Rumahweb's News, Article, and Tutorial of Web Development

WPAU : Fungsi exec()

WordPress Automatic Plugin adalah salah satu plugin WordPress yang cukup digemari saat ini karena menawarkan kemudahan untuk melakukan upgrade WordPress ke versi terbaru secara otomatis.

Namun, plugin ini menggunakan fungsi exec() supaya dapat berjalan dengan baik. Dan sayangnya lagi, ketika berada pada shared hosting, fungsi exec() masuk ke dalam daftar disable_function php. Sehingga plugin tidak dapat berjalan dengan baik.

Apabila fungsi exec() di-disable pada server yang Anda gunakan, silahkan melakukan perubahan pada plugin WPAU tersebut. Berikut langkah-langkah nya :

  • Edit variabel $permission (function runFTPPrelimChecks) pada file wpau_prelimcheck.class.php
  • Sebelum dilakukan pengubahan :
    [php]
    $permission = exec(“ls -l $theFile |awk ‘{print $1}'”, $output, $error);
    if($error == 0) {
    //get the perms
    $thePerms = $this->chmodnum(substr($permission, 1));
    //if its 644 or 744 we cannot run man
    //tell our wpau guy out there we need to change perms
    //we only can write files when they are 766 or 666 lets see
    $this->userPermission = $thePerms[0];
    if($thePerms[2] < 6) { $canRun = false; } } else { $canRun = false; } [/php] Diubah menjadi : [php] $permission = is_writable($theFile); if($permission == false){ $canRun = false; } else { $canRun = true; } [/php]

  • Edit fungsi zip_backup (perintah pengubahan permission), pada file wpau_db_backup.class.php
    Sebelum dilakukan pengubahan :
    [php]
    exec(“chmod 755 $archiveName”);
    [/php]
    Diubah menjadi :
    [php]
    chmod($archiveName, 0755);
    [/php]

    Pengubahan seperti diatas telah kami coba untuk melakukan upgrade otomatis dari WordPress versi 2.3.3 ke WordPress versi 2.5.1.

    Selamat mencoba!

Tinggalkan Komentar

Rumahweb

Add comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog Competition