{"id":67771,"date":"2026-09-04T08:21:00","date_gmt":"2026-09-04T01:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/?p=67771"},"modified":"2026-09-01T18:08:31","modified_gmt":"2026-09-01T11:08:31","slug":"cara-install-flask-di-ubuntu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-flask-di-ubuntu\/","title":{"rendered":"Cara Install Flask di Ubuntu pada VPS KVM"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Flask merupakan <em>framework<\/em> Python yang ringan dan fleksibel untuk membangun berbagai aplikasi web. Jika Anda ingin install Flask di Ubuntu, VPS KVM dapat menjadi lingkungan yang sesuai karena memberikan akses dan kontrol server yang lebih leluasa untuk mengatur kebutuhan aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, menjalankan aplikasi Flask di server bukan hanya tentang proses instalasi. Anda juga perlu menyiapkan environment Python, menjalankan aplikasi, serta mengatur web server agar aplikasi dapat berjalan secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada artikel ini, Rumahweb akan membahas cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari persiapan dan instalasi Flask, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya menggunakan Gunicorn dan <em>service systemd<\/em> agar aplikasi dapat berjalan secara otomatis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Flask?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/blog.rumahweb.com\/flask-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"flask adalah\">Flask <\/a>adalah <em>framework<\/em> web berbasis Python yang digunakan untuk membuat aplikasi web. Flask dikenal sebagai <em>microframework <\/em>karena menyediakan komponen inti yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi web tanpa membawa terlalu banyak fitur bawaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan Flask, developer dapat membuat aplikasi sederhana menggunakan beberapa baris kode, kemudian mengembangkannya dengan berbagai <em>extension<\/em> sesuai kebutuhan. Flask juga dapat digunakan untuk membuat <em>REST API<\/em>, aplikasi internal, layanan backend, hingga aplikasi web yang membutuhkan integrasi dengan database.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu keunggulan Flask adalah fleksibilitasnya. Kita dapat menentukan sendiri komponen tambahan yang digunakan, seperti <em>database driver<\/em>, autentikasi, validasi, dan pengelolaan formulir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk kebutuhan pengembangan, Flask menyediakan <em>development server<\/em> yang praktis. Namun, server tersebut sebaiknya tidak digunakan untuk lingkungan produksi sehingga diperlukan <em>application server<\/em> seperti Gunicorn.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Persiapan Sistem<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum memulai proses instalasi, pastikan VPS dan akses yang dibutuhkan sudah tersedia. Berikut beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum mengikuti panduan ini.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>VPS Ubuntu yang aktif dan berjalan.<\/strong> Panduan ini menggunakan Ubuntu 22.04 LTS dan Ubuntu 24.04 LTS, tetapi langkah-langkahnya juga dapat diterapkan pada versi Ubuntu lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Akses SSH ke VPS.<\/strong> Anda dapat menggunakan terminal bawaan pada Linux\/macOS atau aplikasi seperti PuTTY pada Windows.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Akun pengguna dengan hak akses sudo.<\/strong> Hak akses ini diperlukan untuk menjalankan beberapa perintah administrasi pada server.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Install Flask di Ubuntu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah seluruh persiapan selesai, Anda dapat melanjutkan proses instalasi Flask dengan mengikuti langkah-langkah berikut. Pada demo ini, kami menggunakan <strong><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/vps-murah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"vps murah\">VPS KVM<\/a><\/strong> paket S dari Rumahweb dengan sistem operasi Ubuntu 24.04.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut step by step cara Install Flask di Ubuntu 24.04. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 1: Menghubungkan ke VPS melalui SSH<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama adalah menghubungkan komputer Anda ke VPS menggunakan SSH (<em>Secure Shell<\/em>), yaitu protokol yang memungkinkan server dikelola dari jarak jauh melalui <em>command line<\/em>. Untuk panduan login yang lebih lengkap menggunakan Terminal maupun PuTTY, Anda dapat mengikuti artikel: <a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-login-vps-ssh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Login VPS<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 2: Update dan Upgrade Sistem<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menginstal Flask, perbarui daftar paket pada Ubuntu terlebih dahulu. Langkah ini membantu memastikan Ubuntu menggunakan informasi paket terbaru dan mendapatkan pembaruan keamanan yang tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo apt update &amp;&amp; sudo apt upgrade -y<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perintah apt update digunakan untuk memperbarui daftar paket dari repositori Ubuntu, sedangkan apt upgrade digunakan untuk memperbarui paket yang sudah terpasang pada sistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah proses selesai, Anda dapat melanjutkan dengan memastikan Python 3 dan komponen pendukungnya tersedia pada VPS.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 3: Install Python 3, pip, dan python3-venv<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Flask merupakan <em>framework<\/em> berbasis Python, sehingga Python 3, pip, dan modul <em>virtual environment<\/em> perlu tersedia pada VPS. Ubuntu 22.04 maupun 24.04 umumnya sudah menyediakan Python 3 secara bawaan, tetapi Anda mungkin perlu memasang beberapa modul pendukung secara terpisah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, cek versi Python yang terpasang dengan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>python3 --version<\/code><\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"225\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44-1024x225.png\" alt=\"cek versi Python di ubuntu - Install Flask di Ubuntu\" class=\"wp-image-67773\" style=\"aspect-ratio:4.554744525547445;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44-1024x225.