Nonaktifkan wp-cron.php di WordPress

WordPress Hosting Rumahweb Indonesia

File wp-cron.php digunakan WordPress untuk menjalankan proses penjadwalan (cron). Misalnya menerbitkan posting terjadwal, memeriksa pembaharuan plugin atau tema, mengirim pemberitahuan email dan banyak lagi.

Secara default WordPress memanggil wp-cron.php setiap kali seseorang mengunjungi situs. Pada website dengan trafik rendah, setting wp-cron.php tidak menjadi masalah. Akan tetapi ketika trafik tinggi, proses penjadwalan wp-cron.php menjadi tidak efisien dan menyebabkan penggunaan resource server menjadi meningkat sehingga website bisa menjadi lebih lambat.

Cara nonaktifkan wp-cron.php di WordPress :

  • Buka file wp-config.php
  • Lakukan perubahan pada :

Menjadi

 

Demikian tips dari Rumahweb untuk disable wp-cron di WordPress, semoga bermanfaat 🙂

Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb

Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb

Pada dasarnya, cara membuat database di WordPress hosting sangatlah mudah. Berikut panduan pembuatannya databasenya.

  1. Login ke Control Panel WordPress hosting
  2. Klik menu Database
    Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb
  3. Klik menu Add Database
    Cara Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb step 2
  4. Masukkan informasi database yang dibutuhkan, seperti gambar berikut, lalu klik tombol Ok
    Panduan Membuat Database di WordPress Hosting Rumahweb step 3
  5. Database sudah siap digunakan.
    Membuat Database di WordPress Hosting step 4

Demikianlah panduan membuat database di WordPress Hosting. Bila alami kendala, jangan sungkan untuk menghubungi Support kami.

Cara Upload File Website dan Database di WordPress Hosting

Cara upload website ke WordPress hosting step 1

Untuk layanan WordPress hosting, Rumahweb menggunakan Plesk Panel untuk mengelola hostingnya. Kali ini, kami akan membahas panduan upload file website dan database di WordPress hosting, melalui layanan plesk panel.

Berikut langkah-langkahnya :

1. Silahkan login dulu ke halaman plesk panel Anda melalui link namadomain:8443

2. Selanjutnya klik menu Files > lalu klik httpdocs. Default root pada plesk panel adalah httpdocs, namun bisa berubah sesuai root directory yang Anda gunakan.

3. Klik menu upload, lalu pilih file yang akan Anda upload. Jangan lupa untuk melakukan extract, setelah upload berhasil.

Upload file website ke WordPress hosting langkah ke 2

4. Untuk pembuatan database, Anda bisa klik menu Database >> Add new Database.

Panduan upload website ke hosting langkah ke 3

5. Import database bisa dilakukan melalui menu phpmyadmin, lalu klik menu import.

Pembuatan database wordpress hosting step 4

import database di wordpress hosting step 5

6. Setelah upload file website dan database selesai, langkah terakhir adalah mensinkronkan koneksi database. Akses ke file koneksi.php / database.php / config.php, lalu sesuaikan Nama database, User database dan Password databasenya.

menyesuaikan koneksi database step ke 6

Contoh gambar koneksi database diatas adalah contoh wp-config.php di WordPress hosting.

Panduan upload file website ke WordPress Hosting telah selesai, semoga bermanfaat.

 

Mengamankan file wp-config

Salah satu hal yang paling sering digunakan pada kasus hack cms wordpress adalah cross-site scripting, dimana hacker mendapatkan akses untuk membuka file wp-config.php dan mempunyai informasi akses database yang bisa digunakan untuk memanipulasi data website, termasuk mereset password admin.

Artikel ini adalah salah satu cara untuk mengamankan file wp-config.php dengan cara memindahkan ke folder lain yang lebih aman, yaitu didalam folder etc.

Berikut langkah-langkah untuk memindahkan file wp-config.php ke folder etc.

  1. Copy file wp-config.php ke folder /etc, dengan cara klik kanan – copy
  2. Pastikan file wp-config.php sudah terkopi di folder /etc
  3. Ubah file wp-config.php asli yang sudah disalin sebelumnya, dengan kode berikut:

    Sesuaikan usernamecpanel dengan username cpanel domain anda.

Jangan lupa mengikuti Tips meningkatkan keamanan CMS WordPress

Cara Import CMS Website Lain Melalui Softaculous cPanel

Cara Import CMS Website Lain Melalui Softaculous cPanel

Softaculous memiliki fasilitas “Remote Import“. Dimana kita dapat melakukan import website yang menggunakan CMS yang sudah dikenali oleh Softaculous. Untuk kali ini yang dijadikan contoh adalah CMS WordPress.

Proses impor CMS yang dilakukan Softaculous menggunakan FTP. Dimana kita harus mengetahui username dan password FTP dari server website tujuan serta lokasi folder dari instalasi CMS yang akan diimpor.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Login ke cpanel. Bisa dilakukan dari halaman [namadomainanda.com]/cpanel. Setelah login, pilih menu “Softaculous”.
  2. Pilih WordPress. Bisa dilakukan dengan mengklik logo wordpress yang ada di halaman utama “Softaculous”.
  3. Import wordpress. Dilakukan dengan mengklik menu “Import” yang ada di bagian paling kanan.
  4. Kemudian pilih tab “Import from Remote Server”.
  5. Pada halaman “Import from Remote Server”, masukkan seting yang dibutuhkan. Berikut penjelasannya:
    1. Domain Name: Masukkan nama domain website tujuan yang akan diimpor/dikopi.
    2. Protocol: Pilih FTP.
    3. FTP Username: Masukkan username FTP dari akun FTP website tujuan.
    4. FTP Password: Masukkan password FTP dari akun FTP website tujuan.
    5. FTP Path: lokasi folder dari instalasi website yang akan diimpor. Path ini bersifat relatif dari folder home FTP akun website tujuan.
  6. Klik Import untuk melanjutkan. Apabila berhasil akan muncul halaman berikut:
  7. Klik “Return to Overview”. Apabila sudah berhasil proses impor, maka list CMS akan tampil pada halaman Overview seperti berikut:

Demikian panduan import cms di softaculous, semoga bisa membantu. 🙂