pada sebuah Website. Alamat URL yang jelas dan deskriptif akan memudahkan pengguna atau mesin pencari untuk menelusuri konten website Anda.

Berikut ini ulasan singkat terkait cara custom permalink di WordPress.

Default Permalink WordPress

Ada beberapa struktur permalink yang dapat digunakan untuk website yang memakai WordPress. Pada installasi baru, WordPress menyediakan default permalink untuk post dan pages menggunakan nomor ID unik seperti gambar berikut ini:

struktur default permalink wordpress

Default permalink diatas bagi kebanyakan user pada umumnya kurang membantu dalam hal pengalaman pembaca dalam menelusuri website Anda. Hal ini karena URL default yang menyediakan ID artikel, dinilai kurang menawarkan informasi yang menarik bagi calon pembaca.

Tentunya calon pembaca akan lebih menyukai URL yang jelas, mudah dipahami dan juga mudah diingat. Selain itu, menampilkan kata kunci ke mesin pencari melalui struktur link juga akan lebih mengoptimalkan di sisi SEO (Search Engine Optimization).

Merubah Setting Permalink WordPress

Untuk merubah permalink website WordPress Anda cukup mudah. Login ke dashboard WordPress admin Anda, lalu buka pengaturan Setting -> Permalink. Setelah itu pilih struktur permalink yang ingin digunakan.

Beberapa pilihan permalink yang dapat digunakan diantaranya:

  • Plain
    Ini merupakan default permalink WordPress, menampilkannomor ID unik di URL pada setiap halaman / post
    http://exampledomain.id/?p=123
  • Day and name
    Menampilkan tanggal, bulan, tahun serta judul posting
    http://exampledomain.id/2021/03/24/sample-post/
  • Month and name
    Menampilkan bulan, tahun serta judul posting
    http://exampledomain.id/2021/03/sample-post/
  • Numeric
    Menampilkan nomor urutan post dan page yang sudah dibuat.
    http://exampledomain.id/archives/123
  • Post Name
    Permalink yang cukup banyak dipakai, menampilkan judul post / halaman.
    http://exampledomain.id/sample-post/
  • Custom Structure
    Pilihan ini menawarkan kepada Anda apabila ingin membuat sendiri custom setting Permalink yang diinginkan
    http://exampledomain.id/

Structure Tags

Pada bagian Custom Structure, tersedia kolom yang bisa Anda isi dengan struktur tags yang ingin digunakan, berikut ini contoh structure tags yang bisa dipakai:

%year%
Tahun postingan, menampilkan empat digit, misalnya 2018

%monthnum%
Menampilkan bulan, contohnya 05

%day%
Menampilkan hari, comtohnya 28

%hour%
Menampilkan jam, contohnya 15

%minute%
Menampilkan menit, contohnya 43

%second%
Menampilkan detik, contohnya 33

%post_id%
Menampilkan ID Unik dari postingan, contohnya 423

%postname%
Menampilkan judul postingan, misalnya judul posting adalah “Ini Adalah Artikel yang Hebat!” maka akan menjadi ini-adalah-artikel-yang-hebat di URL.

Opsi post name menjadi pilihan paling direkomendasikan dan paling banyak digunakan saat ini.

%category%
Menampilkan nama kategori

%author%
Menampilkan nama penulis / author.

Apabila Anda sudah menentukan struktur permalink yang ingin digunakan, maka pilih opsi tersebut, misalnya pilih postname, kemudian klik save change untuk menyimpan setting permalink yang baru

cara memilih permalink wordpress

Setelah itu akan ada pesan bahwa struktur permalink berhasil di update

hasil permalink update

File .htaccess

Setelah Anda berhasil mengupdate struktur permalink tersebut, maka WordPress akan menambahkan baris script/code di file .htaccess sebagai berikut:

<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteRule .* - [E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>

Penting untuk menjaga baris script ini tetap ada di file .htaccess, karena bila terhapus maka URL postingan atau menu-menu di website bisa menjadi not found (halaman tidak ditemukan).

Perlu diketahui bahwa .htaccess merupakan file hidden, apabila file tersebut belum terlihat di Control Panel Anda, maka silahkan temukan setting untuk menampilkan file hidden (show hidden files), caranya bisa dilihat di link panduan show hidden files.

Demikian panduan custom permalink di WordPress, semoga bermanfaat!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Tinggalkan Komentar

Gatot Antok Wibowo