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44-300x66.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44-764x168.png 764w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44-1536x338.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44-570x125.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44-740x163.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-44.png 1811w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika menghasilkan keluaran seperti Python 3.12.3, berarti Python 3 sudah tersedia di VPS. Selanjutnya, instal Python 3, pip, dan modul venv menggunakan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo apt install python3 python3-pip python3-venv -y<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya verifikasi versi pip yang terpasang dengan menjalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>pip3 --version<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perintah tersebut akan menampilkan versi pip beserta versi Python yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"195\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45-1024x195.png\" alt=\"Cek versi pip di VPS Ubuntu\" class=\"wp-image-67774\" style=\"aspect-ratio:5.243697478991597;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45-1024x195.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45-300x57.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45-767x146.png 767w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45-1536x293.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45-570x109.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45-740x141.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-45.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Python dan pip sudah tersedia, Anda dapat melanjutkan dengan membuat <em>virtual environment<\/em> untuk proyek Flask.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 4: Membuat Virtual Environment<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Virtual environment<\/em> merupakan lingkungan Python yang terisolasi untuk memisahkan dependensi setiap proyek. Dengan menggunakannya, Anda dapat menghindari konflik versi paket antar-aplikasi sekaligus menjaga lingkungan Python sistem tetap bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, buat direktori khusus untuk proyek Flask, kemudian masuk ke direktori tersebut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>mkdir flask_project\ncd flask_project<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, buat <em>virtual environment<\/em> dengan nama venv menggunakan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>python3 -m venv venv<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perintah tersebut akan membuat folder venv yang berisi interpreter Python dan pip khusus untuk proyek Anda. Setelah selesai, aktifkan <em>virtual environment<\/em> dengan menjalankan:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>source venv\/bin\/activate<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika berhasil, <em>prompt<\/em> terminal akan berubah dan menampilkan nama <em>environment<\/em> di bagian awal, seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"206\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46-1024x206.png\" alt=\"Virtual environment Flask berhasil aktif\" class=\"wp-image-67776\" style=\"aspect-ratio:4.992;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46-1024x206.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46-300x60.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46-765x154.png 765w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46-1536x309.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46-570x115.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46-740x149.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-46.png 1953w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tampilan tersebut menandakan bahwa <em>virtual environment<\/em> sudah aktif dan perintah python serta pip yang dijalankan selanjutnya akan menggunakan lingkungan proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tips:<\/strong> Untuk keluar dari <em>virtual environment<\/em>, jalankan perintah deactivate. Jika ingin mengaktifkannya kembali, masuk ke direktori proyek dan jalankan source venv\/bin\/activate.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 5: Install Flask dengan pip<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah <em>virtual environment<\/em> aktif, instal Flask menggunakan pip dengan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>pip install flask<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perintah tersebut akan mengunduh dan memasang Flask beserta berbagai dependensi yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah instalasi selesai, lakukan verifikasi untuk memastikan Flask sudah terpasang dengan benar:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>flask --version<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika instalasi berhasil, output yang ditampilkan kurang lebih seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"263\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47-1024x263.png\" alt=\"cara install flask di ubuntu \" class=\"wp-image-67777\" style=\"aspect-ratio:3.9;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47-1024x263.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47-300x77.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47-766x197.png 766w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47-1536x395.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47-570x147.