Rumahweb Journal
Banner - Cara Migrasi Moodle ke Hosting Baru

Cara Migrasi Moodle ke Hosting Baru

Pada panduan ini, kami akan berbagi cara migrasi Moodle dari satu hosting ke hosting yang baru. Panduan ini bisa Anda terapkan, jika Anda akan melakukan migrasi hosting, maupun akan melakukan clone dari satu domain ke domain lainnya.

Banyak pelanggan kami yang melakukan migrasi Moodle, dari hosting lama ke hosting baru di Rumahweb. Namun sering kali migrasi gagal karena beberapa penyebab, seperti siteurl keliru, setting koneksi database gagal dan lain-lain.

Karena itu, kami akan memberikan cara migrasi Moodle ke hosting baru yang mudah dan benar.

Migrasi Moodle ke Hosting Baru

Dalam contoh demo kali ini, kami akan berbagi cara migrasi moodle ke hosting baru menggunakan cPanel. Berikut adalah langkah-langkah proses migrasi yang bisa Anda ikuti.

Langkah 1. Backup dan download file Website dan Moodledata

  1. Login ke control Panel hosting lama Anda dan temukan menu yang mengatur tentang management file. Jika menggunakan cPanel, silahkan klik menu File Manager.
  1. Di dalam File Manager, temukan folder yang berfungsi sebagai tempat meletakkan file website Anda, umumnya dinamai dengan public_html atau nama domain nya.
compress file website
  1. Di dalam File Manager, temukan folder yang berfungsi sebagai tempat meletakkan file moodledata, umumnya dinamai dengan moodledata yang terletak pada folder home/usercpanel.
compres moodle data
  1. Kompress semua file tersebut dalam satu file zip kemudian temukan menu compress / archive. Compress dalam format file .zip atau .tar.gz. Beri nama misalnya namadomain.zip dan moodledata.zip , kemudian dowload file tersebut

Langkah 2. Backup dan Download Database

Pada langkah backup database, temukan fitur yang mengatur Database Anda, sebagian besar hosting menyediakan fitur phpMyAdmin untuk keperluan ini. Namun apabila tidak tersedia, Anda bisa menggunakan cara lain misalnya dengan login ssh dan export database dengan perintah mysqldump.

Untuk hosting yang menyediakan phpMyAdmin, berikut ini langkah-langkah melakukan backup datanya:

  1. Silahkan masuk ke menu PHPMyAdmin kemudian pilih database yang digunakan pada website-nya. Jika ada beberapa database dan Anda tidak mengetahui yang mana database yg digunakan, silahkan melihatnya pada file website WordPress dengan nama file config.php
setting config lama
  1. View atau edit untuk melihat isinya dan temukan baris yang menyebutkan “dbnme”, seperti berikut:
$CFG->dbname    = 'bgspttest_moo222';

Dari baris diatas, kita mengetahui nama databasenya adalah bgspttest_moo222.

  1. Kemudian pada phpMyAdmin, pilih database tersebut kemudian klik export.
export database lama
  1. Setelah itu file database akan ter-export dan dowload ke komputer Anda, misal dengan nama bgspttest_moo222.sql.

Langkah 3. Upload Database ke Hosting yang baru

Untuk upload database ke Hosting baru, login ke Control Panel hosting Anda dan masuk ke pengaturan Databases. Pada hosting cPanel, klik panduan membuat Database MySQL di cPanel ini sebagai referensi.

Setelah Database berhasil dibuat, kemudian masuk ke PHPMyAdmin dan pilih database yang sudah dibuat, lalu klik import. Setelah itu, klik button/tombol choose file untuk mengupload file database sql yang sebelumnya telah di download dari Hosting lama, kemudian klik Go.

import database baru

Jika berhasil import maka akan muncul pesan “import has been successfully finished.”

Langkah 4. Upload File Website dan file Moodledata ke Hosting yang baru

Pada tahap ini Anda sudah berhasil mendownload file website dan moodledata dalam format zip (misal namadomain.zip dan moodledata.zip) sesuai langkah yang dijelaskan di tahap 1 diatas, lanjutkan dengan:

  1. Login ke cPanel hosting yang baru, kemudian pilih menu File Manager, lalu masuk ke folder public_html atau folder domain.
  1. Temukan folder tempat untuk menampung file website moodle Anda. Folder public_html defaultnya adalah tempat untuk meletakkan file website Domain Utama di hosting Anda. Jika website Anda di hosting yang baru merupakan Addon domain, maka di dalam folder public_html akan ada folder lagi sebagai tempat untuk menampung file website Anda.
  1. Upload file website Anda dari menu upload, kemudian ekstrak file .zip yang telah diupload. Apabila file web Anda besar (misalnya diatas 512MB) Anda bisa menggunakan Panduan upload FTP untuk upload file website.
cara migrasi moodle data
  1. Selanjutnya Upload file moodledata Anda di folder home/namacpanel dari menu upload, kemudian ekstrak file .zip yang telah diupload.
upload moodledata
  1. Setelah di ekstrak, lalu edit file config.php , sesuaikan nama database, username, password database dan document root dengan nama database, username, password database dan document root di Hosting yang baru.
$CFG->dbname    = 'namadatabasebaru';
$CFG->dbuser    = 'userdatabasebaru';
$CFG->dbpass    = 'passworduserdatabasebaru';
$CFG->dataroot  = '/home/namausercpanelhostingbaru/moodledata';
setting config dbbaru

Proses migrasi Moodle ke hosting baru telah selesai. Silahkan untuk mencoba mengakses website Anda melalui browser. Jika tidak muncul error, maka artinya migrasi yang telah Anda lakukan berhasil.

Namun jika muncul error, kami sarankan agar Anda membaca file error_log yang tersedia di directory Anda mengupload file Moodle untuk mengetahui penyebabnya.

Demikian cara migrasi Moodle dengan mudah ke hosting baru, semoga bermanfaat!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Belum ada vote hingga saat ini!

Kami mohon maaf artikel ini kurang berguna untuk Anda!

Mari kita perbaiki artikel ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan artikel ini?

Jasa Pembuatan Website Rumahweb

Muhamad Iqbal Ari Pratama