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47-740x190.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-47.png 1909w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Versi yang ditampilkan dapat berbeda tergantung versi Python dan Flask yang tersedia saat instalasi. Selama versi Flask berhasil ditampilkan tanpa pesan <em>error<\/em>, berarti Flask telah berhasil terpasang pada <em>virtual environment<\/em> proyek Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 6: Membuat Aplikasi Flask Sederhana<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah Flask berhasil diinstal, buat aplikasi sederhana untuk memastikan Flask dapat berjalan dengan baik di VPS. Buat file bernama app.py menggunakan editor teks nano:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>nano app.py<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, masukkan kode berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>from flask import Flask\napp = Flask(__name__)\n@app.route('\/')\ndef index():\n    return 'Hallo, Selamat Datang di Panduan Install Flask di VPS Ubuntu!'\n\nif __name__ == '__main__':\n    app.run(host='0.0.0.0', port=5000)<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah selesai memasukkan kode, simpan file dengan menekan <strong>Ctrl + O<\/strong>, kemudian tekan <strong>Enter<\/strong>. Untuk keluar dari nano, tekan <strong>Ctrl + X<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 7: Menjalankan Aplikasi Flask di Development Server<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah aplikasi selesai dibuat, jalankan Flask untuk memastikan aplikasi dapat berjalan dengan baik. Jalankan file aplikasi secara langsung menggunakan perintah :<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>python app.py<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika aplikasi berhasil dijalankan, terminal akan menampilkan output kurang lebih seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"171\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48-1024x171.png\" alt=\"Flask development server berjalan di port 5000\" class=\"wp-image-67778\" style=\"aspect-ratio:6;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48-1024x171.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48-300x50.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48-763x127.png 763w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48-1536x256.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48-570x95.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48-740x123.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-48.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Catatan:<\/strong> <em>Development server<\/em> bawaan Flask hanya ditujukan untuk pengembangan dan pengujian. Untuk lingkungan produksi, Anda dapat menggunakan Gunicorn sebagai <em>application server<\/em> agar aplikasi dapat dikelola dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 8: Membuka Port Firewall dengan UFW<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar aplikasi Flask dapat diakses langsung dari luar VPS melalui port 5000, Anda perlu memastikan port tersebut diizinkan oleh <em>firewall<\/em> UFW. Jalankan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo ufw allow 5000\/tcp\nsudo ufw reload<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perintah sudo ufw allow 5000\/tcp menambahkan aturan untuk mengizinkan koneksi TCP melalui port 5000, sedangkan sudo ufw reload memuat ulang konfigurasi UFW agar perubahan diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah aturan <em>firewall<\/em> diterapkan, buka browser dan akses alamat http:\/\/IP_VPS_ANDA:5000 Jika berhasil, halaman akan menampilkan:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"301\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49-1024x301.png\" alt=\"Aplikasi Flask berhasil diakses melalui browser - Install Flask di Ubuntu\" class=\"wp-image-67779\" style=\"aspect-ratio:3.4098360655737703;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49-1024x301.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49-300x88.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49-766x225.png 766w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49-1536x451.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49-570x167.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49-740x217.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-49.png 1753w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Step 9: <\/strong>Install Gunicorn untuk Produksi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Development server<\/em> bawaan Flask ditujukan untuk pengembangan dan pengujian, sehingga tidak disarankan digunakan untuk lingkungan produksi. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan <strong>Gunicorn<\/strong>, yaitu WSGI (<em>Web Server Gateway Interface<\/em>) server yang dirancang untuk menjalankan aplikasi Python secara lebih stabil di lingkungan produksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan <em>virtual environment<\/em> masih aktif, kemudian instal Gunicorn menggunakan pip:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>pip install gunicorn<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah instalasi selesai, jalankan aplikasi Flask menggunakan Gunicorn dengan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>gunicorn --workers 2 --bind 0.0.0.0:5000 app:app<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penjelasan parameter yang digunakan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>&#8211;workers 2<\/strong> :  menentukan jumlah <em>worker<\/em> yang digunakan Gunicorn untuk memproses permintaan. Jumlah yang sesuai dapat disesuaikan dengan kapasitas CPU dan karakteristik aplikasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&#8211;bind 0.0.0.0:5000<\/strong> : menentukan alamat dan port yang digunakan Gunicorn untuk menerima koneksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>app:app<\/strong> : menggunakan format nama_file:nama_objek. app pertama merujuk pada file app.py, sedangkan app kedua merupakan objek aplikasi Flask yang dibuat di dalam file tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika berhasil dijalankan, terminal akan menampilkan informasi seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"237\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50-1024x237.png\" alt=\"Gunicorn berhasil menjalankan aplikasi Flask\" class=\"wp-image-67780\" style=\"aspect-ratio:4.333333333333333;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50-1024x237.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50-300x69.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50-765x177.png 765w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50-1536x356.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50-570x132.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50-740x171.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-50.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap ini, aplikasi Flask sudah berjalan menggunakan Gunicorn. Namun, proses tersebut masih bergantung pada terminal yang sedang aktif. Agar aplikasi dapat berjalan otomatis dan tetap aktif setelah VPS mengalami <em>restart<\/em>, Anda dapat membuat <em>service systemd<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Step 10: Membuat Service systemd<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar Gunicorn berjalan otomatis setelah VPS dinyalakan ulang, buat <em>service systemd<\/em> menggunakan perintah berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo nano \/etc\/systemd\/system\/flask-app.service<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, masukkan konfigurasi berikut:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>&#91;Unit]\nDescription=Gunicorn service for Flask application\nAfter=network.target\n\n&#91;Service]\nUser=root\nWorkingDirectory=\/root\/flask_project\nEnvironment=\"PATH=\/root\/flask_project\/venv\/bin\"\nExecStart=\/root\/flask_project\/venv\/bin\/gunicorn --workers 2 --bind 0.0.0.0:5000 app:app\nRestart=always\n\n&#91;Install]\nWantedBy=multi-user.target<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ganti seluruh USERNAME dengan user VPS Anda. Contohnya, jika user VPS adalah root, bagian konfigurasi menjadi:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>User=root\nWorkingDirectory=\/root\/flask_project\nEnvironment=\"PATH=\/root\/flask_project\/venv\/bin\"\nExecStart=\/root\/flask_project\/venv\/bin\/gunicorn --workers 2 --bind 0.0.0.0:5000 app:app<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simpan file, kemudian muat ulang konfigurasi systemd:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo systemctl daemon-reload<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aktifkan service agar berjalan otomatis saat VPS menyala:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo systemctl enable flask-app<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jalankan service:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo systemctl start flask-app<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periksa statusnya:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo systemctl status flask-app<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Service dianggap berhasil jika terdapat keterangan:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"378\" src=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51-1024x378.png\" alt=\"Status service Flask aktif di systemd\" class=\"wp-image-67782\" style=\"aspect-ratio:2.7012987012987013;width:624px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51-1024x378.png 1024w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51-300x111.png 300w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51-767x283.png 767w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51-1536x567.png 1536w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51-570x210.png 570w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51-740x273.png 740w, https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-51.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tekan <strong>Q<\/strong> untuk keluar dari tampilan status.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika aplikasi mengalami kendala, Anda dapat memeriksa log <em>service<\/em> menggunakan:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>sudo journalctl -u flask-app<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Log tersebut dapat membantu mengetahui penyebab apabila Gunicorn atau aplikasi Flask gagal dijalankan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Flask merupakan <em>framework<\/em> Python yang ringan dan fleksibel untuk membangun aplikasi web. Pada panduan ini, kita telah membahas cara install Flask di Ubuntu, mulai dari menyiapkan <em>virtual environment<\/em>, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya menggunakan Gunicorn dan <em>service systemd<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah aplikasi siap dikembangkan lebih lanjut, Anda membutuhkan server yang memiliki akses dan konfigurasi fleksibel agar dapat menyesuaikan kebutuhan aplikasi. VPS Rumahweb dapat menjadi pilihan untuk menjalankan aplikasi berbasis Python seperti Flask dengan <em>resource <\/em>dan konfigurasi server yang dapat disesuaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga panduan ini membantu Anda mulai membangun dan menjalankan aplikasi Flask di VPS Ubuntu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Flask merupakan framework Python yang ringan dan fleksibel untuk membangun berbagai aplikasi web. Jika Anda ingin install Flask di Ubuntu, VPS KVM dapat menjadi lingkungan yang sesuai karena memberikan akses dan kontrol server yang lebih leluasa untuk mengatur kebutuhan aplikasi. Dalam praktiknya, menjalankan aplikasi Flask di server bukan hanya tentang proses instalasi. Anda juga perlu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":365,"featured_media":67817,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[177],"tags":[1446,703,321],"class_list":["post-67771","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-vps","tag-flask","tag-ubuntu","tag-vps"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Pelajari cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari instalasi, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya dengan Gunicorn dan systemd.\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Pramudya Lutfiansyah\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"wPstUwU5246IbK_1PqwGrc1LoSDnB-9rPbcT8_vSNgQ\" \/>\n\t<meta name=\"keywords\" content=\"install flask di ubuntu,install flask ubuntu,ubuntu install flask,ubuntu flask install,flask,ubuntu,vps\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-flask-di-ubuntu\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_Id\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumahweb Journal \u2013 Panduan Website, Hosting, dan Server\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Install Flask di Ubuntu pada VPS KVM \u2013 Rumahweb\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari instalasi, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya dengan Gunicorn dan systemd.\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-flask-di-ubuntu\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Banner-Cara-Install-Flask-di-Ubuntu.webp\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Banner-Cara-Install-Flask-di-Ubuntu.webp\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"631\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-04T01:21:00+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-01T11:08:31+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/RumahwebIndonesia\/\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@rumahwebtweet\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Cara Install Flask di Ubuntu pada VPS KVM \u2013 Rumahweb\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Pelajari cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari instalasi, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya dengan Gunicorn dan systemd.\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@rumahwebtweet\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Banner-Cara-Install-Flask-di-Ubuntu.webp\" \/>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Cara Install Flask di Ubuntu pada VPS KVM \u2013 Rumahweb","description":"Pelajari cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari instalasi, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya dengan Gunicorn dan systemd.","canonical_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-flask-di-ubuntu\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"install flask di ubuntu,install flask ubuntu,ubuntu install flask,ubuntu flask install,flask,ubuntu,vps","webmasterTools":{"google-site-verification":"wPstUwU5246IbK_1PqwGrc1LoSDnB-9rPbcT8_vSNgQ","miscellaneous":""},"schema":null,"og:locale":"id_Id","og:site_name":"Rumahweb Journal \u2013 Panduan Website, Hosting, dan Server","og:type":"article","og:title":"Cara Install Flask di Ubuntu pada VPS KVM \u2013 Rumahweb","og:description":"Pelajari cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari instalasi, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya dengan Gunicorn dan systemd.","og:url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/cara-install-flask-di-ubuntu\/","og:image":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Banner-Cara-Install-Flask-di-Ubuntu.webp","og:image:secure_url":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Banner-Cara-Install-Flask-di-Ubuntu.webp","og:image:width":1200,"og:image:height":631,"article:published_time":"2026-09-04T01:21:00+00:00","article:modified_time":"2026-09-01T11:08:31+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/RumahwebIndonesia\/","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@rumahwebtweet","twitter:title":"Cara Install Flask di Ubuntu pada VPS KVM \u2013 Rumahweb","twitter:description":"Pelajari cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari instalasi, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya dengan Gunicorn dan systemd.","twitter:creator":"@rumahwebtweet","twitter:image":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Banner-Cara-Install-Flask-di-Ubuntu.webp"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"67771","title":"#post_title #separator_sa Rumahweb","description":"Pelajari cara install Flask di Ubuntu pada VPS KVM, mulai dari instalasi, membuat aplikasi sederhana, hingga menjalankannya dengan Gunicorn dan systemd.","keywords":[{"label":"install flask di ubuntu","value":"install flask di ubuntu"},{"label":"install flask ubuntu","value":"install flask ubuntu"},{"label":"ubuntu install flask","value":"ubuntu install flask"},{"label":"ubuntu flask install","value":"ubuntu flask install"}],"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"Install Flask di Ubuntu","score":0,"analysis":[]},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"Article","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","location":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":{"subject":"","preview":"","content":""},"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-08-29 02:41:49","updated":"2026-09-04 01:26:01","seo_analyzer_scan_date":null,"focus_keyword":"Install Flask di Ubuntu","additional_keywords":null,"truseo_locale":"id_ID"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67771","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/365"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=67771"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67771\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67859,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/67771\/revisions\/67859"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/67817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=67771"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=67771"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.rumahweb.com\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=67771"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}